KENALILAH PARA PEMBAHARU AGAMA DI AKHIR ZAMAN
Pertanyaan:
‘Afwân Ustâdz, jika Ustâdz berkenan, ana minta dijelaskan mengenai hadîst 100 tahun akan ada ‘ulamâ yang memperbaharui agama?.
Jawaban:
Adapun perkataan Nabî Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam:
إِنَّ اللَّهَ يَبْعَثُ لِهَذِهِ الْأُمَّةِ عَلَى رَأْسِ كُلِّ مِائَةِ سَنَةٍ مَنْ يُجَدِّدُ لَهَا دِينَهَا
“Sesungguhnya Allâh akan membangkitkan pada umat ini pada penghujung setiap seratus tahun orang yang akan memperbaharui agama pada umat ini.”
Maka lafazh “man” pada hadîts tersebut adalah isim maushûl yang memberikan faidah mutlak, yakni:
يحتمل أن يكون المجدد فردا ويحتمل أن يكون طائفة من الناس
“Memungkinkan keberadan mujaddid (orang yang melakukan pembaharuan) itu adalah seseorang dan memungkinkan pula sekelompok orang.”
Ini sesuai dengan hadîts yang diriwayatkan oleh At-Tirmidzî bahwa Nabî Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam berkata:
إِنَّ الدِّينَ بَدَأَ غَرِيبًا، وَيَرْجِعُ غَرِيبًا، فَطُوبَى لِلْغُرَبَاءِ الَّذِينَ يُصْلِحُونَ مَا أَفْسَدَ النَّاسُ مِنْ بَعْدِي مِنْ سُنَّتِي
“Sesungguhnya agama ini awal kemunculannya dalam keadaan asing dan akan kembali dalam keadaan asing, maka beruntunglah orang-orang yang asing, yaitu orang-orang yang memperbaiki apa-apa yang telah dirusak oleh manusia dari sunnahku sepeninggalku.”
Di dalam riwayat Ath-Thabrânî dengan lafazh:
الَّذِيْنَ يُصْلِحُونَ عِنْدَ فَسَادِ النَّاس
“Mereka yang melakukan perbaikan di saat rusak manusia.”
Mereka itulah para pembaharu yang melalukan perbaikan dengan mengembalikan agama di atas kemurniannya sebagaimana awalnya, mereka menghidupkan Sunnah dan menjaga Syari’at, sebagaimana yang disebutkan di dalam suatu hadîts:
يَحْمِلُ هَذَا الْعِلْمَ مِنْ كُلِّ خَلَفٍ عُدُولُهُ يَنْفُونَ عَنْهُ تَحْرِيفَ الْغَالِينَ وَانْتِحَالَ الْمُبْطِلِينَ وَتَأْوِيلَ الْجَاهِلِينَ
“Akan membawa ilmu agama ini orang-orang terpercaya dari setiap generasi, mereka akan membantah penyimpangan orang-orang yang melampaui batas, penyelewengan orang-orang sesat dan penafsiran salah dari orang-orang bodoh”. Riwayat Ahmad.
Demikianlah gambaran tentang para pembaharu yang harus diketahui oleh umat sehingga umat tidak tertipu dengan pengakuan kelompok-kelompok sempalan di akhir zaman ini.
Dijawab oleh:
Abû Ahmad Muhammad Al-Khidhir pada malam Jum’at tanggal 29 Dzulhijjah 1443 / 29 Juli 2022 di Pondok Pesantren Majaalis Al-Khidhir Cipancur Klapanunggal Bogor.