AL-MAHDÎ YANG DINANTI

Pertanyaan:
Telah menyebar di youtube tentang seseorang yang mengaku sebagaimana Imâm Mahdî, dia berbicara dengan berbahasa ‘Arab dan telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, namun kami dapatkan pengingkaran dari Ustâdz tentang orang tersebut, bahwa dia bukan Imâm Mahdî. Dari mana Ustâdz mengetahui kalau dia bukan Imâm Mahdî?

Jawaban:
Kita dapat memastikan bahwa dia bukan Al-Mahdî karena dua alasan:

Pertama: Orang tersebut tidak fasîh lisannya, bahasanya tidak bagus bila dibandingkan dengan bahasa Nabî Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam, karena Nabî Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam sangat fasîh lisannya secara mutlak dan Al-Mahdî memiliki kemiripan dengan beliau pada sifat qauliyyah maupun sifat fi’liyyah.

Kedua: Dia tampil di youtube dengan memvidio dirinya sendiri dalam menyampaikan pernyataan bahwa dirinya sebagai Al-Mahdî, ini jelas menyelisihi Nabî Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam, karena dakwah Al-Mahdî adalah dakwah Nabî Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam, berkata Nabî Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam:

إِنَّ أَشَدَّ النَّاسِ عَذَابًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ الْمُصَوِّرُونَ

“Sesungguhnya orang yang paling dahsyat siksaannya pada hari Kiamat adalah para pembuat gambar.” Riwayat Al-Bukhârî.
Orang yang mengaku Al-Mahdî tersebut tidak hanya menggambar dirinya dengan vidio namun dia juga ikut menyebarkannya hingga menyebar luas di youtube dan di media sosial. Ini jelas menyelisihi dakwah Nabî Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam, karena Al-Mahdî dakwah beliau adalah dakwah Nabî Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam dan sifat-sifatnya juga mirip dengan sifat-sifat Nabî Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam.

Dijawab oleh:
Al-Ustâdz Muhammad Al-Khidhir Hafizhahullâh wa Ra’âh pada malam Selasa 21 Dzulhijjah 1441 / 11 Agustus 2020 di Maktabah Al-Khidhir Bekasi.