BAGAIMANA KITA TIDAK INGIN MENGAMBIL BAGIAN?
Di saat sebagian orang-orang berkecukupan membantu dengan harta mereka untuk pembangunan Pondok Pesantren kita, di antara mereka memberi bantuan untuk Majâlis, yang lainnya untuk Asrama Santri dan yang lebih istimewa lagi memberi bantuan untuk masjid. Lalu kita sebagai orang yang berkekurangan atau pas-pasan, apakah hanya diam atau hanya menikmati kebaikan dari mereka?
Orang-orang yang berkecukupan bisa membangun rumah mereka di dunia dan mereka juga ingin membangun rumah di Surga dengan cara memberi bantuan untuk pembangunan masjid, berkata Nabî ‘Alaihish Shalâtu was Salâm:
مَنْ بَنَى مَسْجِدًا يَبْتَغِي بِهِ وَجْهَ اللَّهِ، بَنَى اللَّهُ لَهُ مِثْلَهُ فِي الْجَنَّةِ
“Barangsiapa membangun suatu masjid yang dia mencari dengannya wajah Allâh maka Allâh akan membangunkan untuknya dengan yang semisalnya di dalam Surga.” Riwayat Al-Bukhârî.
Oleh karena itu, jangan sampai kita ketinggalan, jangan sampai kita tidak mengambil bagian. Insyâ Allâh kita akan mengambil bagian dengan tenaga kita, Wallâhul Musta’ân.
[ Muhammad Al-Khidhir ].