HIKMAH DARI BERPINDAH DAERAH

Terkadang orang yang akan pindahan dari suatu tempat ke tempat yang lain akan sempat memikirkan terhadap yang akan dia tinggalkan berupa apa-apa yang dia senangi dan orang-orang yang dia cintai karena Allâh Subhânahu wa Ta’âlâ. Namun itulah pembelajaran sebelum melakukan pindahan dari negeri yang pertama di dunia ini ke negeri yang terakhir di akhirat. Dan tidaklah kita berpindah ke suatu tempat kecuali supaya menegakkan Islâm dan Sunnah, tidaklah kita dahulu pindah ke tempat ini di saat puncak-puncaknya fitnah Corona kecuali kita inginkan untuk menegakkan Jum’at dan jamâ’ah, untuk merapatkan shaff dan tetap mengadakan kajian, Alhamdulillâh yang kita inginkan terlaksana dan terwujud:

الـحَمْدُ للـهِ الَّذِي بِنِعْمَتهِ تَتِمُّ الصَّالِـحَاتُ

“Segala puji bagi Allâh yang dengan keni’matan-Nya sempurnalah berbagai kebaikan.”
Jika kita harus pindah lagi, semoga Allâh Subhânahu wa Ta’âlâ memberikan yang lebih baik dari apa yang pernah kita dapatkan:

رَبَّنَا وَءَاتِنَا مَا وَعَدتَّنَا عَلَىٰ رُسُلِكَ وَلَا تُخۡزِنَا یَوۡمَ ٱلۡقِیَـٰمَةِۖ إِنَّكَ لَا تُخۡلِفُ ٱلۡمِیعَادَ

“Wahai Rabb kami, berikanlah kepada kami apa yang telah Engkau janjikan kepada kami melalui Rasûl-rasûl-Mu. Janganlah Engkau hinakan kami di hari Kiamat. Sesungguhnya Engkau tidak pernah mengingkari janji.” [Surat Ãli ‘Imrân: 194].
Semoga Allâh ‘Azza wa Jalla mewujudkan kepada kita terhadap apa yang telah dikatakan oleh Rasûl-Nya ‘Alaihish Shalâtu was Salâm:

مَا تَرَكَ عَبْدٌ شَيْئًا للهِ لاَ يَتْرُكُهُ إِلاَّ لَهُ إِلاَّ عَوَّضَ الله مِنْهُ مَا هُوَ خَيْرٌ لَهُ فِي دِيْنِهِ وَدُنْيَاهُ

“Tidaklah seorang hamba meninggalkan sesuatu karena Allâh, tidaklah dia meninggalkannya kecuali karena-Nya, niscaya Allâh akan menggantikannya dengan yang lebih baik darinya pada perkara agama dan duniânya.” Riwayat Abû Nu’aim di dalam Al-Hilyah.

Dari nasehat Al-Ustâdz Muhammad Al-Khidhir pada hari Sabtu tanggal 26 Ramadhân 1442 / 8 Mei 2021 di Tenggilis Mustika Jaya Bekasi.

⛵️ https://t.me/majaalisalkhidhir/5470