ORANG-ORANG ROMAWI YANG MENAKLUKKAN KOTA ROMA
Pertanyaan:
Ahsanallahu ilaikum, ijin bertanya Ustadz, dari hadits berikut ini: “Apakah kalian pernah mendengar suatu kota yang terletak sebagiannya di darat dan sebagiannya di laut? Mereka menjawab: Pernah wahai Rasulullah. Beliau berkata: “Tidak akan terjadi hari kiamat sampai kota itu akan diperangi oleh 70.000 orang dari Bani Ishaq.”
Yang dimaksud kota tersebut, kota apa ya Ustadz?. Untuk keturunan dari Bani Ishaq ini, apakah mereka dari Israil atau yahudi ya Ustadz?. Barakallahu fikum.
Jawaban:
Sebagian Ahlul ‘Ilmi berpendapat:
المدينة التي يقع جانب منها في البر والآخر في البحر هي القسطنطينية
“Kota yang terletak sebagiannya di laut dan sebagian yang lain di darat adalah Konstantinopel.”
Sebagian ulama berpendapat dengan pendapat ini, yakni kota yang dimaksud adalah Konstantinopel yang merupakan ibu kota Romawi pada zaman itu, dan pada zaman sekarang dinamai Istanbul. Hanya saja sejarah telah menunjukkan realitanya bahwa Konstantinopel pernah ditaklukkan oleh Daulah ‘Utsmaniyyah pada kepemimpinan Sulthan Muhammad Al-Fatih. Oleh karena itu sebagian Ahlul ‘Ilmi di antaranya Al-Mazhhari menyebutkan kota yang dimaksudkan secara umum adalah Romawi, beliau berkata:
قَولُه: «هَل سَمِعتُم بمَدينةِ جانِبٌ مِنها في البَرِّ، وجانِبٌ مِنها في البَحرِ»، هَذِه الْمَدينةُ في الرُّومِ
“Perkataan Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam: “Apakah kalian mendengar tentang suatu kota yang terletak sebagiannya di darat dan sebagiannya di laut?”, kota ini ada di Romawi.”
Kalau disebutkan secara umum seperti ini maka bisa dimungkinkan kota tersebut berada di Romawi Timur atau bisa pula di Romawi Barat. Maka dari itu, sebagian dari Ahlul ‘Ilmi berpendapat bahwa yang akan ditaklukan oleh Bani Ishaq itu bukan kota Konstantinopel tapi kota Roma, dan pendapat ini yang sesuai dengan riwayat Ahmad di dalam “Musnad”nya, Al-Hakim di dalam “Al-Mustadrak” dan Ibnu ‘Abdil Hakam di dalam “Futuhu Mishr” yang lafazhnya:
سُئِلَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: أَيُّ الْمَدِينَتَيْنِ تُفْتَحُ أَوَّلًا: قُسْطَنْطِينِيَّةُ أَوْ رُومِيَّةُ؟ فَقَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «مَدِينَةُ هِرَقْلَ تُفْتَحُ أَوَّلًا»، يَعْنِي: قُسْطَنْطِينِيَّةَ
“Ditanya Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam: Manakah dari dua kota yang ditaklukkan pertama: Konstantinopel ataulah Roma? Maka Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam menjawab: “Kota Hiraklius yang ditaklukan pertama.” Yakni Konstantinopel.”
Adapun Bani Ishaq maka mereka adalah orang-orang Romawi, baik mereka yang berada di Romawi Timur ataupun di Romawi Barat, berkata Ibnu Katsir di dalam Al-Bidayah wan Nihayah:
والروم من سلالة العيص بن إسحاق بن إبراهيم الخليل عليه الصلاة والسلام
“Orang-orang Romawi dari keturunan Al-‘Ish bin Ishaq bin Ibrahim Al-Khalil ‘Alaihish Shalatu was Salam.”
[Abu Ahmad Al-Khidhir ‘Afallahu ‘Anhu pada malam Rabu (19 Syawwal 1447 / 8 April 2023) di Klampok Brebes].
⛵️ https://t.me/majaalisalkhidhir/13899
⛵️ https://whatsapp.com/channel/0029Vb15hbQD8SDy7cwy460C/2070