ARTI NAMA ANAK AL-KHIDHIR YANG KETIGA
Pertanyaan:
Ãshif artinya apa?
Jawaban:
Ãshif berarti marshûsh, yaitu tersusun, di dalam Al-Qur’ãn disebutkan kata marshûsh:
إِنَّ ٱللَّهَ یُحِبُّ ٱلَّذِینَ یُقَـٰتِلُونَ فِی سَبِیلِهِۦ صَفࣰّا كَأَنَّهُم بُنۡیَـٰنࣱ مَّرۡصُوصࣱ
“Sesungguhnya Allâh mencintai orang-orang yang berperang di jalan-Nya dalam keadaan bershaf-shaf (berbaris-baris) seakan-akan bangunan yang tersusun kokoh.” [Surat Ash-Shaf: 4].
Nama Ãshif merupakan nama suatu jenis dari pohon yang disebut syajarul kabar atau dikenal pula dengan syajarul qabbâr.
Masyhûr di kalangan Ahli tafsîr bahwa orang yang mendatangkan singgasana ratu Negeri Saba’ ke istana Sulaimân ‘Alaihish Shalâtu was Salâm dalam waktu sekejap adalah Ãshif Radhiyallâhu ‘Anhu, disebutkan di dalam Al-Qur’ãn:
قَالَ ٱلَّذِی عِندَهُۥ عِلۡمࣱ مِّنَ ٱلۡكِتَـٰبِ أَنَا۠ ءَاتِیكَ بِهِۦ قَبۡلَ أَن یَرۡتَدَّ إِلَیۡكَ طَرۡفُكَۚ فَلَمَّا رَءَاهُ مُسۡتَقِرًّا عِندَهُۥ قَالَ هَـٰذَا مِن فَضۡلِ رَبِّی لِیَبۡلُوَنِیۤ ءَأَشۡكُرُ أَمۡ أَكۡفُرُۖ وَمَن شَكَرَ فَإِنَّمَا یَشۡكُرُ لِنَفۡسِهِۦۖ وَمَن كَفَرَ فَإِنَّ رَبِّی غَنِیࣱّ كَرِیمࣱ
“Seorang yang mempunyai ilmu dari Kitâb (yakni Ãshif), dia berkata: “Aku akan membawa singgasana itu kepadamu (wahai Sulaimân) sebelum matamu berkedip.” Maka ketika Sulaimân melihat singgasana itu terletak di hadapannya, dia pun berkata: “Ini termasuk karunia Rabbku untuk mengujiku, apakah aku bersyukur atau aku mengingkari (nikmat-Nya). Barangsiapa bersyukur, maka sesungguhnya dia bersyukur untuk dirinya sendiri, dan barangsiapa ingkar, maka sesungguhnya Rabbku adalah Ghanî (Maha Kaya) lagi Karîm (Maha Mulia).” [Surat An-Naml: 40].
Ãshif adalah orang kepercayaan Sulaimân ‘Alaihimash Shalâtu was Salâm, beliau dikenal sebagai Kâtib Sulaimân, juga dikenal sebagai Wazîr Sulaimân ‘Alaihimash Shalâtu was Salâm.
Dijawab oleh:
Al-Ustâdz Muhammad Al-Khidhir Hafizhahullâh pada malam Ahad tanggal 22 Sya’bân 1442 / 4 April 2021 di Kp. Tenggilis Bekasi.