PELAKU KESYIRIKAN AKBAR DIHUKUMI SESUAI ZHAHIRNYA

Pertanyaan:Ustadz Muhammad Hayyakumullah. Kami bertannya, bila seorang yang lahir ditengah-tengah da’i sesat dan belum mendapati akses ilmu tauhid. Maka ketika ia melakukan pembatal keislaman, apakah ia kafir. Menurut manhaj Ahlusunnah?. Jawaban:Sesuai manhaj Ahlussunah adalah dihukumi sesuai zhahirnya, jika dia melakukan kesyirikan akbar atau mengolok-olok agama Islam atau menolak dan menentang syari’at Allah maka dia dihukumi telah batal keislamannya, dia murtad …

CARA MURJI’AH GAYA BARU MENGUKUHKAN PERSAUDARAAN DENGAN AHLI SYIRKI

Pertanyaan:Ustadz, ada seorang syaikh pembawa virus murji’ah mengatakan ketika dia membahas perang Uhud ada tujuh puluh orang tahanan, dia menyamakan dengan pembahasan al-‘udzru bil jahl, dia mengatakan tidak layak dikatakan tidak ada udzur dalam kejahilan, dia mengatakan kenyataannya Allah tidak menghukum mereka. Bagaimana tanggapan pak Ustadz tentang orang ini?. Jawaban:Di dalam riwayat Muslim dari Ibnu ‘Abbas dari ‘Umar Radhiyallahu ‘Anhum …

RASA TAKUT DARI TIDAK DITERIMANYA AMALAN

Semua orang tentu akan dapati Lailatul Qadr sesuai kadar kesungguhan mereka, karena Lailatul Qadr waktunya dari tenggelam matahari hingga terbit fajar. Namun apakah amalan mereka diterima di saat Lailatul Qadr itu?. Ini yang menjadi tugas bagi setiap orang yang menginginkan Lailatul Qadr. Para Shahabat Radhiyallahu ‘Anhum sangat takut kalau amalan-amalan mereka tidak diterima, padahal mereka dalam beramal itu penuh imanan …

MEWUJUDKAN HARAPAN MENJADI MUSLIM YANG TAAT

Pertanyaan:Insya Allah saya adalah umat Muslim. Tapi saya sedih, makanya saya mau tanya: Mengapa saya susah sekali untuk bertaubat? Padahal hati benar-benar ingin beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.Setiap saya mau belajar shalat, setiap saya mau belajar membaca Al-Qur’an yang diawali dengan membaca Iqra’ (karena saya belum hafal huruf Hijaiyah), setiap saya mau berpuasa, pasti ada saja …

BATAL PERNIKAHAN ORANG YANG BATAL ISLAMNYA

Pertanyaan:Apakah batal pernikahan jika salah satu pasangan melakukan dosa pembatal keislaman?. Jawaban:Tatkala dua pasangan suami isteri yang salah seorang dari keduanya tampak jelas melakukan salah satu dari pembatal-pembatal keislaman yang telah disepakati oleh ‘ulama maka batallah pernikahan keduanya, jika suami melakukan pembatal keislaman yang sudah disepakati oleh ulama maka berlakulah bagi isteri: لا يحق لها البقاء معه ساعة واحدة، ونكاحهما …

PUASA TAPI TIDAK SHALAT

Pertanyaan:Didapati ada orang yang puasa Ramadhan namun dia tidak melaksanakan kewajiban shalat, apakah puasanya diterima?. Jawaban:Orang yang tidak shalat, tidaklah sah puasanya hingga dia bertaubat kepada Allah Ta’ala dan dia melaksanakan shalat, karena berkata Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam: “(Pembeda) antara seorang hamba dan antara kekafiran adalah meninggalkan shalat.” Orang kafir tidaklah sah amalannya. (Al-Lajnah Ad-Daimah yang diketuai oleh Al-Imam …

BERTAUBAT DARI KETIDAKIKHLASAN MENGELUARKAN ZAKAT

Pertanyaan:Pak Ustâdz, saya mau tanya: Bertahun-tahun dahulu saya pernah menunaikan zakat karena takut akan pemerintah. Sejatinya niat karena manusia, sedangkan syarat diterima ibadah adalah niat karena Allâh. Adakah saya harus mengulangi semula zakat tersebut?. Terima kasih. Jawaban:Tidak harus bagimu mengulangi, namun yang menjadi keharusan bagimu adalah bertaubat, memperbaiki dan membenahi niat, berkata Allâh Jalla wa ‘Alâ: إِلَّا ٱلَّذِینَ تَابُوا۟ وَأَصۡلَحُوا۟ …

SEBAB KESENJANGAN ANTARA AL-BUKHARI DENGAN GURUNYA ADZ-DZUHLI

Pertanyaan:Apa bisa Ustadz dibenarkan penyebutan bahwa Adz-Dzuhli melontarkan fitnah kepada Al-Bukhari?. Jawaban:Al-Imam Muhammad bin Yahya Adz-Dzuhli tidaklah melontarkan fitnah kepada muridnya Al-Imam Muhammad bin Isma’il Al-Bukhari, beliau menyikapinya, mentahdzirnya dan bahkan menghajrnya karena tidak memperjelas pernyataannya saat ada seseorang bertanya kepadanya: يا أبا عبد الله، ما تقول في اللفظ بالقرآن، مخلوق هو أم غير مخلوق “Wahai Abu ‘Abdillah, apa yang …

BERBUAT BAIK SELAMA TIDAK DIMUSUHI

Hargailah kebaikan seseorang selama dia tidak memusuhimu walaupun hanya dengan mendoakan hidayah, meskipun keadaan seseorang itu adalah mubtadi’, munafik atau musyik sekalipun, selama dia masih bisa berbuat baik kepadamu maka hargailah, karena sungguh kebaikan yang dia lakukan itu akan bermanfaat untuk dirinya atau untuk anak-anaknya. Pernah Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam menghargai kebaikan seorang anak yahudi, beliau datang ke rumahnya …

MURJI’AH MENGAKUI PEMIMPIN MEREKA DARI KALANGAN KHAWÂRIJ

Pertanyaan:Apa bisa dibenarkan tulisan statusnya Ustâdz Hajûriyyîn Salafiyyîn Tsâbitîn Abû Ya’qûb: “Hakekatnya calon-calon pemimpin yang mendaftarkan diri melalui pemilu adalah khawârij yang hendak menggulingkan pemerintah yang sah dengan cara halus dan kedok demokrasi.” Jawaban:Khawârij penamaannya itu pada kelompok yang keluar dari ketaatan terhadap walî amrinya kaum Muslimîn bukan pada walî dîmuqrâthiyyah, karena dîmuqrâthiyyah telah memberi kebebasan untuk boleh menggulingkan pemimpin …