PEMBUNUH AL-HUSAIN BIN ‘ALÎ RADHIYALLÂHU ‘ANHUMÂ

Pertanyaan:Apakah benar Yazîd bin Mu’âwiyah merupakan penguasa yang zhâlim?Dan apakan benar yang membunuh Al-Husain adalah tentara bayaran pendukung Yazîd? Jawaban:Di antara penduduk ‘Irâq mengeluh kepada Al-Husain bin ‘Alî Radhiyallâhu ‘Anhumâ tentang kezhaliman ‘Ubaidillâh bin Ziyâd yang merupakan bawahan Yazîd bin Mu’âwiyah, dengan sebab itu muncullah anggapan bahwa setiap kezhaliman yang dilakukannya itu atas keridhaan dari Yazîd bin Mu’âwiyah, sehingga Yazîd …

MENYOAL PERAYAAN MAULID

Pertanyaan:Ustâdz, apa keutamaan merayakan maulid? Jawaban:Tidak ada keutamaan pada perayaan maulid, yang ada keutamaannya adalah puasa pada hari Senin yang merupakan hari kelahiran Nabî Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam, beliau berkata tentang puasa hari Senin: ذَاكَ يَوْمٌ وُلِدْتُ فِيهِ “Itu adalah hari yang aku dilahirkan padanya.” Riwayat Al-Bukhârî dari Abû Qatâdah Al-Anshârî Radhiyallâhu ‘Anhu. Adapun perayaan maulid maka itu tidak ada …

AL-MAHDÎ YANG DINANTI

Pertanyaan:Telah menyebar di youtube tentang seseorang yang mengaku sebagaimana Imâm Mahdî, dia berbicara dengan berbahasa ‘Arab dan telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, namun kami dapatkan pengingkaran dari Ustâdz tentang orang tersebut, bahwa dia bukan Imâm Mahdî. Dari mana Ustâdz mengetahui kalau dia bukan Imâm Mahdî? Jawaban:Kita dapat memastikan bahwa dia bukan Al-Mahdî karena dua alasan: Pertama: Orang tersebut tidak …

HUBUNGAN KEKERABATAN USTÂDZ SA’ÎD AL-LIMBÔRÎ DENGAN AL-KHIDHIR

Pertanyaan:Ada Ustâdz di Riau, nisbahnya juga Al-Limbôrî, Ustâdz Sa’îd namanya, apakah Syaikh Muhammad kenal beliau? Jawaban:Beliau masih memiliki hubungan kekerabatan dengan kami. Buyut ayahnya menikah dengan buyut ayah kami. Adapun beliau adalah Sa’îd bin Muhammad Kudto bin Wa ‘Atimah bintu Wa Sumaini. Sedangkan kami adalah Muhammad Al-Khidhir bin Salîm bin Siti Hâwiyah bintu La Bisana.Buyut ayahnya Wa Sumaini adalah seorang …

ANAK KETURUNAN DAN KERABAT LA BISANA

Penduduk Limboro dan beberapa kampung tetangga Limboro hampir semua memiliki hubungan kekerabatan dengan La Bisana, beliau di samping menjadi tokoh terhormat, beliau juga menjadi guru ngaji untuk penduduk Limboro dan sekitarnya. Jalur kekerabatan beliau Beliau menikah dengan Wa Sumaini, sedangkan Wa Sumaini adalah seorang janda yang memiliki anak bernama Wa ‘Atimah. Anak keturunan Wa ‘Atimah ini sangat banyak, kebanyakannya di …

LA BISANA LAKINA BIJAKSANA

La Bisana yang bergelar Lakina atau Waliul ‘Ahdi adalah salah seorang putera mahkota yang menjabat sebagai Lakina di Kesultanan Buton. Semasa menjabat sebagai Lakina beliau sangat benci dengan VOC, karena melihat VOC telah memiliki hubungan dengan Kesultanan Buton, membuatnya memilih menyendiri, tidak ingin seperti Lakina sebelumnya yaitu La Tondu atau yang masyhur dikenal dengan Aru Palaka. Beliaupun memilih pindah dan …

MENGENAL PANGERAN LIMBORO

Pertanyaan:Pingin tahu lebih jelasnya, mohon admin majelis ceritakan kenapa Syaikh Abû Ahmad Muhammad Al-Khidhir Hafizhahullâh disebut Pangeran Limboro? Jazâkallâhu khairan. Jawaban:Penyebutan Pangeran Limboro bermula dari kedatangannya bersama ayahnya ke Pekalongan dalam acara pernikahannya, karena kebiasaannya menampakkan Sunnah Nabî Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam dengan mengenakan jubah dan surban putih hingga disebut mirip Pangeran Dipanegoro, setelah diketahui asalnya dari Limboro maka disebutlah …

PENINGGALAN AL-USTÂDZ ABUL ‘ABBÂS HARMÎN

Ustâdzunâ Abul ‘Abbâs Harmîn Rahmatullâh ‘Alainâ wa ‘Alaih tidaklah meninggalkan kepada kita harta maupun tempat untuk kita manfaatkan, namun yang beliau tinggalkan untuk kita adalah ilmu. Alhamdulillâh ilmu beliau telah dijadikan kitâb supaya kita pelajari dan kita kenang, beliau meninggalkannya untuk kita dan untuk umat, di antara kitâb darinya yang berbahasa ‘Arab adalah:1) Al-Adillatul Harmîniyyah.2) Muqaddimah Kitâbit Tauhîd.3) Asy-Syarhuts Tsamîn.

MENGENAL KELUARGA AL-USTÂDZ ABUL ‘ABBÂS HARMÎN

Pertanyaan:Apakah Ustâdz Abul ‘Abbâs Harmîn Rahimahullâh meninggal dunia setelah menikah atau masih bujang? Jawaban:Alhamdulillâh beliau sudah berkeluarga, beliau menikah dengan Ummu Khadîjah bintu Abî Thâhir. Dari pernikahan dengannya, Allâh mengaruniakan kepada keduanya dengan dua orang anak, anak pertama perempuan bernama Khadîjah dan anak kedua laki-laki bernama ‘Abbâs, semoga Allâh Subhânahu wa Ta’âlâ menjaga dan memberkahi mereka. Dijawab oleh:Al-Ustâdz Muhammad Al-Khidhir …

MENGINGKARI JULUKAN YANG MASYHÛR SAMA HALNYA MENGINGKARI KENYATAAN

Pertanyaan:‘Afwân Ustâdz, apakah boleh seorang Ustâdz mempermasalahkan sebutan syaikh kepada seorang Ustâdz lain, karena Ustâdz tersebut teman seperguruan dan karena yang menyebutnya syaikh juga teman-temannya dari syaikh-syaikh baru? Jawaban:Kalau seseorang sudah dijuluki dengan suatu julukan yang biasa berlaku sesuai kebiasaan masyarakat maka julukan tersebut tidaklah masalah, tidak mengapa kita tetapkan julukan tersebut sebagaimana yang ditetapkan oleh masyarakat sesuai dengan kebiasaan …