KENANGAN YANG TAK TERLUPAKAN

Pertanyaan:Ustâdz, bagaimana hingga Ustâdz sampai bisa berangkat ke Dârul Hadîts Dammâj di Yaman? Jawaban:Alhamdulillâh kami bisa ke Dammâj karena semata-mata pertolongan Allâh Subhânahu wa Ta’âlâ: وَمَا بِكُمْ مِنْ نِعْمَةٍ فَمِنَ اللَّهِ “Apa saja pada kalian dari suatu keni’matan maka itu dari Allâh.” [An-Nahl : 53] Kemudian dengan sebab kakak sekaligus sebagai Ustâdz kami Abul ‘Abbâs Harmîn bin Salîm Al-Limbôrî Rahimahullâh, …

ANJURAN UNTUK MENERIMA DAN MENGAMALKAN FATWÂ DAN PENDAPAT YANG BENAR

Pertanyaan:Ustâdz izin bertanya: Apakah betul bahwa fatwâ ‘ulamâ tidak boleh diambil sebagiannya saja, tapi harus ambil seluruhnya, yang disenangi ataupun tidak, karena kalau mengambil sebagian saja itu ciri munafik, betulkah begitu Ustâdz? Jawaban:Tidak semua fatwâ itu mesti benar, namun ada yang benar dan ada yang salah. Oleh karena itu kita dianjurkan untuk mengambil dan mengamalkan yang benarnya, ‘Abdullâh bin Ahmad …

BERDOA DI SAAT MENUNGGU WAKTU BERBUKA PUASA

Pertanyaan:Bacaan apa yang terbaik saat berbuka puasa? Cukupkah hanya membaca “Bismillâh”? Jawaban:Jika waktu berbuka sudah masuk maka dianjurkan bagi yang berpuasa untuk langsung berbuka puasa, berkata Nabî Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam: لاَ يَزَالُ النَّاسُ بِخَيْرٍ مَا عَجَّلُوا الْفِطْرَ “Akan senantiasa manusia pada kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka puasa.” Riwayat Al-Bukhârî dan Muslim dari Sahl bin Sa’d Radhiyallâhu ‘Anhu. Tentunya sebelum …

DERAJAT DOA BERBUKA PUASA

Pertanyaan:Selama ini saya berdoa buka puasa dengan doa: “Dzahabadz dzama’u…. Sampai seterusnya”. Ada teman memberitahu saya, ternyata tidak ada doa khusus buka puasa yang shahîh dan doa yang biasa saya baca itu statusnya dha’îf, apakah benar demikian? Jawaban:Sebagian ‘ulamâ berpendapat tentang adanya bacaan atau doa ketika berbuka puasa, yaitu bacaan yang terdapat di dalam hadîts yang diriwayatkan oleh Abû Dâwud, …

MANFAAT BERBUKA PUASA DENGAN BUAH-BUAHAN

Pertanyaan:Makanan dan minuman yang sehat untuk berbuka puasa apa sama untuk sahur juga? Jawaban:Nabî Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam berbuka puasa dengan mengutamakan memakan ruthab (kurma segar), berkata Anas bin Mâlik Radhiyallâhu ‘Anhu: كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُفْطِرُ عَلَى رُطَبَاتٍ قَبْلَ أَنْ يُصَلِّىَ فَإِنْ لَمْ تَكُنْ رُطَبَاتٌ فَعَلَى تَمَرَاتٍ فَإِنْ لَمْ تَكُنْ حَسَا حَسَوَاتٍ مِنْ مَاءٍ “Dahulu Rasûlullâh …

HUKUM IMUNISASI

📱 Pertanyaan:Apa hukumnya mengharuskan anak orang lain untuk imunisasi, dengan alasan Ustâdz-Ustâdz salafî Indonesia sepakat tentang keharusannya sebagai bentuk ketaatan kepada penguasa? 📲 Jawaban: Kalau imunisasi diklaim sebagai suatu kesepakatan dari para du’ât Salafiyyîn maka klaim ini telah keliru, kalau dimaksud adalah para du’ât khusus yang tergabung dalam suatu komunitas tertentu atau kelompok tertentu mungkin bisa dianggap mereka bersepakat, namun …

ASAL KATA LAFZHUL JALÂLAH اللّٰهُ

Pertanyaan:Asal kata dari lafzhul jalâlah اللّٰهُ itu bagaimana Ustâdz? Jawaban:Terjadi perbedaan pendapat di kalangan ‘ulamâ tentang asal kata lafzhul jalâlah اللّٰهُ, dan yang benarnya itu berasal dari kata إِلٰهٌ kemudian masuk ال padanya. Huruf hamzah yang berada di awal kata إِلٰهٌ merupakan hamzah washal, ketika masuk ال padanya maka hamzah washal itu dibuang sehingga berubahlah menjadi lafzhul jalâlah اللّٰهُ.Keberadaannya seperti …

MAKANAN TERBAIK UNTUK SAHUR

Pertanyaan:Sahur yang sesuai sunnah itu apa saja makanannya? Jawaban:Makanan yang paling utama untuk sahur adalah kurma, berkata Nabî Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam: نِعْمَ سَحُورُ الْمُؤْمِنِ التَّمْرُ “Sebaik-baik sahur bagi orang beriman adalah kurma.’ Riwayat Abû Dâwud dan Ibnu Hibbân dari Abû Hurairah Radhiyallâhu ‘Anhu.Kebanyakan kaum Muslimîn terkhusus di negeri ini mungkin terasa sulit untuk mendapatkan kurma, namun ternyata banyak makanan …

DERAJAT DOA KETIKA MASUK RAMADHÂN

Pertanyaan:Apakah shahîh bahwa para Shahabat berdoa ketika datang Ramadhân dengan doa ini: اَللَّهُمَّ سَلِّمْنـِي إِلَى رَمَضَانَ وَسَلِّمْ لِـي رَمَضَانَ وَتَسَلَّمْهُ مِنِي مُتَقَبَّلاً “Yâ Allâh, antarkanlah aku sampai Ramadhân, antarkanlah Ramadhân kepadaku, dan terimalah amal-amalku di bulan Ramadhân.” (Lathâif Al-Ma’ârif, hal. 264) Jawaban:Ibnu Rajab menyebutkan perkataan dari Yahyâ bin Abî Katsîr Rahmatullâh ‘Alainâ wa ‘Alaih: كَانَ مِنْ دُعَائِهِمْ: اَللَّهُمَّ سَلِّمْنـِي إِلَى …

BATAS AKHIR SHALAT TARÂWIH

Pertanyaan:‘Afwân Ustâdz, kapan batas akhir waktu yang diperbolehkan untuk melaksanakan shalat tarâwih? Jazâkallâhu khairan katsîran. Jawaban:Batas akhir shalat tarâwih adalah masuknya waktu shubuh yang ditandai dengan terbitnya fajar shâdiq, berkata Nabî Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam: فَإِذَا خَشِيَ الصُّبْحَ صَلَّى وَاحِدَةً “Jika seseorang khawatir akan masuk waktu shubuh maka hendaklah dia shalat seraka’at.” Yakni shalat witir.Ini merupakan dalîl yang sangat jelas …