JANGAN PERNAH MENYESALI KEBAIKAN YANG PERNAH DILAKUKAN

Pertanyaan:Apa Ustadz pernah kesal dan kecewa disebabkan teman-teman ana yang dulu sama-sama belajar Sunnah ke Ustadz lalu menjauhi dari Antum?. Jawaban:Kita tidak akan menyesalkan orang yang berpaling atau menjauh dari kita setelah dia mendapatkan hidayah Islam dan Sunnah dengan sebab kita, karena kita tahu bahwa keutamaan besar telah kita dapatkan di awal dia mendapatkan hidayah, berkata Nabiurrahmah ‘Alaihish Shalatu was …

TIDAK HARUS URUT HARINYA DALAM MENGQADHA PUASA DAN PUASA SYAWWAL

Pertanyaan:Ahsanallah ilaikum Ustadz, kemarin Jum’at ana shaum tanpa mengikutkan hari kamis, Qadarullah hari sabtu ini ana tidak sahur (dalam masa memberi ASI), ketika Ramadhan Alhamdulillah diberi kemudahan untuk bisa shaum Ramadhan dan batalnya hanya lima hari karena tidak kuat shaum, jadi ana merasa mampu mengqadha lanjut Syawwal. Bagaimana status ana puasa Jum’at, jika batal di hari Sabtu. sedangkan Jum’at shaum …

MENGHITUNG-HITUNG KEBURUKAN SENDIRI LEBIH BAIK DARIPADA MENGHITUNG-HITUNG KEBAIKANNYA

Pertanyaan:Ada muhsinin mengungkapkan kekecewaan terhadap orang yang sudah dibantunya, diungkit satu persatu bantuan-bantuan yang telah diberikannya. Yang menjadi pertanyaan: Apa dibetulkan perbuatan tersebut Ustadz?. Jawaban:Itulah kelemahan kita manusia, Nas’alullahal ‘Afiyah. Semoga kita bisa menyadari bahwa orang yang benar-benar suka berbuat kebaikan akan selalu merasa tidak ada apa-apanya kebaikan yang telah dia lakukan bila dibandingkan dengan kebaikan-kebaikan para Salaf, bahkan seseorang …

ANJURAN SHALAT SETELAH BANGUN TIDUR MALAM

Pertanyaan:Orang yang sudah shalat tarawih berjama’ah lalu di tengah malam dia shalat lagi bersama jama’ah, dia shalat dengan niat tahajjud. Apakah boleh atau itu bid’ah seperti yang dihukumi oleh sebagian syaikh bahwa itu bid’ah?. Jawaban:Tidak hanya boleh, bahkan termasuk dianjurkan untuk shalat bagi siapapun yang bangun dari tidur malamnya, berkata Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam: يَعْقِدُ الشَّيْطَانُ عَلَى قَافِيَةِ رَأْسِ …

SHALAT SUNNAH EMPAT RAKA’AT SEKALI SALAM

Pertanyaan:Ustadz ana mau nanya, apakah shalat sunnah empat raka’at sekali salam itu pada shalat sunnah seperti shalat sunnah dhuha, tahajjud dan yang semisalnya ada landasan yang shahih?. Apakah amalan ini tidak memiliki dasar yang shahih?. Jawaban:Melakukan shalat sunnah empat raka’at dengan sekali salam telah ada dalil shahihnya, diriwayatkan oleh Ibnu Majah dan Abu Dawud dari Abu Ayyub Al-Anshari Radhiyallahu ‘Anhu …

PUASA ENAM HARI SEPERTI PUASA SETAHUN

Pertanyaan:Di hadits puasa enam hari di bulan Syawwal itu keutamaannya kashiyamid dahri (seperti puasa satu masa), apakah ada dalil yang menafsirkannya hanya satu tahun ataukah hanya pendapat ulama hadits yang menerangkannya?. Jawaban:Alhamdulillah telah diperjelas oleh hadits yang diriwayatkan Ad-Darimi di dalam “Musnad”nya dari Tsauban Radhiyallahu ‘Anhu bahwa Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam berkata: صِيَامُ شَهْرٍ بِعَشَرَةِ أَشْهُرٍ، وَسِتَّةُ أَيَّامٍ بَعْدَهُنَّ …

JADILAH PENYEBAB ORANG LAIN MENDAPATKAN HIDAYAH

Pertanyaan:Ahsanallah ilaikum Ustadz, Taqabbalallah Minna wa Minkum, Ustadz boleh Ana minta arahannya, kemarin ada tamu nashara datang, senang dengan hijab yang ana gunakan, beliau ingin jadi muallaf. Jawaban:Jika dia senang dengan hijab maka hadiahkanlah hijab kepadanya, lalu bimbinglah dia dengan yang paling penting dan paling pokok yaitu Tauhid, perkenalkan kepadanya Tauhid seperti yang diterangkan oleh ‘Isa Al-Masih ‘Alaihish Shalatu was …

SUPAYA TIDAK MUDAH LEMAS

Pertanyaan:Orang yang sering sakit-sakitan, lemas dan mudah capek. Apakah boleh Ustadz dia memaksakan berpuasa, karena dia merasa enak saat bisa berpuasa?. Apakah ada anjuran buat dia Ustadz?. Jawaban:Kalau dia merasa tidak sanggup untuk puasa maka jangan memaksakan untuk puasa, kalau dia memiliki hutang puasa maka dia qadha di hari lain di saat sudah sanggup, berkata Allah ‘Azza wa Jalla: فَمَن …

JANGAN SAMPAI DIRIMU MENIPUMU

Berbuat dosa besar atau pun dosa kecil sudah pasti semuanya dicatat [Lihat Surat Al-Kahfi ayat 49]. Sementara beristighfar dari dosa supaya mendapatkan ampunan belum pasti bisa mendapatkannya. Oleh karena itu, para Salaf dahulu tidak merasa cukup dengan istighfarnya mereka sendiri, mereka tambah dengan meminta kepada orang shalih yang masih hidup untuk beristighfar (memohonkan ampun kepada Allah) buat mereka, di antara …

MENGKAFIRKAN KHAWARIJ SAMA MENGKAFIRKAN ORANG-ORANG MUSLIM

Pertanyaan:Apa di antara ghuluw dalam menyikapi kelompok yang dituduh khawarij, lalu mengkafirkan mereka dengan membawakan pendapat sebagian ‘ulama tentang kekafiran khawarij?. Jawaban:Kalau yang melakukan pengkafiran terhadap orang Muslim yang dituduh termasuk khawarij itu adalah kaum murji’ah maka sungguh mereka telah terjatuh ke dalam paham khawarij, mereka dapat dikatakan sebagai murji’ah haruriyyah. Dahulu kaum haruriyyah mengkafirkan sebagian orang-orang Mu’min, dan kita …