Pertanyaan:Ustâdz yang membuat Qârûn binasa dengan hartanya, apa penyebabnya Ustâdz? Apakah dia Islâm? Jawaban:Qârûn dibinasakan oleh Allâh Subhânahu wa Ta’âlâ karena beberapa sebab: 1) Dia bangga terhadap harta dan apa yang dimilikinya. 2) Dia melampaui batas dan dia mezhalimi orang-orang beriman dengan harta yang dimilikinya, berkata Allâh Subhânahu wa Ta’âlâ: إِنَّ قَـٰرُونَ كَانَ مِن قَوۡمِ مُوسَىٰ فَبَغَىٰ عَلَیۡهِمۡۖ وَءَاتَیۡنَـٰهُ مِنَ …
📱 Pertanyaan:‘Afwan Ustâdz untuk permasalahan qurbân, jika seorang anak hanya mampu berqurbân untuk dirinya sendiri tetapi dia mengetahui bahwa ibunya belum berqurbân manakah yang lebih diutamakan antara ibunya atau dirinya terlebih dahulu? 📲 Jawaban:Kalau ibunya masih hidup maka hendaklah dia mendahulukannya, karena keberadaan ibunya sama dengan ayahnya yaitu pemilik terhadap dirinya, disebutkan di dalam hadîts: أَنتَ وَمَالُكَ لِأَبِيْكَ “Kamu dan …
Pertanyaan:Mana yang utama bagi orang yang berkemampuan, dia berqurbân dengan satu ekor sapi seharga 50.000.000-an atau menginfâqkan uangnya itu untuk fî Sabîlillâh? Jawaban:Kita tidak ragukan lagi bahwa seseorang berqurbân dengan seekor sapi untuk dirinya sendiri itu lebih utama, namun supaya tidak ketinggalan dari memperoleh keutamaan yang lebih besar dan terus berkesinambungan manfaatnya untuk Islâm dan kaum Muslimîn maka hendaklah berqurbân …
Pertanyaan:Mana yang utama shalat di masjid Ahlussunnah tapi shaffnya renggang satu meter, wâjib pakai masker dan cuci tangan karena takut virus corona atau shalat di masjid umumnya orang-orang awam yang shaffnya renggang hanya satu jengkal atau dua jengkal saja dan kadang rapat jika jamâ’ah banyak, bebas pakai masker ataupun tidak, juga tidak harus cuci tangan karena sudah cukup wudhû? Jawaban:Hendaklah …
Pertanyaan:Ustâdz, ijin bertanya: Ustâdz kenal Syaikh ‘Abdurrazzâq Al-‘Abbâd? Jawaban:Beliau adalah Asy-Syaikh ‘Abdurrazzâq bin ‘Abdil Muhsin bin Hamd Al-‘Abbâd Ãlu Badr ‘Afallâhu ‘Annâ wa ‘Anhum. Alhamdulillâh beliau telah banyak memberi manfaat kepada kami dengan ilmunya, kami telah mengambil banyak fâidah dari kajian Al-Qawâ’idul Hisân Al-Muta’alliqatu Bitafsîril Qur’ãn yang dibacakan kepada beliau lalu beliau menjelaskannya, Jazâhullâhu khairan. Dijawab oleh:Al-Ustâdz Muhammad Al-Khidhir Hafizhahullâh …
Pertanyaan:Apakah masih boleh mengambil pendapat Syaikh Shâlih Al-Fauzân yang lama tapi benar, lalu meninggalkan pendapat barunya yang salah, seperti masalah televisi dan tampilnya? Apakah sudah ada keharusan meninggalkannya lantaran kesalahannya tersebut? Jawaban:Kalau seseorang membuat ketentuan bahwa setiap orang berilmu yang telah salah atau yang tidak sesuai dengan keinginannya harus ditinggalkan maka dia tidak akan mendapatkan seorangpun yang sesuai dengan ketentuan …
📱 Pertanyaan:Apakah ucapan atau pesan-pesan dari orang sebelum meninggal itu dinamakan wasiat? Dan apakah wasiat itu harus tertulis dan disaksikan? 📲 Jawaban:Berkata Allâh Subhânahu wa Ta’âlâ: كُتِبَ عَلَیۡكُمۡ إِذَا حَضَرَ أَحَدَكُمُ ٱلۡمَوۡتُ إِن تَرَكَ خَیۡرًا ٱلۡوَصِیَّةُ لِلۡوَ ٰلِدَیۡنِ وَٱلۡأَقۡرَبِینَ بِٱلۡمَعۡرُوفِۖ حَقًّا عَلَى ٱلۡمُتَّقِینَ “Diwajibkan bagi kalian, apabila seorang di antara kalian kedatangan tanda-tanda kematian, jika dia meninggalkan harta yang banyak, maka …
📱 Pertanyaan:Masalah hibah itu terdapat di Al-Qur’ãn atau di hadîts? Apa hukumnya kalau hibah itu dicabut? 📲 Jawaban:Perkara hibah telah disebutkan di dalam Al-Qur’ãn dan As-Sunnah, secara bahasa disebutkan di dalam Al-Qur’ãn: وَوَهَبۡنَا لَهُم مِّن رَّحۡمَتِنَا “Kami hibahkan untuk mereka dari rahmat Kami.” [Surat Maryam: 50]. Secara syar’î tentang adanya hibah disebutkan oleh Ahlul ‘Ilmi dengan berdalîl perkataan Allâh Subhânahu …
Pertanyaan:Apa dibenarkan kisah shahabat Nabî, ada dari mereka yang dakwah di Indonesia menurut versi DR. Haikal Hassan? Jawaban:Kalau seandainya benar ada dari para sahabat yang sempat datang ke Indonesia untuk berdakwah maka pasti akan ada riwayat dari mereka, mereka akan kisahkan atau akan disebutkan pula oleh Rasûlullâh Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam. Jangankan masalah keluar dakwah atau mengutus shahabat untuk berdakwah, …
Pertanyaan:‘Afwân Ustâdz mengganggu waktunya, mau izin bertanya mengenai puasa Syawwâl, apakah puasa Syawwâl (puasa 6 hari di bulan Syawwâl) boleh dilaksanakan pada hari-hari yang dilarang berpuasa, sementara waktu Syawwâl masih panjang? Syukrân wa Jazâkallâhu khairan. Jawaban:Hari yang terlarang untuk berpuasa pada bulan Syawwâl hanyalah hari raya ‘Îdul Fithri pada tanggal 1 Syawwâl, berkata Muslim Rahimahullâh: وَحَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى قَالَ: …