Pertanyaan:Ustâdz ‘afwân izin bertanya mengenai dars di Durûsullughah: أَو مَهْمُوزَ اللَّامِ Saya masih kurang paham mengenai maksudnya Ustâdz. Jawaban:Mahmûz Lâm yaitu fi’l yang huruf akhirnya adalah huruf hamzah, contoh: هَنَّأَ artinya mengucapkan selamat.Kata ini mengikuti wazan: فَعَّلَ karena huruf akhirnya adalah hamzah, ketika ingin dijadikan mashdar maka hendaklah mengikuti wazan: تَفْعِلَةٌ Sehingga menjadi: تَهْنِئَةٌ Pada asalnya kata yang mengikuti wazan …
بَابُ مَعْرِفَةِ أَهْلِ التَّوحِيدِ بِعَلَامَةِ آثَارِ السُّجُودِ Bâb MENGETAHUI AHLUT TAUHÎD MELALUI TANDA BEKAS-BEKAS SUJÛD Berkata Allâh Subhânahu wa Ta’âlâ: مُّحَمَّدࣱ رَّسُولُ ٱللَّهِۚ وَٱلَّذِینَ مَعَهُۥۤ أَشِدَّاۤءُ عَلَى ٱلۡكُفَّارِ رُحَمَاۤءُ بَیۡنَهُمۡۖ تَرَىٰهُمۡ رُكَّعࣰا سُجَّدࣰا یَبۡتَغُونَ فَضۡلࣰا مِّنَ ٱللَّهِ وَرِضۡوَ ٰنࣰاۖ سِیمَاهُمۡ فِی وُجُوهِهِم مِّنۡ أَثَرِ ٱلسُّجُودِ “Muhammad adalah utusan Allâh, orang-orang yang bersamanya keras terhadap orang-orang kâfir, tetapi berkasih sayang sesama mereka. …
Pertanyaan:Apa bantahan atas orang yang mengatakan bahwa orang yang banyak-banyak belajar tauhîd kalau diibaratkan listrik maka otaknya konslet? Jawaban:Ketahuilah bahwasanya orang yang belajar ilmu agama pasti dia akan dihadapkan dengan tauhîd, dari awal belajarnya hingga akhir belajarnya akan berhadapan dengan tauhîd, berkata Allâh Subhânahu wa Ta’âlâ: وَعَلَّمَ آدَمَ الْأَسْمَاءَ كُلَّهَا “Allâh telah mengajarkan kepada Ãdam nama-nama seluruhnya.” [Al-Baqarah: 31].Tentu yang …
Pertanyaan:Maaf pagi-pagi mengganggu, barusan ada berita sahabat saya sedang sakit berat tidak bisa bangkit sekali. Apa yang harus dilakukan oleh puteranya? Tetap membimbingnya shalat tanpa wudhû atau bertayammum, atau cukup membimbingnya untuk berdzikir, dan doa pendek yang dibacakan apa? Jazâkallâhu khairan Ustâdz. Jawaban:Kalau keadaannya seperti itu, maka hendaklah puteranya atau yang menemaninya mentayammuminya, lalu membimbingnya untuk tetap shalat walau shalatnya …
📝 Pertanyaan:Dikatakan di dalam kitâb “Syarhu Ushûli I’tiqâdi Ahlis Sunnah” dari Ayyub bahwasanya beliau berkata: ﺇِﺫَﺍ ﻛَﺎﻥَ ﺍﻟﺮَّﺟُﻞُ ﺻَﺎﺣِﺐَ ﺳُﻨَّﺔٍ ﻭَﺟَﻤَﺎﻋَﺔٍ فَلَا تَسْأَلْ عَنْ أَيّ حَالٍ كَانَ فِيْهِ “Jika keberadaan seseorang itu berpegang kepada sunnah dan jamâ’ah maka jangan kamu bertanya tentang bagaimana perihal yang dia berada padanya?”.Apa makna atsar tersebut? 📜 Jawaban:Makna dari perkataannya: ﺇِﺫَﺍ ﻛَﺎﻥَ ﺍﻟﺮَّﺟُﻞُ ﺻَﺎﺣِﺐَ ﺳُﻨَّﺔٍ …
بَابُ الْجِهَادِ لِأَجْلِ التَّوحِيدِ Bâb BERJIHÂD KARENA TAUHÎD Berkata Allâh Subhânahu wa Ta’âlâ: وَقَـٰتِلُوهُمۡ حَتَّىٰ لَا تَكُونَ فِتۡنَةࣱ وَیَكُونَ ٱلدِّینُ كُلُّهُۥ لِلَّهِ “Perangilah mereka sehingga tidak ada fitnah dan supaya agama benar-benar hanya untuk Allâh.” [Surat Al-Anfâl: 39]. Sumber:Kitâbut Tauhîd, hal. 22 / Maktabah Al-Khidhir Bekasi.
📱 Pertanyaan:Ada yang membandingkan ucapan Al-Fudhail bin ‘Iyâdh Rahimahullâh dengan apa yang dikatakan oleh Ustâdz Muhammad Al-Khidhir Hafizhahullâh, bagaimana tanggapannya? 📲 Jawaban:Al-Imâm Al-Fudhail bin ‘Iyâdh Rahimahullâh mengatakan: لَوْ أَنَّ لِي دَعْوَةً مُسْتَجَابَةً مَا صَيَّرْتُهَا إِلا فِي الإِمَامِ “Kalau sesungguhnya aku memiliki suatu doa yang terkabulkan maka aku tidak akan menggunakannya kecuali untuk mendoakan pemimpin.”Di dalam suatu riwayat dengan lafazh: مَا …
Sesuatu yang paling termahal di dalam kehidupan dunia adalah ampunan Allâh Subhânahu wa Ta’âlâ. ABÛ BAKR ASH-SHIDDÎQ RADHIYALLÂHU ‘ANHU Abû Bakr Ash-Shiddîq Radhiyallâhu ‘Anhu adalah orang terbaik pada umat ini setelah Nabî Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam, beliau telah mendapatkan jaminan masuk Surga, namun ternyata beliau masih sangat membutuhkan ampunan, berkata ‘Âisyah Ash-Shiddîqah Radhiyallâhu ‘Anhâ: قَالَ أَبُو بَكْرٍ الصِّدِّيقُ وَكَانَ يُنْفِقُ …
الْإِيمَانُ قَولٌ بِاللِّسَانِ وَعَمَلٌ بِالْأَرْكَانِ وَاعْتِقَادٌ بِالْقَلْبِ، يَزِيدُ بِالطَّاعَةِ وَيَنْقُصُ بِالْمَعْصِيَةِ وَيَقْوَى بِالْعِلْمِ وَيَضْعَفُ بِالْجَهْلِ “Îmân adalah mengucapkan dengan lisân, mengamalkan dengan anggota tubuh, meyakini dengan hati, bertambah dengan ketaatan, berkurang dengan kemaksiatan, menguat dengan ilmu dan melemah dengan kebodohan.”Berkata Allâh Subhânahu wa Ta’âlâ: وَمِنۡهُم مَّن یَسۡتَمِعُ إِلَیۡكَ حَتَّىٰۤ إِذَا خَرَجُوا۟ مِنۡ عِندِكَ قَالُوا۟ لِلَّذِینَ أُوتُوا۟ ٱلۡعِلۡمَ مَاذَا قَالَ ءَانِفًاۚ …
وَالْعِبَادَةُ كُلُّ مَا شَرَعَهُ اللّٰهُ لِعِبَادِهِ “Ibadah adalah setiap apa yang Allâh telah mensyari’atkannya kepada para hamba-Nya.”Berkata Allâh Tabâraka wa Ta’âlâ: شَرَعَ لَكُم مِّنَ ٱلدِّینِ مَا وَصَّىٰ بِهِۦ نُوحࣰا وَٱلَّذِیۤ أَوۡحَیۡنَاۤ إِلَیۡكَ وَمَا وَصَّیۡنَا بِهِۦۤ إِبۡرَ ٰهِیمَ وَمُوسَىٰ وَعِیسَىٰۤۖ أَنۡ أَقِیمُوا۟ ٱلدِّینَ وَلَا تَتَفَرَّقُوا۟ فِیهِۚ كَبُرَ عَلَى ٱلۡمُشۡرِكِینَ مَا تَدۡعُوهُمۡ إِلَیۡهِ “Allâh telah mensyari’atkan kepada kalian tentang agama yang Allâh telah …