Pertanyaan:Apa menurut pendapat Ustâdz, kenapa Rasûlullâh Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam berdoa supaya dirizkikan kecintaan kepada orang-orang miskîn?Jazâkallâhu khairal Jazâ’. Jawaban:Nabî Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam berdoa supaya mencintai orang-orang miskin karena mayoritas para pengikut setia beliau adalah dhu’afâ’ yaitu orang-orang faqîr dan miskîn, sebagaimana yang disebutkan oleh Hiraklius kepada Abû Sufyân Radhiyallâhu ‘Anhu: وَسَأَلْتُكَ أَشْرَافُ النَّاسِ اتَّبَعُوهُ أَمْ ضُعَفَاؤُهُمْ فَذَكَرْتَ أَنَّ …
Pertanyaan:‘Afwân Ustâdz, izin bertanya, barusan saya baca artikel yang menyebutkan bahwa Nabî Dzul Kifli adalah putera Nabî Ayyûb dan nama aslinya adalah Basyar. Apakah ini shahîh Ustâdz? Bagaimana kisah Nabî Dzul Kifli ‘Alaihish Shalâtu was Salâm yang shahîh menurut Al-Qur’ãn dan As-Sunnah?Jazâkumullâhu khairan wa Bârakallâhu fîkum. Jawaban:Kita tidak mengetahui ada riwayat yang shahîh menyebutkannya, hanya saja telah masyhûr perkataan Ashhâbus …
Khutbah Jum’at Al-Ustâdz Muhammad Al-Khidhir Ayyadahullâh wa Jammalah pada tanggal 18 Rabî’ul Awwal 1441 / 15 November 2019 di Masjid Al-Kautsar Kampung Tenggilis Bekasi.
Pembacaan Surat Shãd oleh Asy-Syaikh Abû Hâtim Sa’îd bin Da’âs Al-Yâfi’î Rahimahullâh waktu beliau mengimami shalat tarâwih. Beliau Rahimahullâh wafat pada hari Rabu tanggal 4 Juni 1433, beliau termasuk dari kalangan ‘ulamâ Ahlussunnah wal Jamâ’ah yang dibunuh oleh Syî’ah Râfidhah. Dia membunuh di saat dia melewati kampung Qaflah ‘Udzar di Hasyid provinsi’ Amrân dan jenazah beliau dikebumikan di Shan’â Yaman.
Pertanyaan:Kita kadang merasa bahwa doa kita belum juga dikabulkan, Ustâdz nasehatkan apa untuk kita? Jawaban:Segala doa yang kita panjatkan ada hikmahnya, ketika kita merasa bahwa doa yang kita panjatkan tidak kunjung dikabulkan maka hendaklah kita ketahui bahwa kita diinginkan supaya terus bedoa, karena doa adalah ibadah, berkata Nabî Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam: الدُّعَاءُ هُوَ الْعِبَادَةُ “Doa adalah ibadah.”Hendaklah kita bersyukur …
Pertanyaan:Ada seseorang mengimami shalat, pada bacaan Al-Fâtihah ayat ke-4 kadang dia membaca مَلِكِ dan kadang membaca مَالِكِ, mana yang benarnya Ustâdz? Jawaban:Kedua-duanya benar, karena termasuk dari qirâ’ât mutawâtirah.Adapun مَالِكِ dengan mad yang mengikuti wazan isim fâ’il maka ini merupakan qirâ’ah ‘Âshim, Kisâ’î, Ya’qûb dan Khalaf.Adapun مَلِكِ dengan qashr maka ini merupakan qirâ’ah Nâfi’, Ibnu Katsîr, Ibnu ‘Âmir dan yang lainnya.Kedua-duanya …
Beliau adalah Al-Aghar bin Yasâr Al-Muzanî, beliau termasuk Shahabat dari kalangan Muhâjirîn. Ahlul Bashrah telah meriwayatkan hadîts Nabî Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam darinya, demikian pula Abû Burdah bin Abî Mûsâ dan ‘Abdullâh bin ‘Umar Radhiyallâhu ‘Anhum telah meriwayatkan pula darinya, berkata Muslim di dalam “Shahîh”nya (no. 7034): حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا غُنْدَرٌ عَنْ شُعْبَةَ عَنْ عَمْرِو بْنِ …