Pertanyaan:Mana yang utama shalat di masjid Ahlussunnah tapi shaffnya renggang satu meter, wâjib pakai masker dan cuci tangan karena takut virus corona atau shalat di masjid umumnya orang-orang awam yang shaffnya renggang hanya satu jengkal atau dua jengkal saja dan kadang rapat jika jamâ’ah banyak, bebas pakai masker ataupun tidak, juga tidak harus cuci tangan karena sudah cukup wudhû? Jawaban:Hendaklah …
Pertanyaan:Ustâdz, ijin bertanya: Ustâdz kenal Syaikh ‘Abdurrazzâq Al-‘Abbâd? Jawaban:Beliau adalah Asy-Syaikh ‘Abdurrazzâq bin ‘Abdil Muhsin bin Hamd Al-‘Abbâd Ãlu Badr ‘Afallâhu ‘Annâ wa ‘Anhum. Alhamdulillâh beliau telah banyak memberi manfaat kepada kami dengan ilmunya, kami telah mengambil banyak fâidah dari kajian Al-Qawâ’idul Hisân Al-Muta’alliqatu Bitafsîril Qur’ãn yang dibacakan kepada beliau lalu beliau menjelaskannya, Jazâhullâhu khairan. Dijawab oleh:Al-Ustâdz Muhammad Al-Khidhir Hafizhahullâh …
Pertanyaan:Apakah masih boleh mengambil pendapat Syaikh Shâlih Al-Fauzân yang lama tapi benar, lalu meninggalkan pendapat barunya yang salah, seperti masalah televisi dan tampilnya? Apakah sudah ada keharusan meninggalkannya lantaran kesalahannya tersebut? Jawaban:Kalau seseorang membuat ketentuan bahwa setiap orang berilmu yang telah salah atau yang tidak sesuai dengan keinginannya harus ditinggalkan maka dia tidak akan mendapatkan seorangpun yang sesuai dengan ketentuan …
📱 Pertanyaan:Apakah ucapan atau pesan-pesan dari orang sebelum meninggal itu dinamakan wasiat? Dan apakah wasiat itu harus tertulis dan disaksikan? 📲 Jawaban:Berkata Allâh Subhânahu wa Ta’âlâ: كُتِبَ عَلَیۡكُمۡ إِذَا حَضَرَ أَحَدَكُمُ ٱلۡمَوۡتُ إِن تَرَكَ خَیۡرًا ٱلۡوَصِیَّةُ لِلۡوَ ٰلِدَیۡنِ وَٱلۡأَقۡرَبِینَ بِٱلۡمَعۡرُوفِۖ حَقًّا عَلَى ٱلۡمُتَّقِینَ “Diwajibkan bagi kalian, apabila seorang di antara kalian kedatangan tanda-tanda kematian, jika dia meninggalkan harta yang banyak, maka …
📱 Pertanyaan:Masalah hibah itu terdapat di Al-Qur’ãn atau di hadîts? Apa hukumnya kalau hibah itu dicabut? 📲 Jawaban:Perkara hibah telah disebutkan di dalam Al-Qur’ãn dan As-Sunnah, secara bahasa disebutkan di dalam Al-Qur’ãn: وَوَهَبۡنَا لَهُم مِّن رَّحۡمَتِنَا “Kami hibahkan untuk mereka dari rahmat Kami.” [Surat Maryam: 50]. Secara syar’î tentang adanya hibah disebutkan oleh Ahlul ‘Ilmi dengan berdalîl perkataan Allâh Subhânahu …
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ Hendaknya bagi yang sudah berusia 40 tahun ke atas lebih bersemangat: ☑ Berdoa kepada Allâh Subhânahu wa Ta’âlâ. ☑ Bersyukur kepada Allâh ‘Azza wa Jalla atas berbagai keni’matan yang telah Dia karuniakan. ☑ Bersungguh-sungguh dalam beramal shâlih. ☑ Senantiasa berusaha untuk memperbaharui dan memperbaiki amalan. ☑ Memperbanyak beristighfar dan bertaubat kepada Allâh Ta’âlâ. ☑ Benar-benar memasrahkan …
Ciri-ciri seorang pendusta, di antaranya: ☑ Menceritakan setiap apa yang dia dengar. Dari Abû Hurairah Radhiyallâhu ‘Anhu bahwasanya Nabî Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam berkata: كَفَى بِالْمَرْءِ كَذِبًا أَنْ يُحَدِّثَ بِكُلِّ مَا سَمِعَ “Cukuplah bagi seseorang sebagai pendusta manakala dia menceritakan terhadap setiap apa yang dia dengar.” Diriwayatkan oleh Muslim. ☑ Mengaku melihat dengan kedua matanya padahal dia tidak melihatnya. Dari …
Pertanyaan:Apa dibenarkan kisah shahabat Nabî, ada dari mereka yang dakwah di Indonesia menurut versi DR. Haikal Hassan? Jawaban:Kalau seandainya benar ada dari para sahabat yang sempat datang ke Indonesia untuk berdakwah maka pasti akan ada riwayat dari mereka, mereka akan kisahkan atau akan disebutkan pula oleh Rasûlullâh Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam. Jangankan masalah keluar dakwah atau mengutus shahabat untuk berdakwah, …
Pertanyaan:‘Afwân Ustâdz mengganggu waktunya, mau izin bertanya mengenai puasa Syawwâl, apakah puasa Syawwâl (puasa 6 hari di bulan Syawwâl) boleh dilaksanakan pada hari-hari yang dilarang berpuasa, sementara waktu Syawwâl masih panjang? Syukrân wa Jazâkallâhu khairan. Jawaban:Hari yang terlarang untuk berpuasa pada bulan Syawwâl hanyalah hari raya ‘Îdul Fithri pada tanggal 1 Syawwâl, berkata Muslim Rahimahullâh: وَحَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى قَالَ: …
Pertanyaan:Mana yang lebih utama shalat qabliyyah di rumah tapi ketika shalat jamâ’ah dapat shaff paling belakang, atau shalat qabliyyah di masjid dan dapat shaff pada shalat berjamâ’ah paling depan. Bârakallâhu fîkum. Jawaban:Jika keadaan seseorang seperti yang disebutkan pada pertanyaan maka lebih utama baginya untuk shalat qabliyyah di masjid sehingga dia tidak mendapatkan shaff terbelakang, berkata Nabî Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam: …