Tatkala orang terlihat lemas-lemas, mudah sakit-sakitan, barangkali dia sedang tidak memiliki uang. Coba Anda menjenguknya dengan membawakan bingkisan uang maka Anda akan melihat perubahan seketika pada raut wajahnya.Sungguh uang termasuk harta yang memiliki fitnah dan memiliki pengaruh terhadap jiwa seseorang, tidak keliru kalau dikatakan: “Obat penguat di zaman ini adalah harta.” Sungguh benar apa yang dikatakan oleh Ibnul Jauzî Rahimahullâh: …
Pertanyaan:Ustâdz izinkan saya mau sampaikan keluhan karena ucapan orang: “Dapat apa hadir di Majaalis?!”. Bagaimana menjawab ucapan pengingkaran tersebut?. Jawaban:Orang yang merasa paham urusan dunia akan sangat mudah mengatakan: “Mau dapat apa menghadiri kajian secara rutin, mau jadi apa?!”, perkataan sebagai bentuk pengingkaran dan perendahan. Namun orang yang paham dan mengerti benar tentang agama akan menjawab dengan jawaban yang meyakinkan: …
Pertanyaan:Bagaimana pembangunan pondok Ustâdz?. Jawaban:Alhamdulillâh pembangunan sepekan sekali, sedang proses pembuatan rangka untuk atap masjid Muti’ah. Jazâllâhu khairan bagi semua yang telah membantu dan mendukung. ⛵️ https://t.me/majaalisalkhidhir/6681 ⛵️ https://t.me/majaalisalkhidhir/6682
Sebelum diutus Nûh ‘Alaihish Shalâtu was Salâm kita tidak ketahui ada bencana besar di muka bumi, padahal ketika itu sudah ada pelaku dosa besar, seorang anak Ãdam membunuh saudaranya, ini dosa besar yang terjadi ketika itu, Allâh belum mendatangkan bencana besar yang membinasakan negeri mereka. Tatkala muncul kesyirikan maka Allâh ‘Azza wa Jalla mulai mengutus Rasûl-Nya yang pertama yaitu Nûh …
Pertanyaan:Adakah Ustâdz Muhammad buka baru dari awal kajian Bahasa Arab?. Jawaban:Alhamdulillâh barusan dibuka pelajaran baru kitâb bahasa Arab yaitu Durûsullughah Al-‘Arabiyyah bertempat di rumah ikhwân di Bojong Klapanunggal Bogor. Alhamdulillâh baru dua kali pertemuan, pengajarnya dua santri Majaalis, mereka berdua bergantian, salah seorang dari keduanya hari kemarin dan hari ini seorang lagi. Insyâ Allâh berlangsung setiap hari jam 8 dhuhâ …
Pertanyaan:Ustâdz, mohon solusinya, supaya anak-anak kami dapat belajar Al-Qur’ãn dan As-Sunnah di ma’had Ustâdz, mekanismenya bagaimana? Untuk pemukiman ada tidak?. Jawaban:Solusi yang bisa kami sediakan adalah tinggal di asrama bagi para pelajar laki-laki yang sudah mandiri, sedangkan bagi pelajar yang belum mandiri atau masih anak-anak maka kami tidak menerima kecuali bersama penanggungjawabnya yang bersedia memperhatikannya. Selain adanya asrama untuk santri, …
Penanya:Pak Ustâdz mau tanya, kewajiban suami salah satunya memberikan nafkah bathin tapi kalau seorang suami tidak mampu memberikannya karena gangguan, terus isteri mencari pelarian ke laki-laki lain, itu hukumnya bagi suami bagaimana dan bagi isteri bagaimana?. Terima kasih. Ustâdz:Kalau gangguan suami itu karena sakit yang dia alami berupa tidak memiliki kekuatan bâthin, lemah syahwat atau sakit-sakitan maka dia tidak berdosa …
Pertanyaan:Seorang kyai mengungkapkan bahwa ada satu kalimat di dalam Al-Qur’ãn yang ternyata diambil dari bahasa Nusantara, yaitu terletak pada surat Al-Insãn ayat 5: إِنَّ الْأَبْرَارَ يَشْرَبُونَ مِنْ كَأْسٍ كَانَ مِزَاجُهَا كَافُورًا “Sungguh orang-orang yang berbuat kebaikan akan minum dari gelas minuman yang campurannya adalah air kâfûr.”Kyai tadi tegaskan bahwa kâfur itulah satu-satunya kalimat di dalam ayat Al-Qur’ãn yang diyakini diambil dari bahasa Nusantara atau Indonesia.Mohon …
“Yakinlah di saat kamu menyuarakan kebenaran pasti kamu akan digempur oleh banyak orang, kamu akan dipojokkan dan diterlantarkan. Tatkala kamu sudah tenang dan tenteram bersama kebenaran itu maka mereka yang melakukan penggempuran itu akan berserakan, akan berguguran dan akan saling tindih menindih.” [ Muhammad Al-Khidhir bin Salîm bin Syahdiah Al-Limborî ]. ⛵️ https://t.me/majaalisalkhidhir/6669
Pelajar:Ustâdz, shalat tahiyatul masjid hukumnya apa?. Ustâdz:Terjadi perbedaan pendapat di kalangan ‘ulamâ, Jumhûr ‘ulamâ berpendapat sunnah. Namun pendapat yang benar adalah wâjib dengan ketentuan di saat masuk masjid dalam keadaan memiliki wudhu dan ingin duduk. Adapun kalau masuk masjid dalam keadaan tidak memiliki wudhu maka tidak dikenai kewajiban untuk tahiyatul masjid, pernah tiga orang datang di majlis Nabî Shallallâhu ‘Alaihi …