HUKUM BERBUAT DOSA DENGAN ALASAN TAQDÎR

Pertanyaan:Pak Ustâdz kenalin saya, umur saya masih 21 tahun tapi saya sudah jadi tulang punggung keluarga, saya juga selalu percaya sama taqdîr Allâh Subhânahu wa Ta’âlâ tentang jalannya hidup saya tapi yang saya bingung: Apakah ketika saya melakukan kesalahan atau maksiat itu salah satu taqdîr juga pak Ustâdz? Itu selalu mutar-mutar jawabannya di kepala saya Ustâdz. Terima kasih sebelumnya Ustâdz. …

HUKUM MENTA’YÎN PELAKU SYIRIK BESAR

Pertanyaan:Ustâdz, apa itu ta’yîn dalam pengkafiran dan contoh penerapannya? Jawaban: التَّعْيِينُ مَصْدَرُ عَيَّنَ، ومعناه التَّخْصِيصُ لِلشَّيْءِ مِن بَيْنِ أمثالِهِ “Ta’yîn adalah mashdar dari ‘ayyana, maknanya adalah pengkhususan terhadap suatu perkara di antara dari sekian perkara yang semisal dengannya.”Secara umumnya ta’yîn adalah penetapan atau penentuan hukum dengan terang dan jelas kepada orang tertentu yang melakukan suatu perbuatan. Jika diterapkan kepada orang …

HUKUM MENGHUKUMI MUSYRIK ATAS PELAKU KESYIRIKAN

Pertanyaan:Benarkah Syaikh, kalau ‘Ulamâ Saudi mereka orang-orang takfîrî, karena bermudah-mudahan menta’yin orang yang melakukan syirik akbar sebagai kâfir musyrik, sedangkan orang tadi masih shalat, sedangkan Nabî Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam telah bersabda: “Selama mereka masih shalat”?. Jawaban:Perkataan Nabî ‘Alaihish Shalâtu wa Salâm: لاَ مَا صَلَّوْا “Jangan kalian perangi mereka, selama mereka masih shalat.” Ini berlaku atas pelaku dosa besar bukan …

KETENTUAN MENGGAP KÂFIR ATAU MUSYRIK

Pertanyaan:Izin bertanya Ustâdz Hafizhakallâh, bolehkah menta’yîn pelaku syirkul akbar kâfir murtad, jika zhahirnya melakukan kekufuran akbar, sementara Al-Qur’ãn telah sampai kepadanya, mendengarkan hadits-hadîts, hidup di tengah-tengah kaum Muslimîn, dia bukan muallaf yang baru masuk Islâm, dia bukan orang gila, dia sudah bâligh dan melakukannya tanpa paksaan. Mohon penjelasannya Ustâdz Hafizhakallâh. Jawaban:Boleh bagi yang memiliki burhân untuk menghukumi kâfir atau musyrik …