Pertanyaan:‘Afwân saya mau bertanya seputar qurbân, siapa yang diwajibkan untuk berqurbân? Jawaban:Orang yang diwajibkan berqurbân adalah orang yang berkemampuan, berkata Allâh Subhânahu wa Ta’âlâ: فَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ مَا ٱسۡتَطَعۡتُمۡ “Bertakwalah kalian kepada Allâh sesuai dengan apa yang kalian mampui.” [Surat At-Taghâbun: 16].Ketika seseorang berkemampuan maka tidak ada pantas baginya untuk meninggalkan berqurbân, berkata Asy-Syâfi’î Rahmatullâh ‘Alainâ wa ‘Alaih: لَا أُرَخِّصُ فِي …
Pertanyaan:Adakah tanda bagi seorang muslim diterima amal kebaikannya? Jawaban:Tanda dan ciri seorang muslim diterima amalan shâlihnya adalah setelah dia melakukan amalan shâlihnya itu dia termotivasi untuk melakukannya lagi, dia bertekad dan berupaya untuk melakukan kembali hingga terus menerus melakukannya. Tidaklah Nabî Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam melakukan suatu amal shâlih secara kontinyu kecuali karena amalan shâlih tersebut memang diterima dan dicintai …
Pertanyaan:Saya berharap semoga suatu saat saya bisa ikut berjihâd Fî Sabîlillâh seperti Ahlussunnah yang pernah jihâd ke Ambon melawan RMS dan Ahlussunnah yang berjihâd di Dammâj melawan Hûtsî. Apakah harapan saya itu salah dan dapat dianggap mengangan-angankan perang? Jawaban:Kamu bukan mengangan-angankan perang, namun itu sebagai suatu harapan supaya kamu mendapatkan kesempatan untuk mengikuti perang sebagai bentuk berjihâd fî Sabîlillâh sehingga …
Pertanyaan:Ustâdz yang membuat Qârûn binasa dengan hartanya, apa penyebabnya Ustâdz? Apakah dia Islâm? Jawaban:Qârûn dibinasakan oleh Allâh Subhânahu wa Ta’âlâ karena beberapa sebab: 1) Dia bangga terhadap harta dan apa yang dimilikinya. 2) Dia melampaui batas dan dia mezhalimi orang-orang beriman dengan harta yang dimilikinya, berkata Allâh Subhânahu wa Ta’âlâ: إِنَّ قَـٰرُونَ كَانَ مِن قَوۡمِ مُوسَىٰ فَبَغَىٰ عَلَیۡهِمۡۖ وَءَاتَیۡنَـٰهُ مِنَ …
📱 Pertanyaan:‘Afwan Ustâdz untuk permasalahan qurbân, jika seorang anak hanya mampu berqurbân untuk dirinya sendiri tetapi dia mengetahui bahwa ibunya belum berqurbân manakah yang lebih diutamakan antara ibunya atau dirinya terlebih dahulu? 📲 Jawaban:Kalau ibunya masih hidup maka hendaklah dia mendahulukannya, karena keberadaan ibunya sama dengan ayahnya yaitu pemilik terhadap dirinya, disebutkan di dalam hadîts: أَنتَ وَمَالُكَ لِأَبِيْكَ “Kamu dan …
Pertanyaan:Mana yang utama bagi orang yang berkemampuan, dia berqurbân dengan satu ekor sapi seharga 50.000.000-an atau menginfâqkan uangnya itu untuk fî Sabîlillâh? Jawaban:Kita tidak ragukan lagi bahwa seseorang berqurbân dengan seekor sapi untuk dirinya sendiri itu lebih utama, namun supaya tidak ketinggalan dari memperoleh keutamaan yang lebih besar dan terus berkesinambungan manfaatnya untuk Islâm dan kaum Muslimîn maka hendaklah berqurbân …
Pertanyaan:Mana yang utama shalat di masjid Ahlussunnah tapi shaffnya renggang satu meter, wâjib pakai masker dan cuci tangan karena takut virus corona atau shalat di masjid umumnya orang-orang awam yang shaffnya renggang hanya satu jengkal atau dua jengkal saja dan kadang rapat jika jamâ’ah banyak, bebas pakai masker ataupun tidak, juga tidak harus cuci tangan karena sudah cukup wudhû? Jawaban:Hendaklah …
Pertanyaan:Ustâdz, ijin bertanya: Ustâdz kenal Syaikh ‘Abdurrazzâq Al-‘Abbâd? Jawaban:Beliau adalah Asy-Syaikh ‘Abdurrazzâq bin ‘Abdil Muhsin bin Hamd Al-‘Abbâd Ãlu Badr ‘Afallâhu ‘Annâ wa ‘Anhum. Alhamdulillâh beliau telah banyak memberi manfaat kepada kami dengan ilmunya, kami telah mengambil banyak fâidah dari kajian Al-Qawâ’idul Hisân Al-Muta’alliqatu Bitafsîril Qur’ãn yang dibacakan kepada beliau lalu beliau menjelaskannya, Jazâhullâhu khairan. Dijawab oleh:Al-Ustâdz Muhammad Al-Khidhir Hafizhahullâh …
Pertanyaan:Apakah masih boleh mengambil pendapat Syaikh Shâlih Al-Fauzân yang lama tapi benar, lalu meninggalkan pendapat barunya yang salah, seperti masalah televisi dan tampilnya? Apakah sudah ada keharusan meninggalkannya lantaran kesalahannya tersebut? Jawaban:Kalau seseorang membuat ketentuan bahwa setiap orang berilmu yang telah salah atau yang tidak sesuai dengan keinginannya harus ditinggalkan maka dia tidak akan mendapatkan seorangpun yang sesuai dengan ketentuan …
📱 Pertanyaan:Apakah ucapan atau pesan-pesan dari orang sebelum meninggal itu dinamakan wasiat? Dan apakah wasiat itu harus tertulis dan disaksikan? 📲 Jawaban:Berkata Allâh Subhânahu wa Ta’âlâ: كُتِبَ عَلَیۡكُمۡ إِذَا حَضَرَ أَحَدَكُمُ ٱلۡمَوۡتُ إِن تَرَكَ خَیۡرًا ٱلۡوَصِیَّةُ لِلۡوَ ٰلِدَیۡنِ وَٱلۡأَقۡرَبِینَ بِٱلۡمَعۡرُوفِۖ حَقًّا عَلَى ٱلۡمُتَّقِینَ “Diwajibkan bagi kalian, apabila seorang di antara kalian kedatangan tanda-tanda kematian, jika dia meninggalkan harta yang banyak, maka …