Pertanyaan:Ustâdz mau izin bertanya, apakah benar ada hadîts yang bilang kalau orang miskîn datang meminta uang maka ucapkan selamat datang dan berilah uang? Bagaimana kalau yang datang pengemis profesi?. Jawaban:Kita tidak mengetahui ada suatu hadîts yang menyebutkan tentang anjuran untuk mengucapkan selamat datang kepada orang yang datang meminta, yang kita ketahui ada beberapa atsar, di antaranya: Dari Zainal ‘Âbidîn Rahimahullâh, …
Pertanyaan:‘Afwân Ustâdzî, Ahsanallâhu ilaikum, ana mau bertanya, bagaimana cara memahami hadîts ini? مَنْ اسْتَطَاعَ أَنْ يَمُوتَ بِالمَدِينَةِ فَلْيَمُتْ بِهَا، فَإِنِّي أَشْفَعُ لِمَنْ يَمُوتُ بِهَا Jazâkallâhu khairan. Jawaban:Untuk memahami hadîts ini hendaklah memahami terlebih dahulu ayat: وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنتُم مُّسۡلِمُونَ “Jangan sekali-kali kalian mati kecuali dalam keadaan sebagai orang-orang Muslim.” [Surat Ali ‘Imrân: 102].Yang menentukkan kematian adalah Allâh, yang menetapkan …
Pertanyaan:Ustâdz, mohon maaf mau nanya soal puasa enam hari Syawwâl. Apa benar hadîtsnya dha’îf walaupun itu hadîts Muslim? Jawaban:Terjadi perbedaan pendapat di kalangan Ahlul Hadîts terhadap hadîts puasa enam hari pada bulan Syawwâl, sebagian mereka berpendapat tidak shahîh hadîts tentang puasa enam hari pada bulan Syawwâl, meskipun hadîtsnya ada di dalam “Shahîh Muslim”.Hal itu karena Muslim meriwayatkan dari jalur Sa’d …
Pertanyaan:Dari fâidah hadîts yang Ustâdz sampaikan berupa perkataan Al-Imâm Ibnul Qayyim Rahimahullâh: لَا خِلَافَ أَنَّهُ لَمْ يَحُجَّ بَعْدَ هِجْرَتِهِ إِلَى الْمَدِينَةِ سِوَى حَجَّةٍ وَاحِدَةٍ وَهِيَ حَجَّةُ الْوَدَاعِ “Tidak ada perbedaan pendapat, bahwa Beliau Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam tidaklah haji setelah hijrahnya ke Madînah kecuali hanya haji sekali saja yaitu haji wadâ’.”Mohon Ustâdz memberikan tambahan fâidah nahwu dari perkataannya: Lam Yahujja. …
Tatkala Anda mengetahui hakekat dunia maka Anda tidak akan terlalu kecewa terhadap apa yang Anda tidak peroleh dari apa yang dijanjikan oleh dunia karena: الدُّنْيَا سِجْنُ الْمُؤْمِنِ وَجَنَّةُ الْكَافِرِ “Dunia adalah penjara bagi orang beriman dan surga bagi orang kâfir.” Riwayat Muslim dari Abû Hurairah dari Nabî Shallallâhu ‘Alaihi was Sallam. Fâidah dari Al-Ustâdz Muhammad Al-Khidhir pada hari Kamis tanggal …
Pertanyaan:Izin bertanya seputar akhir zaman, akan diberi pilihan bagi seseorang antara bersikap melemah atau berbuat dosa. Lalu ada anjuran untuk memilih yang sikap lemah? Bagaimana sikap yang benar kita pada zaman seperti sekarang? Mohon penjelasannya? Jawaban:Jalan yang terbaik bagi seseorang tatkala mendapati zaman seperti itu hendaklah dia tetap berpegang kepada prinsipnya dalam beragama dan selalu istiqâmah di atas agamanya. Jangan …
Pertanyaan: قال الحسن البصري، قدس الله سره: وددت لو كان لي مثل جبل أحد ذهبا لانفقته على قراءة مولد الرسول “Berkata Al-Hasan Al-Bashrî semoga Allâh merahmatinya: “Aku senang kalau seandainya aku memiliki emas semisal gunung Uhud, niscaya aku akan menafkahkannya kepada orang yang membacakan Maulîd Ar-Rasûl”. (“Kitab I’ânah Thâlibîn Syarah Fathul Mu’în) Juz. 3 hal. 415).Bagaimana penjelasan hadîts di atas tentang …
Pertanyaan:Kenapa dalam keadaan seperti (waktu gerhana) masih dianjurkan untuk bersedekah? Jawaban:Karena kita telah ketahui bersama tentang keutamaan bersedekah, seandainya seseorang diberi waktu untuk kembali ke dunia maka pasti dia akan bersedekah, pasti akan memilih untuk bersedekah. Orang-orang yang sudah mati menyesal, yang bersedekah dengan sedekah yang sedikit, dia menyesal, ingin memperbanyak. Yang bersedekah dengan sedekah yang banyak, ingin nambah karena …
Pertanyaan:‘Afwân Ustâdz, hadîts berikut sanadnya sampai ke Nabî Shallallâhu Alaihi wa Sallam tidak? عن طارق بن شهاب قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: ﺩﺧﻞ ﺭﺟﻞ ﺍﻟﺠﻨﺔ ﻓﻲ ﺫﺑﺎﺏ ﻭﺩﺧﻞ ﺭﺟﻞ ﺍﻟﻨﺎﺭ في ذبابﻗﺎﻟﻮﺍ: ﻭﻛﻴﻒ ﺫﻟﻚ ﻳﺎ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ؟ﻗﺎﻝ: ﻣﺮ ﺭﺟﻼﻥ ﻋﻠﻰ ﻗﻮﻡ ﻟﻬﻢ ﺻﻨﻢ ﻭﻗﺎﻟﻮﺍ: ﻻ ﻳﺠﻮﺯ ﺃﺣﺪ ﺣﺘﻰ ﻳﻘﺮﺏ ﻟﻪ ﺷﻴﺌﺎ، ﻓﻘﺎﻟﻮﺍ ﻟﻪ: ﻗﺮﺏ ﻭﻟﻮ ﺫﺑﺎﺑﺎ، ﻓﻘﺮﺏ ﺫﺑﺎﺑﺎ …
Pertanyaan:Di Zaman ini fitnah semakin bertambah dahsyat, maka bagaimana cara mengatasinya? Jawaban:Mengatasinya dengan cara: Pertama: Menyibukan diri dengan ‘ibâdah. Berkata Rasûlullâh Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam: «الْعِبَادَةُ فِي الْهَرْجِ كَهِجْرَةٍ إِلَيَّ» “Beribadah di waktu fitnah itu seperti hijrah kepadaku” (HR. Muslim dan Ibnu Mâjah dari Ma’qil bin Yasâr). Kedua: Menyibukkan diri dengan mengamalkan sunnah-sunnah Nabî Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam. Berkata Al-Imâm Ahmad Rahimahullâh: …