Pertanyaan:Murji’ah kelompok sebelah pernah mengupas tuntas siasat Syaikh As-Syurkatî sang pendiri Organisasi Al-Irsyâd di zaman Belanda, dan menyebutkannya menolak dibilang sebagai pengikut Asy-Syaikh Muhammad bin ‘Abdil Wahhâb, karena dia pengikut Asy-Syaikh Muhammad ‘Abduh, Jamâluddîn Al-Afghanî dan Muhammad Rasyîd Ridhâ. Dan disebutkan pula bahwa sikapnya kepada pejabat kolonial Belanda dikasih sayangi dan dimuridkan, padahal di atas kesesatan, sementara dengan pengikut Asy-Syaikh …
Pertanyaan:‘Afwân ada titipan pertanyaan, siapakah orang yang wâjib mengeluarkan zakat dan menerima zakat? Atas jawabannya Jazâkumullâhu khairan. Jawaban:Al-Imâm Al-Bukhârî semoga Allâh merahmati kita dan merahmati beliau mengatakan di dalam “Shahîh”nya: باب صَدَقَةِ الْفِطْرِ عَلَى الصَّغِيرِ وَالْكَبِيرِ “Bâb zakat fithri wâjib atas orang kecil dan orang besar.”Setelah beliau buat bâb ini beliau katakan: حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ قَالَ: …
Pertanyaan:Shiddîq (Al-Bûgisî) dan kawan-kawannya Tsâbitîn (orang-orang kokoh) di atas paham murji’ah menyebutkan bahwa kamu mulabbis (pembuat pengaburan), mereka menukilkan bantahan syaikh-syaikh mereka kepadamu. Di antara yang membantahmu adalah Syaikh mereka ‘Abdul Hamîd Al-Hajûrî, dia mengatakan tentang kalian: “Mereka itu membuat pengaburan atas kalian, jangan kalian menghiraukan mereka.” Demikian pula syaikh mereka Thâriq Al-Ba’dânî mengatakan tentangmu: “Tidak tersedia baginya, dan ini …
Pertanyaan:Ustâdz tahu masalah Tauhîd ini sejak kapan? Karena mayoritas alumni Dârul Hadîts Yaman ‘âdzirûn kepada pelaku syirk?. Jawaban:Sejak mempelajari kitâb Al-Ushûl Ats-Tsalâtsah dan Al-Qawâ’dul Arba’ yang ditulis oleh Syaikhul Islâm Muhammad bin ‘Abdil Wahhâb Rahmatullâh ‘Alainâ wa ‘Alaih.Dengan jelas beliau katakan di dalam Al-Ushûl Tsalâtsah: وَافتَرَضَ اللَّهُ عَلَى جَمِيعِ العِبَادِ الكُفرَ بِالطَّاغُوتِ وَالإِيمَانَ بِاللَّهِ “Allâh telah mewajibkan atas seluruh para …
Pertanyaan:Ustâdz, ada titipan pertanyaan dari akhwat yang ingin bertanya kepada Ustâdz. Apakah akhwat yang hamil atau menyusui: Qadhâ puasa saja? Boleh bayar fidyah saja? Qadhâ puasa dan bayar fidyah?.Demikian pertanyaannya, atas jawaban Ustâdz Jazâkumullâh khairan. Jawaban:Bagi wanita hâmil dan menyusui yang yakin tidak sanggup untuk berpuasa karena akan memudharatkan dirinya atau bayinya maka hendaklah dia tidak berpuasa, Al-Imâm Ahmad dan …
Pertanyaan:Pak Ustâdz ada yang ingin saya tanyakan. Apakah bacaan niat shalat seperti di bawah ini di katakan sah shalat: Sajaku aku niat shalat fardhu maghrib tiga raka’at menghadap kiblat ikut imâm fardhu karena Allâh Tálâ. (Ini ketika mau menunaikan shalat maghrib secara berjamâ’ah sebagai ma’mûm)?. Jawaban:Orang yang melafazhkan niatnya ketika shalat walaupun dianggap sah shalatnya hanya saja itu tidak ada …
Pertanyaan:‘Afwân Ustâdzî, ana mau bertanya lau samahtum. Apakah boleh belajar ‘ilmu qira’ât kepada guru yang notabene guru tersebut shûfî?. Jawaban:Alhamdulillâh sekarang sudah pada ada ahli qira’ah sesuai zhahirnya dari kalangan Ahlussunnah, belajarlah kepada mereka, berkata Ibnu Sîrîn Rahmatullâh ‘Alainâ wa ‘Alaih: إِنَّ هَذَا الْعِلْمَ دِينٌ فَانْظُرُوا عَمَّنْ تَأْخُذُونَ دِينَكُمْ “Sungguh ilmu ini adalah agama maka lihatlah oleh kalian kepada siapa …
Pertanyaan:Saya berwhudhû namun saya tidak membersihkan hidung dengan istinsyâq, saya membersihkan dengan jari, memasukkannya ke dalam hidung. Apakah sah wudhû saya?. Jawaban:Wudhûmu sah, karena hidung hanyalah bagian dari wajah, kecuali kalau tidak basuh wajah. Karena sungguh anggota wudhû yang wâjib hanya empat, yaitu:1) Membasuh wajah.2). Membasuh tangan dari ujung jari hingga siku.3). Mengusap kepala.4). Membasuh kaki sampai mata kaki.Sebagaimana yang …
Pertanyaan:Di Sûdân bertebaran para penganut Shûfî, orang-orang berkeyakinan dengan keyakinan-keyakinan batil bersama dengan penerimaan mereka. Akan tetapi sebagian ikhwah (saudara-saudara Muslim) mengatakan bahwa mereka diberi udzur karena kebodohan mereka?. Jawaban:Tidak, mereka tidak diberi udzur, Al-Qur’ãn ada, As-Sunnah ada di tengah-tengah kaum Muslimîn, wâjib bagi mereka untuk belajar. Barangsiapa melakukan kesyirikan maka dia kâfir, kecuali jika keberadaannya di negeri-negeri yang dakwah …
Pertanyaan:Semoga Allâh melimpahkan kebaikan kepada kalian wahai Syaikh yang mulia, ini seorang penanya berkata: Apa perkataan kalian terhadap seseorang dari kalangan orang-orang belakangan ini, yang dia menganggap bahwa takfîr mu’ayyan (pengkafiran secara nyata terhadap setiap orang) dari penyembah kuburan adalah masalah khilâfiyyah (perbedaan pendapat di kalangan ‘ulamâ). Karena dia menganggap bahwa mereka bukan orang-orang kâfir asli?. Jawaban:Ini adalah perkataan yang …