MEMBUAT PATUNG DAN MENGGAMBAR MAKHLUK BERNYAWA

Pertanyaan:Bolehkah bagi seseorang membuat patung macan atau harimau lalu memajangnya di kebun miliknya, karena dengan sebab itu hewan atau binatang perusak tanaman takut mendekat ke kebun? Bagaimana dengan fatwâ orang ‘âlim yang membolehkan karena ada kemaslahatannya?. Jawaban:Semoga Allâh Subhânahu wa Ta’âlâ memaafkan kita dan memaafkan orang ‘âlim tersebut. Sangat tidak cukup pembolehannya hanya sebatas melihat kemaslahatan dunia saja, namun hendaklah …

BERNADZAR UNTUK MENTHALÂQ

Pertanyaan:Saya mau bertanya Ustâdz, pernah suatu hari ketika saya bertengkar sama isteri terus terucap: “Kalau saya jual rumah ini kita cerai saja dengan nada keras dan berdoa juga menengadahkan ke dua tangan saya.” Anak yang besar sampai menangis melihat kami bertengkar. Sekarang rumah kami mau dijual karena mau pindah rumah beda Kabupaten, supaya tidak kontrak rumah. Apakah yang kami lakukan …

KAJIAN UNTUK PENCARI ILMU YANG DI JABODETABEK

Pertanyaan:Adakah kajian untuk akhawât di Dârul Qur’ãn wal Hadîts Bekasi? Jawaban:Alhamdulillâh kajian terbuka untuk umum, ikhwah maupun akhawât. Bagi akhawât yang ingin datang mengikuti kajian, bisa ikut kajian sesuai jadwal santri pada waktu Dhuhâ jam 08.30—10.00, dengan materi kajian Al-Maqâlah (111 Hadîts Shahîh), Al-Mumti’ Syarhul Ãjrûmiyyah dan Tadzkiratussâmi’ wal Mutakallim. Insyâ Allâh mulai hari Senin lusa, ba’da zhuhur akan kita …

DISUNNAHKAN SHALAT QABLIYYAH DAN BA’DIYYAH MAGHRIB

Pertanyaan:Shalat maghrib ada sunnah qabliyyahnya tidak? Juga sunnah ba’diyyah maghrib ada apa tidak? Jawaban:Termasuk dari sunnah adalah shalat qabliyyah maghrib, berkata Nabî Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam: بَيْنَ كُلِّ أَذَانَيْنِ صَلاَةٌ- قَالَهَا ثَلاَثًا قَالَ فِي الثَّالِثَةِ- لِمَنْ شَاءَ “Di antara setiap adzân dan iqâmah ada shalat”, beliau mengatakannya tiga kali, yang ketika kalinya beliau katakan: “Bagi siapa yang ingin shalat.” Riwayat …

ORANG YANG TERANGGAP MUSÂFIR DAN MÛQIM

Pertanyaan:‘Afwân Ustâdz, saya mau bertanya: “Ketika kita sudah lama di perantauan, karena ada keperluan di kampung lalu kita pulang dalam jangka waktu beberapa hari saja, misal 3 hari. Kemudian kita balik lagi ke perantauan, keadaan kita di kampung termasuk musâfir atau dikatakan mûqim? Jazâkallâhu khairan. Jawaban:Kita dikatakan musâfir, karena kita berniat untuk kembali ke tempat perantauan, apalagi kita hanya beberapa …

KEWAJIBAN TAHIYATUL MASJID BAGI YANG MEMILIKI WUDHÛ

Pertanyaan:Ustâdz, apakah kami di saat masuk masjid untuk ikut taklim ini diharuskan shalat tahiyatul masjid? Jawaban:Ahlul ‘Ilmi berbeda pendapat tentang shalat tahiyatul masjid, dan pendapat yang benar tentang tahiyatul masjid adalah diwajibkan bagi yang memiliki wudhû, Nabî Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam di saat menyampaikan khutbah Jum’at, beliau memerintahkan seseorang yang masuk masjid langsung duduk untuk berdiri shalat tahiyatul masjid, beliau …

MENGQADHÂ SHALAT TAHAJJUD

Pertanyaan:Ustâdz, ‘afwân izin bertanya, apakah qadhâ tahajjud boleh dilakukan oleh orang yang terbiasa melakukannya atau yang sesekali melakukannya? Misal ada orang yang tahajjud sepekan dua sampai tiga kali, lalu ada satu hari terluput dan sudah niat ingin tahajjud tapi sudah masuk waktu Shubuh, atau tertidur atau ada hal lain yang menghalanginya untuk tahajjud di waktu tersebut. Apakah tetap diperbolehkan qadhâ? …

MELAKUKAN PUASA-PUASA SUNNAH SELURUHNYA

Pertanyaan:Seseorang yang sudah tua ingin menyambung puasa-puasa Sunnah seperti puasa Senin dan Kamis disambung dengan puasa Dâwud dan puasa Ayyâmul Bidh, apakah benar itu tidak boleh? Jawaban:Yang tidak boleh bagi seseorang kalau dia berpuasa terus menerus setiap hari, ‘Abdullâh bin ‘Amr Radhiyallâhu ‘Anhumâ pernah berpuasa setiap hari, lalu dianjurkan oleh Nabî Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam untuk puasa 3 hari dalam …

SEORANG MUSLIM BAGAIMANAPUN KEADAANNYA ITU LEBIH BAIK DARIPADA NON MUSLIM

Kita sangat terheran-heran dengan sebagian dâ’î akhir zaman yang banyak berkomentar terhadap urusan orang banyak, terkadang dari mereka memuji-muji Cina karena mereka sangat benci dengan musuh-musuh Cina, terkadang memuji-muji Ortodoks karena mereka tidak suka dengan sebagian negara yang dikuasai dan dipimpin oleh seorang Muslim, padahal suatu negara yang dikuasai oleh pemerintah Muslim itu lebih baik daripada dikuasai oleh orang kâfir …

KEUTAMAAN ORANG YANG TELAH DIHAPUS DOSA-DOSANYA

Pertanyaan:Apabila seorang hamba memohon ampun kepada Allâh terhadap dosa-dosanya, lalu dosa tersebut diampuni atau dihapuskan? Bagaimana kalimat yang tepat ketika seorang hamba ingin memohon ampun, “Yâ Allâh ampunilah aku” atau “Yâ Allâh hapuskanlah dosa dosaku”. Karena saya pernah mendengar dari salah seorang dâ’î, beliau mengatakan: “Dosa itu tidak pernah terhapus walau sudah diampuni, sebagai bukti seorang hamba pernah berbuat kesalahan.” …