Pertanyaan:‘Afwan Ustadz, ana izin bertanya tentang Asy-Syaikh Abu Ishaq Al-Huwaini?. Apa benar akidahnya?. Jawaban:Asy-Syaikh Abu Ishaq Al-Huwaini tidak benar akidahnya, beberapa hari setelah wafatnya, kita ditanyakan tentangnya. Pada asalnya kalau kita tidak mengetahui keadaan seseorang maka kita menghukuminya sesuai yang nampak padanya, yang kita ketahui dia adalah salah seorang ‘ulama kaum Muslimin dan beliau nampak di atas Sunnah. Namun beberapa …
Pertanyaan:Ustadz Abu Ahmad semoga Allah membimbing kita, tentang qunut di shalat witir yang dilakukan terus menerus, apa boleh mengambil pendapat tidak qunut terus menerus?. Hanya saja imam dan para jama’ah qunut sampai akhir shalat tarawih di sisa Ramadhan ini, sebab muncul pikiran nantinya akan timbul fitnah bagi yang lainnya. Jawaban:Boleh bagi seseorang yang shalat witir pada bulan Ramadhan dan selain …
Pertanyaan:Bagaimana kita bisa tahu kalau fulan zhalim atau dizhalimi?. Jawaban:Orang zhalim dan yang dizhalimi akan diketahui sesuai dengan yang nampak pada keduanya, bukan pada pengakuan dizhalimi, karena orang-orang musyrik zaman dahulu juga pada mengaku dizhalimi, lihat pada pengakuan kaum Ibrahim ‘Alaihish Shalatu was Salam tatkala beliau mengkafirkan mereka dan menghancurkan sesembahan mereka: قَالُوا۟ مَن فَعَلَ هَـٰذَا بِـَٔالِهَتِنَاۤ إِنَّهُۥ لَمِنَ ٱلظَّـٰلِمِینَ …
Pertanyaan:Apa hukumnya mengangkat kedua tangan pada setiap takbir dalam shalat jenazah dan pada shalat ‘id?. Jawaban:Terdapat tiga pendapat di kalangan para ‘ulama:Pendapat pertama: Sebagian mereka berpendapat bahwasanya mengangkat kedua tangan setiap kali takbir adalah sunnah, mereka berdalil dengan riwayat Al-Baihaqi dari ‘Umar dan juga dari puteranya ‘Abdullah Radhiyallahu ‘Anhuma.Berdalil dengan hadits tersebut Asy-Syaikh Ibnu Bazz Rahmatullah ‘Alaina wa ‘Alaih, beliau …
Pertanyaan:‘Afwan Ustadz, ana izin beratanya: Bolehkah anak kita zakatnya ditanggung oleh neneknya?. Karena neneknya bilang ke kita kalau anak kita zakatnya ditanggung olehnya, mohon penjelasannya Ustadz. Jazakumullahu khairan. Jawaban:Pada asalnya yang wajib mengeluarkan zakat fithrah anak-anak adalah orang tua mereka, demikian pula orang-orang yang di bawah tanggungan seseorang maka dia yang mengeluarkan zakat fithrah mereka, di sebutkan dalam suatu hadits: …
Pertanyaan:Ahsanallahu ilaikum, ‘afwan Ustadz, teman kami bertanya bagaimana hukum i’tikaf di masjid LDII, ia diminta bibinya untuk menemaninya i’tikaf, tapi mereka itu LDII. Jazakumullahu khairan. Jawaban:Secara hukum sah saja i’tikaf di masjid mana pun, apalagi dia sebagai wanita, Ibnu Qudamah mengatakan sebagaimana yang beliau sebutkan bahwa itu dikatakan pula oleh Asy-Syafi’i Rahmatullah ‘Alaina wa ‘Alaihima: وَلِلْمَرْأَةِ أَنْ تَعْتَكِفَ فِي كُلِّ …
Pertanyaan:Pendapat yang kuat tentang shalat tarawih, apakah dua-dua salam atau empat-empat salam?. Apakah Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam melakukan keduanya?. Jawaban:Dua bentuk shalat tarawih yang ditanyakan telah shahih keduanya dari tata cara shalat lail Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, hanya saja yang dianggap afdhal oleh kebanyakan ‘ulama adalah dua-dua raka’at salam, diperkuat dengan kejelasan perkataan beliau: صلاةُ الليلِ مَثْنَى مَثْنَى، …
Pertanyaan:Sikap yang benar tatkala kita sebagai ma’mum menjumpai i’tidal, apa yang kita baca?. Apakah sama yang diucapkan imam dengan mengucapkan Sami’allahu Liman Hamidah atau hanya membaca Rabbana Walakal Hamdu?. Jawaban:Tidak sama yang diucapkan oleh imam dan ma’mun, imam mengucapkan: “Sami’allahu Liman Hamidah” dan ma’mun mengucapkan: “Rabbana Walakal Hamdu”, sebagaimana Al-Bukhari telah meriwayatkan di dalam “Shahih”nya, beliau berkata: حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ …
Pertanyaan:Pendapat yang rajih berkenaan posisi duduk pada tahiyat yang ada satu salam saja, apakah tawarruk atau iftirasy?. Jawaban:Yang rajih tentang duduk tahiyat pada shalat yang hanya satu salam adalah duduk tawarruk, karena duduk tawarruk adalah alamat atau tanda yang menunjukkan kalau duduk tersebut adalah duduk yang ada salamnya. Duduk tawarruk adalah duduk pembeda antara duduk tahiyat yang ada salamnya dan …
Pertanyaan:Apakah qunut pada shalat witir adalah Sunnah?. Jawaban:Qunut pada shalat witir termasuk Sunnah, sebagaimana telah tetap dalam riwayat Ahmad dan Ashhabus Sunan dari Al-Hasan bin ‘Ali Radhiyallahu ‘Anhuma, beliau berkata: علَّمَني جدِّي كلماتٍ أقولُها في قنوتِ الوِتْرِ “Kakekku telah mengajarkan kepadaku beberapa kalimat untuk aku membacanya pada qunut witir.”Adapun pernyataan dari sebagian ‘ulama seperti Sufyan Ats-Tsauri dan An-Nakha’i tentang tidak …