PERPINDAHAN DARI DUNIA KE AKHIRAT

Selama di dunia ini, kita berpindah dari suatu negeri ke negeri lain atau dari suatu pemukiman ke pemukiman lain, kita masih bisa membawa apa yang kita miliki, walaupun kita di atas kesusahan atau kesulitan, Alhamdulillâh masih bisa kita bawa, meskipun yang kita bawa hanya sebagian atau hanya sedikit dari kebutuhan primer dan sedikit dari kebutuhan sekunder, Alhamdulillâh masih kita bawa. …

MENGATASI MASALAH DI ZAMAN FITNAH

Pertanyaan:Di Zaman ini fitnah semakin bertambah dahsyat, maka bagaimana cara mengatasinya? Jawaban:Mengatasinya dengan cara: Pertama: Menyibukan diri dengan ‘ibâdah. Berkata Rasûlullâh  Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam: «الْعِبَادَةُ فِي الْهَرْجِ كَهِجْرَةٍ إِلَيَّ» “Beribadah di waktu fitnah itu seperti hijrah kepadaku” (HR. Muslim dan Ibnu Mâjah dari Ma’qil bin Yasâr). Kedua: Menyibukkan diri dengan mengamalkan sunnah-sunnah Nabî Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam. Berkata Al-Imâm Ahmad Rahimahullâh: …

TIGA PERKARA YANG BERMANFAAT SETELAH WAFAT

Kita diperlihatkan gambar suatu bangunan dua lantai yang mewah dan besar, halamannya luas dan di belakangnya terdapat suatu gudang serta Mushallâ. Ternyata rumah tersebut tidak berpenghuni sejak 3 tahun yang lalu, lantai dua rumah dipenuhi sarang dan kotoran kelelawar. Pada atap gudangnya sudah hampir roboh dan akar-akar pohon beringin muncul di tembok. Di depan rumah terdapat mobil sebagai saksi kecelakaan, …

ETIKA PENCINTA ILMU Pertanyaan:Aku ingin tanya, mohon admin Majâlis sampaikan ke Ustâdznya, aku sudah ikuti banyak channel tahu dari teman-temannya, dan aku tanya tentang admin-adminnya. Banyak ternyata adminnya hanya jadi penjelajah media sosial, bukan orang paham ilmu. Bagaimana sikap aku? Jawaban: Media sosial benar-benar menjadi ujian bagi pecinta ilmu, dan akan menjadi fitnah bagi mereka yang tidak membolehkan mengambil ilmu …

JANGAN PERNAH MENGHAPUS PAHALA INFÂQMU

Pertanyaan:Izin tanya Ustâdz, adakah penghapus amalan selain syirik? Jawaban:Menyesali pemberian atau mengungkitnya merupakan penghapus pahala dari pemberiannya, berkata Allâh Subhânahu wa Ta’âla: یَـٰۤأَیُّهَا ٱلَّذِینَ ءَامَنُوا۟ لَا تُبۡطِلُوا۟ صَدَقَـٰتِكُم بِٱلۡمَنِّ وَٱلۡأَذَىٰ كَٱلَّذِی یُنفِقُ مَالَهُۥ رِئَاۤءَ ٱلنَّاسِ “Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kalian merusak sedekah kalian dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti perasaan penerimanya, seperti orang yang menginfâqkan hartanya karena riya’ kepada manusia.” [Surat …

ILMU TERWARISKAN MELALUI BUKU

Sekali-kali kamu tidak akan mampu menjaga dari lenyapnya fâidah atau penggalan-penggalan tulisan yang menyebar di media sosial, terlebih yang berbentuk gambar, semua itu akan lenyap darimu. Hanyalah yang bisa terjaga padamu yaitu apa-apa yang kamu tulis di dalam buku-bukumu atau yang telah kamu cetak dalam bentuk buku. Insyâ Allâh itu yang bisa kamu bawa dan bisa kamu wariskan kepada orang …

STUDI BANDING ANTARA AYAM KAMPUNG DAN AYAM POTONG

Berkata Nabî Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam: أَعْمَارُ أُمَّتِـي مَا بَيْنَ السِّتِّيْنَ إِلَى السَّبْعِيْنَ وَأَقَلُّهُمْ مَنْ يَجُوزُ ذَلِكَ “Umur-umur umatku antara 60 hingga 70 tahun, dan paling sedikit dari mereka yang berumur lebih dari itu.” Riwayat Ibnu Mâjah.Beliau mengatakan seperti itu karena umat beliau berada di akhir zaman.Kenapa di zaman sebelum zaman kita masih banyak didapati orang berusia di atas 60 …

SALAFÎ SEJATI PANDAI MENGINTROSPEKSI DIRI

Pertanyaan:Seorang saudara salafî tsâbit mencari info tentang psikolog karena mendapati anaknya yang bandel dan susah dibimbing, ingin membawanya ke psikolog. Benarkah anak begitu perlu dibawa ke psikolog? JawabanSebelum dia mencarikan psikolog untuk menanyakan keadaan anaknya yang bandel, maka hendaklah dia mengoreksi akhlâq dan manhâjnya. Mungkin saja dia terlalu berlebihan dalam bermanhâj, berkata Nabî Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam: هَلَكَ الْمُتَنَطِّعُونَ، هَلَكَ …

INTROSPEKSI DIRI TATKALA TIDAK LAGI MENANGIS

Berkata Nabî Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam: ﻋَﻴْﻨَﺎﻥِ ﻟَﺎ ﺗَﻤَﺴُّﻬُﻤَﺎ ﺍﻟﻨَّﺎﺭُ: ﻋَﻴْﻦٌ ﺑَﻜَﺖْ ﻣِﻦْ ﺧَﺸْﻴَﺔِ ﺍﻟﻠَّﻪِ، ﻭَﻋَﻴْﻦٌ ﺑَﺎﺗَﺖْ ﺗَﺤْﺮُﺱُ ﻓِﻲ ﺳَﺒِﻴﻞِ ﺍﻟﻠَّﻪِ “Dua mata yang api Neraka tidak akan pernah menyentuhnya, yaitu: Mata yang menangis karena takut kepada Allâh dan mata yang begadang karena sedang jaga di jalan Allâh.” Riwayat At-Tirmidzî dari ‘Abdullâh bin ‘Abbâs Radhiyallâhu ‘Anhumâ, dari Nabî Shallallâhu ‘Alaihi …

KEUTAMAAN BERSEDEKAH DALAM KEADAAN MENANGIS

Berkata Ka’b Al-Ahbâr Radhiyallâhu ‘Anhu: لأن أبكى من خشية الله فتسيل دموعي على وجنتي أحب إلى من أن أتصدق بوزني ذهبا “Sungguh dengan aku menangis karena takut kepada Allâh lalu mengalir air mataku hingga membasahi kedua pipiku itu lebih aku cintai daripada aku menginfaqkan emas seberat tubuhku.” Lebih dicintai lagi kalau menggabungkan keduanya, yaitu bersedekah dalam keadaan menangis karena Allâh …