Pertanyaan:Ustâdz, apa keutamaan merayakan maulid? Jawaban:Tidak ada keutamaan pada perayaan maulid, yang ada keutamaannya adalah puasa pada hari Senin yang merupakan hari kelahiran Nabî Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam, beliau berkata tentang puasa hari Senin: ذَاكَ يَوْمٌ وُلِدْتُ فِيهِ “Itu adalah hari yang aku dilahirkan padanya.” Riwayat Al-Bukhârî dari Abû Qatâdah Al-Anshârî Radhiyallâhu ‘Anhu. Adapun perayaan maulid maka itu tidak ada …
Pertanyaan:Ada hadîts: “Barangsiapa di waktu sore merasa capek lantaran kedua tangannya (mencari nafkah), maka di saat itu diampuni dosa baginya.” (HR. Imâm Ath-Thabrânî). Ustâdz, apakah hadîts di atas shahîh? Jazâkumullâhu khairan wa Bârakallâhu fîkum. Jawaban:Hadîts tersebut adalah hadîts yang sangat dha’îf, Ath-Thabrânî meriwayatkannya di dalam “Al-Ausath” dari jalur Ibrâhîm dari Hâsyim dari Sulaimân bin ‘Alî bin ‘Abdillâh bin ‘Abbas dari …
Pertanyaan:Telah menyebar di youtube tentang seseorang yang mengaku sebagaimana Imâm Mahdî, dia berbicara dengan berbahasa ‘Arab dan telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, namun kami dapatkan pengingkaran dari Ustâdz tentang orang tersebut, bahwa dia bukan Imâm Mahdî. Dari mana Ustâdz mengetahui kalau dia bukan Imâm Mahdî? Jawaban:Kita dapat memastikan bahwa dia bukan Al-Mahdî karena dua alasan: Pertama: Orang tersebut tidak …
Pertanyaan:Maaf minta izin tanya, semoga diperkenankan, supaya kami dapat faedah langsung dari Ustâdz Muhammad Al-Khidhir bagaimana cara praktisnya? Apakah ada radio online-nya yang bisa diikuti kajiannya? Karena kami di tempat yang jauh sekali dari Jabodetabek, belum ada kemampuan dana untuk mengundangnya biar isi tabligh akbar di tempat kami? Syukrân. Jawaban:Alhamdulillâh Ustâdz memiliki ruang belajar yang bisa menampung kurang lebih sepuluh …
Pertanyaan:Ustâdz mungkinkah ada orang munâfiq berjubah salafiyyah? Jawaban:Sangat memungkinkan, jangankan di zaman kita ini, di zaman Nabî Shallallâhu Alaihi wa Sallam saja banyak orang-orang munâfiq menampakan diri sebagai para shahabat, padahal mereka bukan termasuk dari para shahabat, penampilan mereka dalam menampakan keislâman membikin orang kagum, kalau mereka berbicara tentang sesuatu yang nampak sebagai kebenaran maka membuat orang banyak tertipu, Allâh …
Pertanyaan:Ustâdz, mau bertanya tentang adzân yang lafazh: الصَّلَاةُ خَيْرٌ مِنْ النَّوْمِ، الصَّلَاةُ خَيْرٌ مِنْ النَّوْمِ Yang artinya: “Shalat lebih baik daripada tidur, shalat lebih baik daripada tidur.”Apakah itu shahîh? Lalu yang benarnya pada waktu kapan pelafazhannya? Jawaban:Lafazh tersebut shahîh sebagaimana yang diriwayatkan oleh An-Nasâ’î dan Abû Dâwud dari Abû Mahdzûrah Radhiyallâhu ‘Anhu, beliau berkata: كُنْتُ أُؤَذِّنُ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ …
Pertanyaan:‘Afwân Ustâdz, apakah boleh seorang Ustâdz mempermasalahkan sebutan syaikh kepada seorang Ustâdz lain, karena Ustâdz tersebut teman seperguruan dan karena yang menyebutnya syaikh juga teman-temannya dari syaikh-syaikh baru? Jawaban:Kalau seseorang sudah dijuluki dengan suatu julukan yang biasa berlaku sesuai kebiasaan masyarakat maka julukan tersebut tidaklah masalah, tidak mengapa kita tetapkan julukan tersebut sebagaimana yang ditetapkan oleh masyarakat sesuai dengan kebiasaan …
Pertanyaan:Ustâdzkan pendidikannya di sekolah umum, bukan di sekolah Pesantren, lalu Ustâdz mengenal Islâm Sunnah secara mendalam itu bagaimana ceritanya? Jawaban:Kami dahulu mengenal Sunnah dengan sebab Abul ‘Abbâs Harmîn Rahmatullâh ‘Alainâ wa ‘Alaih, beliau setelah mengenal dan mempelajari sunnah melalui para dâ’î Laskar Jihâd Ahlussunnah wal Jamâ’ah, beliau pulang kampung, dengan membawakan oleh-oleh istimewa untuk kami, beliau bawakan untuk kami Mushhaf …
Pertanyaan:Kenapa Syaikh Muhammad balik ke Indonesia? Padahal di Yaman ‘ulamâ seperti beliau sangat dimuliakan. Jawaban:Qaddarallâhu wa Mâ Syâ Fa’al, kami kembali ke Tanah Air tentu memiliki hikmah yang banyak: وَٱللَّهُ یَعۡلَمُ وَأَنتُمۡ لَا تَعۡلَمُونَ “Allâh Yang mengetahui sedangkan kalian tidak mengetahui.” [Surat Al-Baqarah: 216].Dahulu kami berpegang dengan nasehat Abul ‘Abbâs Harmîn Rahmatullâh ‘Alainâ wa ‘Alaih untuk lama menuntut ilmu di …
Pertanyaan:Benarkah Syaikh Muhammad pernah safari dakwah ke Batam ini setelah dari Pontianak? Itu kapan Syaikh? Jawaban:Kita keluar dakwah ke Batam pada awal-awal Dzulqa’dah 1436, waktu itu kita menginap di rumah kontrakan yang telah disediakan oleh para ikhwah, tempatnya di Batu Besar Batam, sekitar dua pekan kita di sana, sempat kita adakan kajian Masâilul Jâhiliyyah di rumah kontrakan, tatkala seorang muadzdzin …