Luar biasa orang yang senang melakukan berbagai kebaikan dan suka memberi lalu dia merasa seolah-olah tidak berbuat apa-apa, dia tidak ingin merasa menanam jasa dan tidak pula mengharapkan balasan serta ucapan terima kasih, prinsipnya seperti yang disebutkan: إِنَّمَا نُطْعِمُكُمْ لِوَجْهِ ٱللَّهِ لَا نُرِيدُ مِنكُمْ جَزَآءً وَلَا شُكُورًا “Sesungguhnya kami memberi pemberian kepada kalian hanya mengharapkan wajah Allah, kami tidak menginginkan …
Pertanyaan:Ustadz, apa makna dari kalimat al hauru ba’dal kaur? Apakah itu lafazh hadits atau bukan Ustadz?. Jawaban:Makna dari al haur ba’dal kaur adalah: الرجوع من الإيمان إلى الكفر أو من الطاعة إلى المعصية “Kembali dari keimanan kepada kekafiran atau dari ketaatan kepada kemaksiatan.”Itu di antara makna yang diterangkan oleh At Tirmidzi di dalam “Sunan”nya dan yang lainnya.Dan itu termasuk dari …
Pertanyaan:Ustadz, Ahsanallah ilaikum Ustadz. Ustadz ada titipan pertanyaan dari orang tua. Kenapa haji tamattu’ harus membayar dam, kan belum terjadi pelanggaran?. Jawaban:Kewajiban membayar dam pada haji tamattu’ bukan karena ada suatu pelanggaran padanya namun itu sebagai bentuk syukur kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala karena telah memberi kenyamanan dan kemudahan, sebabnya dalam satu safar dapat melaksanakan dua ibadah, yaitu melaksanakan umrah …
Pertanyaan:Ustadz, boleh bertanya?.Kalau kita was-was wudhu, apakah bisa pengaruh ke akidah?. Terutama kena di rukun iman ke enam qadha dan qadar (takdir). Saya sudah tiga tahun sejak ragu wudhu tidak bisa khusu’ dan menikmati ibadah shalat.Apa obatnya?. Syukran. Jawaban:Was-was harus dilawan, jika muncul berupa bisikan atau perasaan bahwa wudhu belum sah atau anggota wudhu belum terkena basuhan air maka hendaklah …
Pertanyaan:Ahsanallahu ilaik, Ustadz, benarkah hadits ini termasuk hadist dhaif?: يُوشِكُ أَنْ يَأْتِيَ عَلَى النَّاسِ زَمَانٌ لَا يَبْقَى مِنَ الْإِسْلَامِ إِلَّا اسْمُهُ، وَلَا يَبْقَى مِنَ الْقُرْآنِ إِلَّا رَسْمُهُ، مَسَاجِدُهُمْ عَامِرَةٌ وَهِيَ خَرَابٌ مِنَ الْهُدَى، عُلَمَاؤُهُمْ شَرُّ مَنْ تَحْتَ أَدِيمِ السَّمَاءِ، مِنْ عِنْدِهِمْ تَخْرُجُ الْفِتْنَةُ وَفِيهِمْ تَعُودُ “Hampir saja akan datang suatu masa di mana tidak tersisa dari Islam kecuali namanya, tidak …
Pertanyaan:‘Afwan izin tanya lagi, dzikir pagi sudah cukup kan Ustadz untuk menghalangi orang-orang yang hasad dan benci sama usaha kita?. Karena beberapa di antara mereka ada yang menggunakan semacam sihir, agar usaha orang lain bangkrut, entah pakai semacam santet atau jimat atau sihir. Begitu atau ada doa lain yang shahih?. Jawaban:Dzikir pagi kalau dilihat dari sisi membentengi diri dari hasad …
Pertanyaan:Ahsanallahu ilaik, Ustadz. Kita mengetahui kalau seorang berbuat dosa, yang dosanya itu di publik, maka kalau dia taubat, ada kewajiban juga untuk menjelaskan ke publik ya Ustadz?. Ada waktu itu seseorang yang share konten istihza’ biddin, sudah ana nasihati agar dihapus, dia menerima dan menghapus kontennya. Namun terkait kewajiban menjelaskan ke publik ini, belum. Entah karena malu dan selainnya. Sedangkan …
Pertanyaan:Izin bertanya Ustadz: Apakah Jamaah boleh men-charge HP atau Gadget lainnya di Masjid?. Dalam hal-hal ini Pengurus Masjid membolehkan atau mengizinkan Jama’ah untuk mencharge HP atau Gadget lainnya. Jawaban:Ketika pengurus masjid mengizinkan maka tidak mengapa bagi jama’ah untuk men-charge HP atau Gadget mereka, dan kita mengira dengan tersedianya stop kontak di dalam masjid itu menunjukkan pembolehan, karena sama seperti tersedianya …
Pertanyaan:‘Afwan izin tanya Ustadz, Sunnah-sunnah terhadap jenazah apa saja?, boleh dibantu?. Apakah baca Yasin termasuk Sunnah?. Jawaban:Sunnah-sunnah terhadap jenazah yang Muslim sangatlah banyak, di antaranya:1). Menshalatkannya, semakin banyak orang yang menshalatkannya maka akan lebih baik, berkata Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam: مَا مِنْ رَجُلٍ مُسْلِمٍ يَمُوتُ فَيَقُومُ عَلَى جَنَازَتِهِ أَرْبَعُونَ رَجُلًا لَا يُشْرِكُونَ بِاللَّهِ شَيْئًا إِلَّا شَفَّعَهُمْ اللَّهُ فِيهِ “Tidaklah …
Pertanyaan:Ustadz, ini ana mau bertanya. Ana kemarin dari hari Kamis sampai di tempat safar, lalu esok yaitu Ahad, ana akan balik ke kediaman ana di Medan. Apakah besok kami saat menuju Medan kami boleh jama’ dan qashr maghrib dan isya di tempat tinggal kami selama safar ini? Atau menunggu jalan terlebih dahulu menuju Medan baru kami bisa jama’ dan qashr?. …