Pertanyaan:Sebenarnya Ustadz yang lakuin hari raya hari ini ikutnya ru’yah hilal negeri atau ikut hisab?. Jawaban:Yang ber’idul fithri hari ini (Jum’at, 20 Maret 2026) dari kalangan Muhammadiyah ikut hisab, adapun yang selain Muhammadiyah maka terdiri dari berbagai komunitas, tapi ada dari suatu komunitas yang memilih ber’idul fithri hari ini padahal sebelumnya dia pengikut ru’yah hilal global yakni yang penting sudah …
Pertanyaan:Apa benar Ustadz ada berita bilang di Aceh nampak hilal namun kurang tebal?. Jawaban:Kalau hilal nampak oleh kasat mata maka camera atau vidio sangat mungkin untuk digunakan merekam penampakannya, tapi selama ini yang mengaku melihat hanya menggunakan alat bantu yang akhirnya melahirkan kesimpulan hilal kurang tebal. Hakekatnya tidak bisa terlihat oleh kasat mata karena memang masih fase bulan mati tapi …
Pertanyaan:Ustadz kenapa yang mengikuti ru’yah hilal global hari ini tidak pada ikut shalat ‘Id, bukanlah di Jabodetabek sudah ada yang shalat ‘Id, kenapa tidak ikut ru’yah mereka?. Jawaban:Alhamdulillah sudah banyak sekali kita terangkan masalah ini, hanya saja sikap fanatik yang menjadi penghalang bagi mereka untuk mau menyadari. Kenyataan yang kita dapatkan hari ini (Kamis 19 Maret 2026) memang telah ada …
Pertanyaan:‘Afwan tanya Ustadz, apakah benar tidak boleh bayar zakat fithrah sebelum tanggal 27 Ramadhan?. Jazakumullahu khairan. Jawaban:Menetapkan suatu hukum boleh atau tidaknya maka harus berdasarkan dalil, dan sejauh yang kita ketahui Wallahu A’lam tidak ada satu pun dalil yang menunjukkan ketidakbolehan mengeluarkan zakat fithrah sebelum tanggal 27 Ramadhan, yang tidak boleh mengeluarkan zakat fithrah itu adalah sebelum Ramadhan dan setelah …
Pertanyaan:Ustadz ana ingin bertanya, apakah obat tetes mata jika dipakai saat berpuasa dapat membatalkan puasa?. Jawaban:Terjadi perbedaan pendapat di kalangan Ahlul ‘Ilmi, Asy-Syafi’iyyah berpendapat tidak batalnya puasa orang yang menetesi matanya dengan obat, argumen mereka: أنَّهُ لَا مَنفَذ بَينَ العَينِ وَالجَوفِ أو الدِّمَاغِ “Bahwasanya tidak ada saluran penghubung antara mata, rongga perut atau otak.”Atas dasar inilah mereka menganggap tidak batalnya …
Pertanyaan:Ahsanallah ilaikum ustadz, ijin bertanya, wanita yang berada dalam masa Iddah zakat fitrahnya menjadi tanggungan siapa?. Jawaban:Wanita yang ditalak oleh suaminya dengan talak raj’i maka dia masih berstatus sebagai isteri, selama dia masih berada dalam masa ‘iddah maka zakat fithrahnya dibayarkan oleh suaminya sebagaimana pula nafkahnya menjadi kewajiban suami, berkata Imam An-Nawawi: تجب عليه فطرة زوجته الرجعية كنفقتها “Wajib bagi …
Pertanyaan:Ustadz Abu Ahmad Muhammad Khidhir semoga Allah menjaga kalian. Izin bertanya, bolehkah membayar zakat fitrah berupa uang yang dikirimkan ke family atau saudara yang membutuhkan yang berada di luar daerah?. Jawaban:Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam sembilan kali melewati Ramadhan dari setelah ditentukan takaran atau nilai diwajibkannya zakat hingga Ramadhan terakhir beliau, tidak ada satu riwayat pun yang menyebutkan bahwa beliau …
Pertanyaan:Apa amalan yang paling utama untuk dilakukan pada malam hari di sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan?. Apakah membaca Al-Qur’an, shalat, berdzikir, atau berdoa?. Jawaban:Amalan yang afdhal (paling utama) untuk dikerjakan pada malam-malam sepuluh hari terakhir di bulan Ramadhan dalam mencari Lailatul Qadr adalah shalat, sebagaimana telah disunnahkan dan dilakukan oleh Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, dan Asy-Syaikhan meriwayatkan di dalam …
Pertanyaan:Semoga Allah selalu menjaga Antum dan keluarga Ustadz. Ijin bertanya Ustadz, berkaitan dengan pembahasan witir yang telah disebutkan. Bagaimana cara kita melakukan witir dengan lima raka’at?. Apakah boleh dilakukan langsung lima raka’at dengan satu salam, atau dilakukan setiap dua raka’at salam dan ditutup dengan satu salam?. Jazakallahu khairan wa Barakallahu fikum ya Ustadz. Jawaban:Alhamdulillah ada keluasan dalam melakukan berbagai tata …
Pertanyaan:Izin bertanya Ustadz,Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda: أَقْرَبُ مَا يَكُونُ الْعَبْدُ مِنْ رَبِّهِ وَهُوَ سَاجِدٌ فَأَكْثِرُوا الدُّعَاءَ “Keadaan seorang hamba yang paling dekat dengan Rabb-nya adalah ketika ia sedang sujud, maka perbanyaklah doa.”Berkaitan dengan hadits tersebut Ustadz, apakah kita dianjurkan memperbanyak doa ketika sujud secara mutlak dalam shalat atau khos di sujud yang terakhir berdasarkan dalil yang lain? Dan …