Pertanyaan:Pak Ustadz, kalau orang sangat perhatian kepada kucingnya sampai kebutuhan makan minumnya terjamin, pemeriksaan kesehatannya ke klinik terjamin hingga biaya untuk kucingnya dalam sebulan sampai jutaan. Apakah itu berdosa?. Jawaban:Berdosa kalau orang-orang yang di bawah tanggungjawabnya tidak dia jamin kebutuhan dan kesehatan mereka, demikian pula para tetangganya kalau tidak mendapatkan perhatian darinya sebagaimana perhatiannya terhadap kucingnya, apalagi kalau di antara …
Pertanyaan:Apakah benar kalau khatib rutin berdo’a saat khutbah itu bid’ah?. Jawaban:Ada dari Ahli ‘Ilmi seperti Asy-Syaikh Muqbil Al-Wadi’i Rahimahullah berpendapat demikian, beliau berkata: للحاجة لا بأس بذلك، أما الاستمرار فهو يُعد بدعة، في آخر كل خطبة وهو يدعو هذا لم يثبت عن النبي صلى الله عليه وعلى آله وسلم “Dengan adanya kebutuhan maka tidak mengapa untuk berdo’a, adapun selalu berdo’a …
Pertanyaan:Ustâdz Hafizhakumullâh, izin bertanya: قُلۡ هَلۡ عِندَكُم مِّنۡ عِلۡمٍ فَتُخۡرِجُوهُ لَنَآ “Katakanlah (wahai Nabî): “Adakah kalian memiliki ilmu sehingga kalian bisa mengemukakannya kepada kami?.” [Surat Al An’âm: 148].Dhâmîr «نَا» pada «فتخرجوه لنا» itu siapa?.Apakah nahnu litta’zhîm, yaitu Allâh ‘Azza wa Jalla?. Apakah ke Nabî Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam?. Apakah Allâh Jalla wa ‘Alâ dan Nabî Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam?. Jawaban:Dari …
Pertanyaan:Orang yang mempelajari ilmu filsafat berargumen dengan Ibnu Taimiyah yang mempelajari ilmu filsafat, apa dibenarkan argumen seperti itu?. Jawaban:Alhamdulillah, Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah Rahimahullah lautan ilmu, beliau sebelum mengupas kesesatan filsafat, beliau telah kuat dan kokoh akidah tauhidnya dan beliau kaya akan istilah-istilah Arab. Tidaklah beliau melihat suatu ilmu filsafat atau mendengarkannya melainkan beliau membantahnya. Adapun mereka yang membolehkan mempelajari …
Pertanyaan:Pagi Ustadz, saya izin bertanya. Kalau saya bangun kesiangan sekitar jam 5.40 dan baru mulai shalat Shubuh jam 5.45, saya lihat matahari belum terlalu naik. Apakah shalat shubuh saya sah?. Terima kasih Ustadz, mohon pencerahannya. Jawaban:Shalat shubuhmu sah, pernah Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersama para Shahabatnya tertidur di saat safar, dan mereka bangun saat matahari telah terbit, disebutkan oleh …
السّلَامُ عَلَيكُم وَرَحمةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ بِسمِ اللّٰهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِإِِنَّ الْحَمْدَ للّهِ، نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِينُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللّهُ فَلا مُضِلَّ لَهُ، وَمْنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنْ لا إِلَهَ إِلَّا اللّهُ وَحْدهُ لا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُيَقُولُ اللّٰهُ عَزَّ وَجَلَّ: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلا …
Pertanyaan:Dalil-dalil dan hadits tentang do’a dan takdir, bahwasannya do’a dapat menghapus takdir, apakah shahih?. Jawaban:Hadits tentang masalah do’a dapat menghapus takdir ada perbincangan pada sanadnya, hanya saja memiliki syawahid. Dan datang dalam suatu riwayat dengan lafazh: لا يزيد في العمر إلا البر، ولا يرد القدر إلا الدعاء “Tidak akan bertambah pada umur kecuali kebaikan dan tidak akan menolak takdir kecuali …
Pertanyaan: Mau bertanya soal seorang ma’mum mundur sedikit dari imam ketika shalat berjama’ah hanya berdua, dibilang haditsnya shahih seperti di dalam Musnad Ahmad, apakah itu benar?. Katanya ada tambahan lafazh seorang perawi yang bernama Hatim, yang dia tsiqah dan haditsnya dishahihkan oleh Ahmad Syakir. Ini jika melihat pada pendalilan shahih. Dan kalau melihat pada keadaan imam kalau berpostur pendek, sedangkan …
Pertanyaan:Mau bertanya Ustadz, terkait takdir, kan ada dalil tentang: “Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum, sampai kaum tersebut yang mengubahnya.” Berlaku kah, dengan perumpamaan kejadian begini: Anak tidak berobat, meninggal.Dengan anak yang berobat dan sembuh. Apakah semisal anak yang meninggal tersebut diobati dengan baik, maka akan tetap hidup?. Ataukah takdir kematian akan tetap mendatanginya di saat tersebut, meskipun sudah …
Pertanyaan:Ustadz, mau bertanya: Jawaban:Seseorang yang meyakini tentang tidak wajibnya suatu kewajiban semisal shalat lima waktu yang kaum Muslimin telah berijma’ tentang wajibnya maka dia telah batal keislamannya, meskipun dia mengamalkannya. Keadaannya sama seperti orang yang melakukan pembatal keislaman yang kelima yang telah disebutkan oleh Syaikhul Islam Muhammad bin ‘Abdil Wahhab Rahmatullah ‘Alaina wa ‘Alaih: مَن أبغض شيئًا مما جاء به …