Pertanyaan:‘Afwân Ustâdz, apakah benar bahwa Ustâdz berpendapat tenang bumi itu berupa hamparan bukan bulat?. Jawaban:Pendapat kami tentang bumi, bahwasanya bumi berupa hamparan bukan bulat. Bumi tidaklah bulat akan tetapi berupa hamparan, dan ini adalah pendapat yang benar, berkata Allâh Subhânahu wa Ta’âlâ: ٱلَّذِی جَعَلَ لَكُمُ ٱلۡأَرۡضَ مَهۡدࣰا وَسَلَكَ لَكُمۡ فِیهَا سُبُلࣰا وَأَنزَلَ مِنَ ٱلسَّمَاۤءِ مَاۤءࣰ “Allâh yang telah menjadikan bumi …
Pertanyaan:Ustâdz, apa hukumnya mengingkari sihir? Jawaban:Kalau seseorang mengingkari keberadaan sihir itu dalam keadaan belum ditegakkan hujjah kepadanya atau dalîl-dalîl tentang adanya sihir belum sampai kepadanya maka dia diberi udzur, bersamaan dengan itu wâjib baginya untuk bertanya kepada Ahlul ‘ilmi terhadap apa yang dia tidak ketahui: فَاسْأَلُوا أَهْلَ الذِّكْرِ إِنْ كُنْتُمْ لَا تَعْلَمُونَ “Bertanyalah kalian kepada orang-orang yang berilmu jika kalian …
Pertanyaan:‘Afwân Ustâdz, kalau gelar untuk semua At-Tâbi’în, bisa kita katakan Asy-Syaikh, Al-‘Allâmah atau Al-Imâm? Jawaban:Boleh memberi gelar syaikh kepada setiap orang dari kalangan Tâbi’în, karena gelar ini penggunaannya sudah umum dari zaman dahulu hingga zaman sekarang, penggunaannya kepada orang yang tergolong Ahlul ‘Ilmi ataupun yang tergolong Ahlul Khair ataupun orang yang ditokohkan. Dan gelar syaikh ini sudah biasa digunakan di …
Pertanyaan:Ustâdz saya mau bertanya, apakah ada dalîlnya ketika berjabat tangan lalu mengerakanya? Jawaban:Tidak ada dalîlnya, di dalam suatu hadîts shahîh dari Anas bin Mâlik semoga Allâh meridhainya, beliau berkata: ﻟَﻤَّﺎ ﺟَﺎﺀَ ﺃَﻫْﻞُ ﺍﻟْﻴَﻤَﻦِ ﻗَﺎﻝَ: ﺭَﺳُﻮﻝُ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ﻗَﺪْ ﺟَﺎﺀَﻛُﻢْ ﺃَﻫْﻞُ ﺍﻟْﻴَﻤَﻦِ ﻭَﻫُﻢْ ﺃَﻭَّﻝُ ﻣَﻦْ ﺟَﺎﺀَ ﺑِﺎﻟْﻤُﺼَﺎﻓَﺤَﺔِ “Tatkala penduduk Yaman datang (ke Madînah) maka Rasûlullâh Shallallâhu ‘Alaihi wa …
===========—————————— قال السعدي رحمه الله: كلما وجد عسر وصعوبة، فإن اليسر يقارنه ويصاحبه، حتى لو دخل العسر جحر ضب لدخل عليه اليسر، فأخرجه كما قال تعالى: سَيَجْعَلُ اللّٰهُ بَعْدَ عُسْرٍ يُّسْرًا. وكما قال النبي صلى الله عليه وسلم: وإن الفرج مع الكرب، وإن مع العسر يسرا. (تفسير السعدي، ص: ١٠٩٦ / دار ابن الجوزي) Berkata As-Sa’dî Rahimahullâh: “Tiap kali didapati …
Pertanyaan:Apa hukumnya investasi? Jawaban:Investasi atau yang kita kenal dengan menanam modal, ini ada dua bentuk: Pertama: Mudhârabah (bagi keuntungan dan kerugian). Kedua: Ijârah (menyewakan). Pada bagian pertama, yaitu mudhârabah, ini memiliki dasar dari syari’at, sebagaimana disebutkan di dalam hadîts yang diriwayatkan oleh Al-Bukhârî dan Muslim dari Nâfi’, dari ‘Abdullâh bin ‘Umar, dari Rasûlullâh Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam: ﺃَﻧَّﻪُ ﺩَﻓَﻊَ ﺇِﻟَﻰ …
السلفي لا بد من مقارفته لشيء من الخطايا والذنوب لكن غالب حاله السلامة والعافية “Seorang Salafî mesti di antara perbuatannya adalah melakukan sesuatu dari kesalahan-kesalahan dan berbagai dosa, akan tetapi yang mendominasi dari keadaannya adalah selamat dan sehat dari berbagai kesalahan dan dosa.” Diterjemahkan dari status WA: Al-Ustâdz Muhammad Al-Khidhir Hafizhahullâh.
Tatkala ucapan selamat atas hari raya orang-orang yang berkeyakinan bahwa Allâh memiliki anak diucapkan kepada mereka maka ini adalah pemberian dukungan kepada mereka dengan lisân maqâl, pemotivasian kepada mereka untuk mengulangi merayakannya dan memberi tabsyîr (kabar gembira) kepada mereka dengan keselamatan. Padahal Al-Qur’ãn tidak mentabsyîr mereka, bahkan Al-Qur’ãn telah mentahdzîr mereka: وَّيُنْذِرَ الَّذِيْنَ قَالُوا اتَّخَذَ اللّٰهُ وَلَدًا “Dan untuk memperingatkan …
Yang berdosa dan yang berbuat kerusakan di muka bumi adalah manusia, namun mereka tidak takut dari akibat perbuatan mereka, justru yang takut adalah gunung hingga meletus dan terpecah belah. Sungguh bagus apa yang dikatakan oleh Rabul ‘Âlamîn: لَوۡ أَنزَلۡنَا هَـٰذَا ٱلۡقُرۡءَانَ عَلَىٰ جَبَلࣲ لَّرَأَیۡتَهُۥ خَـٰشِعࣰا مُّتَصَدِّعࣰا مِّنۡ خَشۡیَةِ ٱللَّهِۚ وَتِلۡكَ ٱلۡأَمۡثَـٰلُ نَضۡرِبُهَا لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمۡ یَتَفَكَّرُونَ “Kalaulah Kami turunkan Al-Qur’ãn ini …
Pertanyaan:‘Afwân Ustâdz, hadîts berikut sanadnya sampai ke Nabî Shallallâhu Alaihi wa Sallam tidak? عن طارق بن شهاب قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: ﺩﺧﻞ ﺭﺟﻞ ﺍﻟﺠﻨﺔ ﻓﻲ ﺫﺑﺎﺏ ﻭﺩﺧﻞ ﺭﺟﻞ ﺍﻟﻨﺎﺭ في ذبابﻗﺎﻟﻮﺍ: ﻭﻛﻴﻒ ﺫﻟﻚ ﻳﺎ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ؟ﻗﺎﻝ: ﻣﺮ ﺭﺟﻼﻥ ﻋﻠﻰ ﻗﻮﻡ ﻟﻬﻢ ﺻﻨﻢ ﻭﻗﺎﻟﻮﺍ: ﻻ ﻳﺠﻮﺯ ﺃﺣﺪ ﺣﺘﻰ ﻳﻘﺮﺏ ﻟﻪ ﺷﻴﺌﺎ، ﻓﻘﺎﻟﻮﺍ ﻟﻪ: ﻗﺮﺏ ﻭﻟﻮ ﺫﺑﺎﺑﺎ، ﻓﻘﺮﺏ ﺫﺑﺎﺑﺎ …