KEBOLEHAN MEMBUAT PROGRAM BELAJAR DI PONDOK PESANTREN

Pertanyaan:Izin bertanya ke Ustâdz, sistem pondok pesantren dengan program lama belajar beberapa tahun kemudian yang sudah selesai harus mengabdi di pondok pesantren tersebut, apa sistem seperti ini diperbolehkan? Jawaban:Jika pemilik atau pengelola pondok pesantren mempersyaratkan demikian lalu yang mau menjadi santri menyanggupi maka tidak masalah karena disebutkan di dalam suatu hadîts: المؤمنونَ على شروطِهم “Orang-orang beriman atas syarat-syarat mereka.”Ahli ‘Ilmi …

HUKUM MENYEWAKAN MASJID

Pertanyaan:Apakah boleh menyewakan masjid?, karena kami melihat ada orang menyewakan masjid untuk kegiatan da’wah?. Jawaban:Masjid adalah rumah Allâh, dan tidak diperkenankan bagi seorangpun untuk memperjual belikan atau menyewakannya, barangsiapa yang menjadikan masjid sebagai bahan sewaan atau menjadikannya sebagai bahan jual beli maka sungguh dia telah menukar dan merusak agamanya: وَلَا تَشْتَرُوا بِآيَاتِي ثَمَنًا قَلِيلًا وَإِيَّايَ فَاتَّقُونِ “Janganlah kalian menukarkan ayat-ayat-Ku …

MENGQASHAR SHALAT DI SAAT SAFAR MAKSIAT

Pertanyaan:Apakah orang yang safar karena liburan atau tamasyâ tidak boleh mengqashar shalat? Jawaban:Di antara ulamâ berpendapat bahwa kekhususan mengqashar shalat ketika safar hanyalah bagi mereka yang safar pada perkara ketaatan seperti ‘umrah, haji, ziarah, jihâd dan yang semisalnya. Adapun safar pada perkara mubâh seperti rekreasi atau bertamasyâ maka mereka menganggap tidak boleh mengqashar shalat, terlebih lagi safar pada perkara maksiat. …

HUKUM MEMEGANG TONGKAT DI SAAT KHUTBAH JUM’AT

Pertanyaan:Masyâ Allâh bagus sekali ceramahnya Ustâdz, lebih sering lagi kasih kajian di masjid Baiturrahmân. Tapi maaf, kemarin waktu khutbah pegang tongkat ya, tidak apa-apa ya?! Jawaban:Sesungguhnya aku masih banyak kekurangan dalam menyampaikan ilmu, jika memang ada kebagusan dan kebaikan dari apa yang aku sampaikan maka sungguh itu taufîq dari Allâh Subhânahu wa Ta’âlâ: وَمَا تَوْفِيقِي إِلَّا بِاللَّهِ “Tidak ada taufîq …

AKAL DAN AMAL YANG SEHAT BUAH DARI PENEGAKKAN SHALAT

Khutbah Jum’at Al-Ustâdz Muhammad Al-Khidhir KHUTBAH PERTAMA بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهْ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. يَا أَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ …

DUA BEKAL BAGI PEMUDA

ونفس الفتى والله بالعلم والتقى إذا لم يكونا لا اعتبار لنفسه [ محمد الخضر الأندونيسي ] ⛵️ https://t.me/majaalisalkhidhir/5820 Demi Allâh, jiwa seorang pemuda tergantung pada keilmuan dan ketaqwâannya.Jika keduanya tidak ada maka tidak berkapasitas pada dirinya. [ Muhammad Al-Khidhir Al-Andûnîsî ]. ⛵️ https://t.me/majaalisalkhidhir/5822

MENGATASI MASALAH DI ZAMAN FITNAH

Pertanyaan:Di Zaman ini fitnah semakin bertambah dahsyat, maka bagaimana cara mengatasinya? Jawaban:Mengatasinya dengan cara: Pertama: Menyibukan diri dengan ‘ibâdah. Berkata Rasûlullâh  Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam: «الْعِبَادَةُ فِي الْهَرْجِ كَهِجْرَةٍ إِلَيَّ» “Beribadah di waktu fitnah itu seperti hijrah kepadaku” (HR. Muslim dan Ibnu Mâjah dari Ma’qil bin Yasâr). Kedua: Menyibukkan diri dengan mengamalkan sunnah-sunnah Nabî Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam. Berkata Al-Imâm Ahmad Rahimahullâh: …

ETIKA PENCINTA ILMU Pertanyaan:Aku ingin tanya, mohon admin Majâlis sampaikan ke Ustâdznya, aku sudah ikuti banyak channel tahu dari teman-temannya, dan aku tanya tentang admin-adminnya. Banyak ternyata adminnya hanya jadi penjelajah media sosial, bukan orang paham ilmu. Bagaimana sikap aku? Jawaban: Media sosial benar-benar menjadi ujian bagi pecinta ilmu, dan akan menjadi fitnah bagi mereka yang tidak membolehkan mengambil ilmu …

JANGAN PERNAH MENGHAPUS PAHALA INFÂQMU

Pertanyaan:Izin tanya Ustâdz, adakah penghapus amalan selain syirik? Jawaban:Menyesali pemberian atau mengungkitnya merupakan penghapus pahala dari pemberiannya, berkata Allâh Subhânahu wa Ta’âla: یَـٰۤأَیُّهَا ٱلَّذِینَ ءَامَنُوا۟ لَا تُبۡطِلُوا۟ صَدَقَـٰتِكُم بِٱلۡمَنِّ وَٱلۡأَذَىٰ كَٱلَّذِی یُنفِقُ مَالَهُۥ رِئَاۤءَ ٱلنَّاسِ “Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kalian merusak sedekah kalian dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti perasaan penerimanya, seperti orang yang menginfâqkan hartanya karena riya’ kepada manusia.” [Surat …

SALAFÎ SEJATI PANDAI MENGINTROSPEKSI DIRI

Pertanyaan:Seorang saudara salafî tsâbit mencari info tentang psikolog karena mendapati anaknya yang bandel dan susah dibimbing, ingin membawanya ke psikolog. Benarkah anak begitu perlu dibawa ke psikolog? JawabanSebelum dia mencarikan psikolog untuk menanyakan keadaan anaknya yang bandel, maka hendaklah dia mengoreksi akhlâq dan manhâjnya. Mungkin saja dia terlalu berlebihan dalam bermanhâj, berkata Nabî Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam: هَلَكَ الْمُتَنَطِّعُونَ، هَلَكَ …