INTROSPEKSI DIRI TATKALA TIDAK LAGI MENANGIS

Berkata Nabî Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam: ﻋَﻴْﻨَﺎﻥِ ﻟَﺎ ﺗَﻤَﺴُّﻬُﻤَﺎ ﺍﻟﻨَّﺎﺭُ: ﻋَﻴْﻦٌ ﺑَﻜَﺖْ ﻣِﻦْ ﺧَﺸْﻴَﺔِ ﺍﻟﻠَّﻪِ، ﻭَﻋَﻴْﻦٌ ﺑَﺎﺗَﺖْ ﺗَﺤْﺮُﺱُ ﻓِﻲ ﺳَﺒِﻴﻞِ ﺍﻟﻠَّﻪِ “Dua mata yang api Neraka tidak akan pernah menyentuhnya, yaitu: Mata yang menangis karena takut kepada Allâh dan mata yang begadang karena sedang jaga di jalan Allâh.” Riwayat At-Tirmidzî dari ‘Abdullâh bin ‘Abbâs Radhiyallâhu ‘Anhumâ, dari Nabî Shallallâhu ‘Alaihi …

KEUTAMAAN BERSEDEKAH DALAM KEADAAN MENANGIS

Berkata Ka’b Al-Ahbâr Radhiyallâhu ‘Anhu: لأن أبكى من خشية الله فتسيل دموعي على وجنتي أحب إلى من أن أتصدق بوزني ذهبا “Sungguh dengan aku menangis karena takut kepada Allâh lalu mengalir air mataku hingga membasahi kedua pipiku itu lebih aku cintai daripada aku menginfaqkan emas seberat tubuhku.” Lebih dicintai lagi kalau menggabungkan keduanya, yaitu bersedekah dalam keadaan menangis karena Allâh …

MENUTUP TELINGA DARI OCEHAN

Pertanyaan:Ustâdz, saya mau nanya, saya punya saudara perempuan yang baru pula dari pondok pesantren, dia memakai cadar dan dia sangat tidak kuat dengan perkataan orang lain yang sering melecehkannya.Jadi yang saya tanyakan ke Ustâdz, bagaimana caranya untuk menjawab semua perkataan orang yang telah melecehkan atau yang telah menghina cadar saudari saya?Apakah saya harus melawannya, bagaimana pendapat Ustâdz? Jawaban:Semoga Allâh Subhânahu …

DZIKIR DI LISAN, NIAT DI HATI

Pertanyaan:Dzikir dalam hati, apakah sama pahalanya dengan dzikir di ucapan dengan lisan? Jawaban:Dengan adanya perbedaan-perbedaan amalan kebaikan maka berbeda-berbeda pula pada pahalanya, berkata Allâh Subhânahu wa Ta’âla: وَلِكُلࣲّ دَرَجَـٰتࣱ مِّمَّا عَمِلُوا۟ۚ وَمَا رَبُّكَ بِغَـٰفِلٍ عَمَّا یَعۡمَلُونَ “Setiap orang ada tingkatan-tingkatannya sesuai dengan apa yang mereka kerjakan. Dan tidaklah Rabbmu lengah terhadap apa yang mereka kerjakan.” [Surat Al-An’âm: 132]. Adapun dzikir …

JANGAN PERNAH ABAIKAN PERINGATAN

Tatkala kita mengingatkan orang-orang supaya takut dengan sebab keadaan sekarang ini, maka banyak yang berpaling, menjauh dan bahkan sampai memerintahkan untuk meninggalkan.Seandainya Nabî Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam masih hidup lalu menyaksikan langsung keadaan alam sekarang maka pasti beliau akan selalu mengingatkan untuk senantiasa takut sebagaimana takutnya beliau di saat melihat awan hitam, berkata ‘Âisyah Radhiyallâhu ‘Anhâ: وَكَانَ إِذَا رَأَى غَيْمًا …

PENGUASA ADALAH ORANG YANG MEMILIKI KEKUASAAN

Kita tidak membolehkan kaum Muslimîn di suatu negara untuk melakukan pemberontakan terhadap pemimpin Muslim di negara mereka, takala mereka tetap melakukan pemberontakan hingga berhasil merebut kekuasaannya lalu kepemimpinan dari kalangan mereka yang menjadi penguasa maka seluruh warga negara tersebut berkewajiban untuk menerima dan mengakui kekuasaannya serta mendengar dan mentaatinya.Ini masuk pada keumuman perkataan Nabî Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam: إِنْ أُمِّرَ …

JANGAN PERNAH MEREMEHKAN ORANG MUSLIM

Sangat mungkin bagi Allâh ‘Azza wa Jalla untuk menolong agama-Nya dengan siapa pun yang Dia kehendaki. Oleh kerena itu jangan pernah meremehkan kebaikan dan perjuangan orang lain terhadap Islâm ini. Tatkala pernah ada peremehan terhadap suatu kelompok dari umat Islâm yang dicap sebagai Ahlul Bid’ah, bahwasanya mereka tidak akan menaklukkan suatu negeri pun maka Allâh Subhânahu wa Ta’âla perlihatkan tanda …

AKIBAT MENYAKITI ORANG-ORANG BERIMAN

Pertanyaan:Apakah di saat seseorang menyakiti orang lain, maka dia akan dihukum oleh Allâh ‘Azza wa Jalla di kehidupan dunianya? Jawaban:Allâh Subhânahu wa Ta’âlâ berkata: وَالَّذِيْنَ يُؤْذُوْنَ الْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنٰتِ بِغَيْرِ مَا اكْتَسَبُوْا فَقَدِ احْتَمَلُوْا بُهْتَانًا وَّاِثْمًا مُّبِيْنًا “Sesungguhnya orang-orang yang menyakiti orang-orang beriman laki-laki dan orang-orang beriman perempuan dengan tanpa ada kesalahan yang mereka perbuat maka sungguh orang-orang yang menyakiti itu …

KEMANTAPAN DAN KEKOKOHAN DALAM SEGALA URUSAN

Pertanyaan:Ustâdz, penggunaan kalimat: من ثبت نبت “Siapa yang kukuh maka dia akan tumbuh.”Itu pada urusan apa? Jawaban:Pada urusan agama secara umum, dan pada perkara menuntut ilmu secara khusus. Pada perkara agama, berkata Ibnul Qayyim Rahimahullâh: إن الدِّين مَدارُه على أصلينِ: العزم والثبات “Sesungguhnya agama poros perputarannya pada dua landasan, yaitu kemantapan dan kekokohan.”Beliau menyebutkan dalîlnya dari perkataan Nabî ‘Alaihish Shalâtu …

PUASA SUNNAH PADA BULAN MUHARRAM

Pertanyaan:Puasa sunnah apa saja pada bulan Muharram ini? Jawaban:Puasa khusus di bulan Muharram ini adalah puasa Tâsû’â dan Âsyûrâ’, berkata Nabî Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam tentang puasa Tâsû’â: فَإِذَا كَانَ الْعَامُ الْمُقْبِلُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ صُمْنَا الْيَوْمَ التَّاسِعَ “Jika kita berada pada tahun depan maka Insyâ Allâh kita akan puasa Tâsû’â.”Yaitu puasa yang dilakukan pada tanggal sembilan Muharram.Nabî Shallallâhu ‘Alaihi …