Pertanyaan:Ustâdz, apakah hukumnya shalat memakai sajjâdah? Apakah benar bid’ah? Tadi teman datang ke kost menumpang shalat dan menolak memakai sajjâdah. Saya selama ini tidak tahu setiap shalat selalu memakai sajjâdah merasa nyaman saat sujûd tidak sakit. Jawaban:Shalat menggunakan sajjâdah bukanlah termasuk bid’ah, boleh shalat di atasnya, karena Nabî ‘Alaihish Shalâtu was Salâm pernah shalat di atas pengalas, berkata Maimûnah Radhiyallâhu …
Wanita yang sangat bersemangat terhadap ilmu dan menyibukkan diri dengannya lalu ia tidak sempat menuaikan hak suaminya maka ia tidak akan merasakan kelezatan îmân, berkata Nabî ‘Alaihish Shalâtu wa Salâm: وَلَا تَجِدُ امْرأَةٌ حَلاَوَةَ الْإِيمَانِ حَتَّى تُؤَدِّيَ حَقَّ زَوْجِهَا “Seorang wanita tidak akan merasakan kelezatan îmân sampai ia menunaikan hak suaminya.” Riwayat Al-Hâkim.Demikian pula wanita yang menyibukkan diri dengan shalat-shalat …
Pertanyaan:Apakah benar bahwa buah pala haram? Jawaban:Fatwa dari sebagian Ahlul Ilmi Rahmatullah ‘Alaina wa ‘Alaihim tentang buah pala adalah haram, dengan berargumen karena memabukan, barangkali yang mereka maksudkan adalah buah pala yang bukan buah pala dari negeri kita. Adapun buah pala yang kita dapatkan, yang kita tanam dan yang kita konsumsi tidaklah memabukkan. Daging pala dapat dibuat manisan, bahkan bisa …
Pertanyaan:Mana pendapat yang benar bagi wanita hamil atau wanita menyusui: Membayar fidyah atau mengganti puasa? Lalu kapan waktu pelaksanaannya? Jawaban:Pendapat yang benar tentang wanita hamil atau wanita menyusui adalah dikembalikan kepada keadaannya, jika ia mampu berpuasa dan ia yakin bahwa puasanya itu tidak akan memudharatkan dirinya dan anaknya maka ia berpuasa.Adapun kalau ia khawatir dengan berpuasa akan memudharatkan dirinya atau …
Pertanyaan:Apakah wâjib bermadzhab? Jawaban:Tidak ada kewajiban bagi seseorang untuk bermazhab, hanyalah kewajiban baginya adalah mengikuti kebenaran, berkata Allâh Subhânahu wa Ta’âlâ: ﺍﺗَّﺒِﻌُﻮﺍ ﻣَﺎ ﺃُﻧْﺰِﻝَ ﺇِﻟَﻴْﻜُﻢْ ﻣِﻦْ ﺭَﺑِّﻜُﻢْ ﻭَﻟَﺎ ﺗَﺘَّﺒِﻌُﻮﺍ ﻣِﻦْ ﺩُﻭﻧِﻪِ ﺃَﻭْﻟِﻴَﺎﺀَ ﻗَﻠِﻴﻠًﺎ ﻣَﺎ ﺗَﺬَﻛَّﺮُﻭﻥَ “Ikutilah oleh kalian terhadap apa yang telah diturunkan kepada kalian dari Rabb kalian dan janganlah kalian mengikuti para wali dari selain-Nya. Sangat sedikitlah kalian mengambil …
Pertanyaan:‘Afwân Ustâdz izin bertanya:Apakah ada dalîl keutamaan bersedekah secara khusus pada hari jum’at? Jawaban:Pada zaman Nabî Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam ada seseorang wanita tua biasa membuat hidangan setiap hari Jum’at, berkata Sahl bin Sa’d Radhiyallâhu ‘Anhu: كَانَتْ لَنَا عَجُوزٌ تَأْخُذُ مِنْ أُصُولِ سِلْقٍ فَتَجْعَلُهُ فِي القِدْرِ وَتُكَركِرُ حَبَّاتٍ مِنْ شَعِيرٍ، فَإِذَا صَلَّيْنَا الْجُمُعَةَ وَانصَرَفنَا وَنُسَلِّمُ عَلَيهَا فَنُقَدِّمُهُ إِلَيْنَا، فَكُنَّا نَفْرَحُ …
Pertanyaan:Bolehkah mendoakan Ahok dengan doa: “Hadâhullâh” (semoga Allâh memberi hidayah kepadanya)? Jawaban:Mendoakan non muslim dengan doa hidayah supaya masuk Islâm adalah perkara yang boleh. Jangankan non muslim seperti Basuki Tjahaja Purnama ini, non muslim yang keadaannya seperti Abû Jahl saja boleh didoakan hidayah supaya masuk Islâm. Nabî akhir zaman Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam pernah berdoa: اللّٰهُمَّ أَعِزَّ الْإِسْلَامَ بِأَحَبِّ هٰذَينَ …
Maktabah Al-Khidhir yang ditempati saat ini, semoga Allâh Jalla Wa’alâ memberkahi tempat tersebut dan memberi balasan dengan sebaik-baik balasan kepada Ustâdzunâ Abû Ahmad Al-Khidhir beserta keluarganya حفظهم الله dan juga bagi orang yang baik hati sudah memberi keluangan untuk menempati tempat ini. Banyak cerita yang kami alami, walaupun kadangkalanya bosan datang menimpa diri tapi tahun demi tahun, bulan demi bulan …
Orang kalau hanya memiliki rasa takut terhadap ancaman dari Allâh Subhânahu wa Ta’âlâ maka akan membuatnya tidak akan banyak melakukan kebaikan, sampai dia memiliki harapan dan cinta terhadap apa yang Allâh ‘Azza wa Jalla janjikan. Oleh karena itu Allâh Tabâraka wa Ta’âlâ selalu menyebutkan rasa takut bersamaan dengan harapan sebagaimana pada perkataan-Nya: تَتَجَافَىٰ جُنُوبُهُمۡ عَنِ ٱلۡمَضَاجِعِ یَدۡعُونَ رَبَّهُمۡ خَوۡفࣰا وَطَمَعࣰا …
Kita merasa kaget tatkala beberapa orang mengatakan bahwa di antara para Ustâdz yang dulu pernah kita belajar ke mereka: “Bahwa mereka telah rujû’, sebagian mereka pernah terkena fitnah.” Kita pun menanyakan: “Terkena fitnah apa?” Di antara mereka menjawab: “Pernah keras.” Kita menanyakan lagi: “Lalu rujû’ dari apa?”. Di antara mereka menjawab: “Rujû dari mengharamkan gambar makhluk bernyawa, sehingga sudah pada …