PERSELISIHAN PARA NABÎ

Pertanyaan:‘Afwân Ustâdz, ana dapat pernyataan dari seseorang bahwa adiknya Ustâdz sendiri menyelisihi Ustâdz sewaktu di Dammâj, apakah ini benar? Dan apakah memang benar bahwa Ustâdz punya adik?. Jawaban:Jangankan kita sebagai pengikut para Nabî Shallallâhu ‘Alaihim wa Sallam, di antara dari para Nabî juga ada yang menyelisihi yang lainnya. Hârûn pernah menyelisihi Mûsâ Shallallâhu ‘Alaihimâ wa Sallam pada suatu perkara hingga …

AKIBAT MENGANDALKAN PRASANGKA

Pertanyaan:Ada yang mengatakan bahwa Abû Ahmad membuat pertanyaan dan jawab sendiri adalah kebiasaannya sendiri. Apa benar tuduhan ini?. Jawaban:Mereka yang mengatakan itu di dalam grup mereka “Al-Fawâid Adz-Dzahabiyyah” akan ditertawai oleh orang yang telah bertanya kepada kita, mereka berani membicarakan kita sesuai dengan sangkaan mereka: يٰٓأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا اجْتَنِبُوا كَثِيرًا مِّنَ الظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ إِثْمٌ وَلَا تَجَسَّسُوا وَلَا يَغْتَب بَّعْضُكُمْ …

TANGAN YANG DI ATAS LEBIH BAIK DARIPADA TANGAN YANG DI BAWAH

Pertanyaan:Ustâdz, saya pernah dengar orang lagi buka donasi buat dakwah menganjurkan untuk berdonasi dengan yang terbaik, kalau orang kaya memberi harta benda namun sedikit atau memberi yang bekas pakai, maka orang kaya itu dijadikan buah bibir. Apa boleh demikian?. Jawaban:Bagaimanapun orang yang memberi itu lebih baik daripada orang yang menerima, dia kaya atau miskîn, tatkala dia memberi maka dialah orang …

NASEHAT TERBUKA UNTUK YANG MEMBUKA AIB ORANG TUA DI SOSIAL MEDIA

Pertanyaan:Pak Ustâdz, jika boleh saya mau bertanya soal berita seorang anak perempuan membongkar kedok ibu kandungnya lantaran ibu kandungnya dibilang berzina dengan suaminya, sampai privasi dan pesan khusus ibu kandungnya diceritakan di media. Apakah boleh berbuat seperti itu terhadap ibu kandung sendiri? Adakah nasehat yang bisa menyadarkan buat anak perempuan tersebut?. Jawaban:Kita nasehatkan kepada wanita tersebut untuk bertaqwâ kepada Allâh …

KEBERSAMAAN DENGAN ‘ULAMÂ

Pertanyaan:Bagaimana menjawab pernyataan orang yang menyebutkan bahwa kami “menyendiri dari ‘Ulamâ” padahal kami yang telah banyak mengambil pendapat ‘Ulamâ dan mengkaji kitâb ‘Ulamâ yang masih hidup maupun yang sudah meninggal dunia?. Jawaban:Kalau pernyataan itu dari orang yang ditokohkan atau orang sudah diakui termasuk ‘Ulamâ, barangkali dia menginginkan supaya kalian bersamanya dan berkelompok dengan kelompoknya. Kenyataan di zaman ini banyak kelompok …

HUKUM BERSENDAWA

Pertanyaan:Ustadz mau nanya terkait hadist ini: تجشأ رجل عند النبي صلى الله عليه وسلم فقال: كف عنا جشاءك فإن أكثرهم شبعا في الدنيا أطولهم جوعا يوم القيامة “Ada orang yang bersendawa di dekat Nabî Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam, lalu beliau berkata: “Tahan sendawamu di hadapan kami, karena orang yang paling sering kenyang di dunia, akan paling lama laparnya di hari …

AKIBAT KEBANYAKAN BELAJAR AGAMA LEWAT MEDSOS DARIPADA BERMAJLIS

Pertanyaan:Bagaimana tanggapan Al-Ustâdz Muhammad Al-Khidhir terhadap Hanung yang ia bicarakan di grup Ghibah bahwa Abû Ahmad Khidhir seperti menjauhkan diri dari asâtidzah dan katanya menyendiri dan beberapa pembicaraannya yang lain atas Abû Ahmad Khidhir. Dan kawan grup Ghibahnya bilang juga bahwa jamâ’ah Ustâdz Abû Ahmad Khidhir bahas takfîrî berlebihan?. Jawaban:Itulah keadaan mereka yang bergrup-grup dan berkelompok-kelompok, saling bertentangan sikap dan …

MANHAJ SALAF ANTARA BERBAKTI KEPADA ORANG TUA DAN BARÂ’

Pertanyaan:Ustâdz, bagaimana menjawab syubhat orang-orang bahwa mengkâfirkan orang itu besar dan berat perkaranya. Sampai ada orang cerdik bilang bahwa kalau nanti mengkâfirkan maka orang tua sendiri bisa dikafirkan.” Jawaban:Demikian pula menganggap Islâm seseorang itu juga besar dan berat perkaranya, bahkan jauh lebih besar dan berat perkaranya kalau sudah jelas-jelas nampak melakukan kekafiran atau kesyirikan besar lalu meragukannya, terlebih lagi kalau …

JANGAN MENGHARDIK ORANG YANG MINTA-MINTA

Pertanyaan:Ustâdz, izin nanya: Apa betul kalau setiap orang minta-minta itu hizbî dan tidak boleh diberi, karena tergolong menolong dalam dosa, katanya dalîlnya itu firman Allâh Ta’âlâ: “Jangan kalian tolong menolong dalam dosa dan permusuhan”?. Jawaban:Orang yang meminta-minta itu berbeda-beda, jika tidak jelas dan tidak nampak dia meminta-minta sebagai profesi dirinya atau untuk bergantung pada meminta-minta maka hukum asalnya kita memberinya …

ISTIGHFÂR PARA HAMBA ALLÂH YANG MEREKA SELALU BERBUAT SALAH

Pertanyaan:Ustâdz mohon bimbingannya, saya sebagai hamba Allâh yang biasa bikin dosa, saya berjihâd meninggalkan dosa-dosa tapi masih saja mengulangi, saya menangis dan selalu berucap istighfâr tapi sehabis itu saya lalai lalu bikin dosa lagi. Apakah betul saya pendusta dalam bertaubat? Apakah betul saya ini istighfârnya tidak diterima karena hanya dibibir saja? Mohon Ustâdz bimbingannya, terima kasih Ustâdz, Ustâdz minta tolong …