Dalīl adalah ayat, Nabī Shallallāhu ‘Alaihi wa Sallam berkata: بلغوا عني ولو آية “Sampaikan oleh kalian dariku meskipun satu ayat.” Yakni walaupun satu dalīl, baik itu dalīl berupa ayat dari perkataan Allāh (Al Qur’ãn) atau pun dalīl berupa perkataan, perbuatan dan penetapan dari Nabī Shallallāhu ‘Alaihi wa Sallam (Al Hadīts).Dalīl juga bermakna alamat sebagaimana yang disebutkan Asy Syaikh Ibnu Ãjurrūm: …
Berkata Allâh Subhânahu wa Ta’âlâ: كِتَـٰبࣱ فُصِّلَتۡ ءَایَـٰتُهُۥ قُرۡءَانًا عَرَبِیࣰّا لِّقَوۡمࣲ یَعۡلَمُونَ “Kitâb yang dijelaskan ayat-ayatnya berupa bacaan dalam bahasa Arab bagi kaum yang mengetahui.” [Surat Fushshilat: 3].Bila ada orang berani berbicara tentang Al Qur’ãn dan As Sunnah atau menarik hukum dari keduanya dalam keadaan dia tidak bisa bahasa Arab dan tidak mengerti serta tidak paham terhadap bahasa Arab maka …
Pertanyaan:Ustādz, sekarang Ana sedang mengikuti kajian Ustādz pada pelajaran At Tuhfah As Sālimiyyah fī Syarhi Matni Al Ãjurrūmiyyāh. Apakah dengan mengikuti kajian lewat channel telegram ini jadi boleh Ana mengakui Ustādz sebagai guru Ana walau Ana belum pernah jumpa Ustādz karena daerah berjauhan sekali?. Jawaban:Boleh bagi siapa pun yang hidup sezaman dengan seseorang untuk mengakuinya sebagai gurunya tatkala dia telah …
Pertanyaan:Ustādz, apakah bisa dibenarkan perkataan Bapak Pendiri Muhammadiyah Kyai Ahmad Dahlan berikut ini?:“Perhatikan alam dan bangsamu, jika di suatu bangsa yang beriman, mereka mengaku sebagai pemimpin yang baik namun jika terjadi kerusakan akibat bencana alam yang berturut-turut maka itu pertanda rusak pemimpinmu, jika rusak pemimpinmu maka rusaklah tatanan masyarakatmu, mereka saling memfitnah, saling menghujat, saling mencela tak bisa terhindarkan, di …
SETIAP ORANG YANG TIDAK MEMELUK AGAMA ISLĀM SETELAH DIUTUSNYA MUHAMMAD SHALLALLĀHU ‘ALAIHI WA SALLAM DI MUKA BUMI MAKA DIA ADALAH KAFIR DIPERKECUALIKAN BAGI SIAPA YANG BELUM SAMPAI HUJJAH KEPADANYA Pertanyaan:Ustādz, ada pertanyaan titipan dari orang awam: Siapa saja kah yang termasuk orang orang kāfir itu? Apakah kristen, yahūdī, hindu, budha, semua adalah kāfir?. Tolong jelaskan rinciannya, Jazākallāhu khairan. Jawaban:Siapa saja …
Pertanyaan:Ustādz, ada seorang suami menjimā’i isterinya di pagi hari, setelah jimā’, isterinya tidak langsung mandi, ia tunda hingga menjelang zhuhur. Saat masuk zhuhur ia haid dan belum sempat mandi, apakah tetap wājib ia mandi Ustādz?. Jawaban:Kewajiban menyegerakan mandi bagi yang junub yaitu apabila dia ingin shalat, adapun kalau dia berada di selain waktu shalat maka tidak mengapa untuk tidak bersegera …
Pertanyaan: السَّفَرُ قِطْعَةٌ مِنَ الْعَذَابِ يَمْنَعُ أَحَدَكُمْ نَوْمَهُ وَطَعَامَهُ وَشَرَابَهُ “Safar adalah bagian dari azab, yang menghalangi salah seorang di antara kalian pada tidurnya, makannya dan minumnya.”Maksudnya? Kenapa dikatakan sebagai adzab?. Jawaban:Karena dengan sebab safar, seseorang akan mendapatkan berbagai rasa berat, rasa lelah, letih, kurang tidur, kurang makan, kurang minum dan terpisahkan dengan keluarga. Jadi seakan-akan dia sedang teradzab, oleh …
Pertanyaan:Mau tanya Ustādz, tentang hadīts ini shahīh apa tidak Ustâdz?. اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَأَرْذَلِ الْعُمُرِ وَالْبُخْلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ “Yā Allāh aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan, kemalasan, kejelekan pada waktu tua dan kekikiran. Dan aku berlindung kepada-Mu dari siksa kubur dan bencana kehidupan dan kematian.”Sukran jawabannya Ustādz, Jazākumullāhu khairan. Jawaban:Hadīts …
Pertanyaan:Akan ada pemimpin-pemimpin yang berkata dan beramal tanpa ilmu, dan solusi menghadapinya. Rasūlullāh Shallallāhu’alaihi Wasallam bersabda: أَلَا إِنِّي أُوشِكُ أَنْ أُدْعَى فَأُجِيبَ فَيَلِيَكُمْ عُمَّالٌ مِنْ بَعْدِي، يَقُولُونَ بِمَا يَعْلَمُونَ، وَيَعْمَلُونَ بِمَا يَعْرِفُونَ، وَطَاعَةُ أُولَئِكَ طَاعَةٌ، فَيَلْبَثُونَ كَذَلِكَ دَهْرًا، ثُمَّ يَلِيَكُمْ عُمَّالٌ مِنْ بَعْدِهِمْ، يَقُولُونَ مَا لَا يَعْلَمُونَ، وَيَعْمَلُونَ مَا لَا يَعْرِفُونَ، فَمَنْ نَاصَحَهُمْ، وَوَازَرَهُمْ، وَشَدَّ عَلَى أَعْضَادِهِمْ فَأُولَئِكَ قَدْ هَلَكُوا، …
Sangat tidak cukup bagi Anda untuk mengatakan: وَكَمْ مِنْ مُرِيدٍ لِلْخَيْرِ لَنْ يُصِيبَهُ “Betapa banyak orang yang menginginkan kebaikan namun tidak mendapatkannya.”Beliau mengatakan perkataan tersebut disebabkan adanya sekelompok manusia mengadakan dzikir jama’ah dengan menghitung-hitung kerikil, ketika ‘Abdullāh bin Mas’ūd Radhiyallāhu ‘Anhu mengingkari mereka maka mereka menjawab: ﻣَﺎ ﺃَﺭَﺩْﻧَﺎ ﺇِﻟَّﺎ ﺍﻟْﺨَﻴْﺮَ “Tidaklah kami menginginkan kecuali kebaikan.”Maka ‘Abdullāh bin Mas’ūd Radhiyallāhu ‘Anhu …