Pertanyaan:Menyoal pertanyaan Afiq ke Ustâdz Shiddîq dan Ustâdz Harîts yang tadi disampaikan ke Ustâdz bahwa Ustâdz jarang berkomunikasi dengan Asâtidzah Ahlissunnah yang lain sebagaimana dia sebutkan di channel Al-Hujjahnya, dia sempat simpulkan bahwa Ustâdz barâ’ terhadap Ahlussunnah dan walâ’ dengan hizbiyyûn? Jawaban:Lâ haula walâ quwwata illâh Billâh, orang satu ini masih saja terus bermain di atas fitnahnya, bagaimana dia akan …
Kalau tidak memiliki kekuasaan untuk menjadi penguasa muslim yang adil maka jadilah muslim yang penyayang terhadap sesama muslim atau jadilah muslim yang memiliki ‘iffah, yaitu tidak meminta-minta untuk memenuhi kebutuhan hidup. Dengan sebab itu kamu akan menjadi penghuni Surga, berkata Nabî ‘Alaihish Shalâtu was Salâm: وَأَهْلُ الْجَنَّةِ ثَلاَثَةٌ ذُو سُلْطَانٍ مُقْسِطٌ مُتَصَدِّقٌ مُوَفَّقٌ وَرَجُلٌ رَحِيمٌ رَقِيقُ الْقَلْبِ لِكُلِّ ذِي قُرْبَى …
Pertanyaan:Bolehkah menelusuri ilmu di channel ilmu-ilmu yang dilihat penukilannya dari ilmu Salafî namun tidak mengetahui pemilik channelnya? Jawaban:Seorang Muslim hendaklah berhati-hati dalam menelusuri ilmu di berbagai media sosial terkhusus di channel telegram, betapa banyak orang menerlantarkan kebaikan dan berubah perilaku baiknya menjadi buruk disebabkan ilmu yang tidak jelas yang mereka peroleh dari berbagai media. Di antara para memilik channel ada …
Pertanyaan: Pertanyaan:Ustâdz mau menyoal masalah penulisan gelar Ustâdz yang dipermasalahkan oleh orang yang lagi siuman, dia menyebutkan bahwa Ustâdz Irham tidak tawâdhu’ karena seringkali menulis gelar Ustâdz di channelnya?. Jawaban:Subhânallâh, ini baru julukan Ustâdz yang ditulis sudah dipermasalahkan, bagaimana kiranya kalau julukan Syaikh yang dituliskan?.Alhamdulillâh tatkala nama kita dituliskan dengan julukan Ustâdz atau Muballigh kita biarkan itu, karena itu yang …
Pertanyaan:Ustâdz apakah ada doa khusus agar bisa mendapatkan anak yang shâlih? Jawaban:Allâh Subhânahu wa Ta’âla telah mengajarkan doa khusus supaya hamba-Nya memiliki anak yang shâlih, di antaranya yaitu: رَبِّ هَبۡ لِی مِنَ ٱلصَّـٰلِحِینَ “Wahai Rabbku berikanlah untukku anak-anak yang shâlih.” [Surat Ash-Shaffât: 100].Di antaranya pula yaitu: رَبِّ هَبۡ لِی مِن لَّدُنكَ ذُرِّیَّةࣰ طَیِّبَةًۖ إِنَّكَ سَمِیعُ ٱلدُّعَاۤءِ “Wahai Rabbku berikanlah untukku …
Termasuk dari sebab keberhasilan penuntut ilmu dan keberkahan pada ilmunya yaitu tatkala dia ke ustâdznya untuk menuntut ilmu maka dia selalu berdoa supaya Allâh Subhânahu wa Ta’âlâ memberikan kebaikan kepada ustâdznya dan menutupi aib ustâdznya sebagaimana dia berdoa untuk dirinya sendiri, Ibnu Jamâ’ah Rahmatullâh ‘Alainâ wa ‘Alaih menyebutkan adab yang bagus bagi penuntut ilmu terhadap gurunya: كَانَ بَعْضُ السَّلَفِ إِذَا …
Pertanyaan:Mau bertanya tentang hukum hadiri walîmah, apakah benar wâjib? Jawaban:Menghadiri walîmah adalah suatu kewajiban bagi yang tidak memiliki udzur, berkata Nabî Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam: إِذَا دُعِيَ أَحَدُكُمْ إِلَى الْوَلِيْمَةِ فَلْيَأْتِهَا “Jika salah seorang di antara kalian diundang ke walîmah maka hendaklah dia menghadirinya.”Adapun yang memiliki udzur maka tidak wâjib baginya untuk hadir. Oleh karena itu telah salah tatkala muncul …
📱 Pertanyaan:Ada titipan pertanyaan dari seorang ikhwah yang ikut kajian lewat channel Al-‘Uluw fî Ma’rifatin Nahwi, beliau berkata: Ana dengar ada suatu hadits dengan lafazh: “Belajar tanpa guru, sama dengan belajar dengan setan.” 📲 Jawaban:Tidak seorangpun dari Ahlul Hadîts menyebutkan ada suatu hadîts yang lafazhnya seperti disebutkan oleh penanya. Yang kita ketahui ada suatu ungkapan dari seseorang yang disebut dengan …
Pertanyaan:Ustâdz saya mau tanya, shalat sunnah syurûq dan dhuhâ apakah beda? Adakah dalîl shalat syurûq? Jawaban:Shalat syurûq atau disebut pula shalat isyrâq itu termasuk ke dalam penamaan shalat dhuhâ, hanya saja terbedakan pada tempat, waktu dan jumlah raka’at. Dalîl shahîh telah menerangkan bahwa shalat isyrâq ini pelaksanaannya di masjid pada awal waktu dhuhâ dan jumlah raka’atnya sebanyak dua raka’at, berkata …
Pertanyaan:Ustâdz, bisakah shalat syurûq dilakukan di rumah? Jawaban:Shalat syurûq kaitannya dengan masjid sebagaimana shalat tahiyatul masjid, hanya saja untuk shalat syurûq ketentuannya dengan mengikuti shalat shubuh berjamâ’ah di masjid lalu duduk di masjid hingga matahari terbit, setelah itu melakukannya, telah teriwayatkan di dalam suatu hadîts: مَنْ صَلَّى صَلاةَ الصُّبْحِ فِي مَسْجِدِ جَمَاعَةٍ يَثْبُتُ فِيهِ حَتَّى يُصَلِّيَ سُبْحَةَ الضُّحَى، كَانَ كَأَجْرِ …