ORANG MATI MENDENGAR UCAPAN ORANG HIDUP YANG MENGAJAKNYA BICARA NAMUN TIDAK BISA MENJAWAB

Pertanyaan:Apakah benar bahwa orang sudah mati bisa melihat dan mendengar orang-orang yang masih hidup?. Jawaban:Tidak ada dalîl dari Al-Qur’ãn dan As-Sunnah yang menjelaskan bahwa orang mati dapat melihat-lihat kepada orang yang masih hidup, sama saja orang mati itu di kubur atau tidak dikubur. Tidak ada dalîl menyebutkan bahwa yang mati dapat melihat-lihat orang yang masih hidup. Ada pendapat dari ‘aqlânî …

MENJAGA PERSAUDARAAN DENGAN TANPA MENERLANTRKAN HAK ISTERI

Pertanyaan:Selamat pagi, mohon maaf saya mau nanya, saya sudah menikah dengan seseorang yang mempunyai kakak perempuan. Apakah saya salah jika saya mempunyai rasa cemburu dan khawatir karena suami saya sering sekali disuruh-suruh sama kakak perempuannya, kakak perempuan ini selalu bergantung kepada suami saya, apa saja selalu ke suami sampai saya sering bertengkar dengan suami karena suami selalu membela kakak perempuannya. …

JIKA KAMU MEREMEHKAN HUTANG MAKA AKAN MENJADIKANMU MUFLIS

Pertanyaan:Saya mau bertanya Ustâdz, kalau orang sering kali pinjam uang, bilangnya bayar bulan depan, tapi selalu tidak tepati janjinya, ditagih selalu saja ada alasannya. Apakah orang seperti ini diikhlaskan saja?. Jawaban:Apabila kamu mudah mengikhlaskan hutangnya kepadamu maka kamu akan mendapatkan keutamaan namun dia akan terus di atas kebiasaannya, bisa jadi dia akan hutang dengan berharap orang yang memberinya hutang akan …

KEUTAMAAN SEPULUH HARI PERMULAAN DZULHIJJAH

Pertanyaan:‘Afwân Ustâdzî, ana mau bertanya mengenai hadîts: ما من أيام العمل الصالح فيهن خير وأحب إلى الله من هذه الأيام العشر “Tidak ada dari hari-hari yang amalan shâlih pada hari-hari tersebut yang khair (lebih baik) dan lebih dicintai oleh Allâh daripada hari-hari yang kesepuluh (awal-awal Dzulhijjah) ini.”Di hadîts ini terdapat tulisan “khair”, apa ada riwayat hadîts seperti ini Ustâdzî? dan …

HUKUM BERQURBÂN UNTUK YANG SUDAH MATI

Pertanyaan:Apakah berqurbân untuk Ayah yang sudah meninggal tanpa wasiat boleh? Jawaban:Tidak kita ketahui ada dalîl sharîh yang menerangkan pembolehannya. Di zaman para salaf, mulai dari putera Ãdam yang pertama kemudian ‘Ibrâhîm ‘Alaihish Shalâtu was Salâm hingga Nabî Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam dan para shahabatnya, mereka selalu berqurbân untuk diri mereka sendiri atau untuk keluarga mereka yang masih hidup, karena untuk …

HUKUM QURBÂN DAN SESEMBELIHAN ORANG YANG MENYEKUTUKAN ALLÂH SUBHÂNAHU WA TA’ÂLÂ

Pertanyaan:Izin bertanya Ustâdz, bolehkah kita mengkonsumsi daging qurbân yang dibagikan oleh kelompok orang yang beraliran tasawwuf shûfî?. Jawaban:Kalau para shûfî yang dimaksud adalah para shûfî yang tidak ghulûw, para shûfî yang hanya melakukan kebid’ahan dan tidak sampai melakukan kesyirikan dan juga mereka masih dikenal sebagai Ahlul kiblat yaitu mereka menjaga shalat lima waktu maka qurbân dan sesembelihan yang mereka bagikan …

PUASA ‘ARAFAH SESUAI RU’YAH HILÂL MASING-MASING NEGERI

Pertanyaan:Bagaimana menanggapi pernyataan ini dari sebagian dâ’î Nusantara: “Puasa ‘Arafah yang benarnya hari Jum’at kemarin karena bertepatan dengan jamâ’ah haji wuqûf di ‘Arafah, lagi pula puasa ‘Arafah itu berkaitan dengan waktu dan tempat. Jadi salah besar dan juga harâm yang puasa hari Sabtu ini karena hari ini hari ‘Ied.” Jawaban:Kalau mereka yang berada di negeri ini melakukan puasa tanggal 9 …

RU’YAH HILÂL MAKKAH TIDAK UNTUK SELURUH DUNIA

Berkata Asy-Syaikh Ibnul ‘Utsaimîn Rahimahullâh: هذا يبنى على اختلاف أهل العلم: هل الهلال واحد في الدنيا كلها أم هو يختلف باختلاف المطالع؟والصواب أنه يختلف باختلاف المطالع، … وكذلك لو قدر أنه تأخرت الرؤية عن مكة وكان اليوم التاسع في مكة هو الثامن عندهم، فإنهم يصومون يوم التاسع عندهم الموافق ليوم العاشر في مكة، هذا هو القول الراجح، لأن النبي صَلَّى …

PUASA ‘ARAFAH MENGIKUTI RU’YATUL HILÂL MASING-MASING NEGARA

Pertanyaan:Ustâdz, sebagian orang sangat keras dengan orang yang beda manhâj lantaran masalah puasa ‘arafah, yang anggap negeri kita satu mathlâ’ dengan Makkah lalu ikut puasa ‘arafah sesuai hari ‘arafah di Makkah, jadinya menyelisihi pemerintah. Itu sampai dibilang khawârij karena menyelisihi pemerintah?. Jawaban:Di zaman Salaf sudah terjadi perbedaan penentuan ‘id antara Mu’âwiyah bin Abî Sufyân selaku pemerintah dengan ‘Abdullâh bin ‘Abbâs …

PUASA PADA BULAN DZULHIJJAH

Pertanyaan:Apakah ada dalîl kalau Nabî Muhammad Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam melakukan puasa penuh 10 hari di awal-awal bulan Dzulhijjah ini?. Jawaban:Tidak ada dalîl yang menunjukkan bahwa Nabî ‘Alaihish Shalâtu was Salâm puasa penuh 10 hari pada permulaan Dzulhijjah. Tidak adanya puasa penuh 10 hari pada permulaan Dzulhijjah ini, karena pada hari kesepuluhnya dilarang untuk puasa, berkata Amîrul Mu’minîn ‘Umar Ibnul …