SUPAYA TIDAK MEREMEHKAN NI’MAT ALLÂH SUBHÂNAHU WA TA’ÂLÂ

Pertanyaan:Ustâdz, bagaimana caranya supaya kami tidak meremehkan karunia Allâh atas kami? Mohon nasehat dan bimbinglah kami agar kami bisa ridhâ. Terima kasih. Jawaban:Kami nasehatkan dengan perkataan Nabî Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam: انْظُرُوا إِلَى مَنْ أَسْفَلَ مِنْكُمْ وَلاَ تَنْظُرُوا إِلَى مَنْ هُوَ فَوْقَكُمْ فَهُوَ أَجْدَرُ أَنْ لاَ تَزْدَرُوا نِعْمَةَ اللَّهِ عَلَيْكُمْ “Lihatlah oleh kalian kepada orang yang lebih rendah dunianya di …

HAKEKAT ORANG BERILMU

Pertanyaan:Apakah benar mengucapkan perasaan begini: “Aku takut jika hijrahku ke Manhaj Salaf hanya sekedar merubah penampilan, aku khawatir jika amalku hanya sekedar menaikkan celana di atas mata kaki dan memelihara jenggot, atau berhijab syar’i memakai cadar dan berpakaian serba gelap… Aku khawatir jika sekian lama belajar tidak merubah akhlak…” Jawaban:Kekhawatiran dan rasa takut seperti itu merupakan perkara yang biasa dirasakan …

SHALAWÂT SEBELUM ADZÂN

Pertanyaan:Ustâdz mau tanya, apakah shalawâtan yang dikumandangkan sebelum adzân dengan suara keras semisal adzân itu syar’î atau ada contohnya Ustâdz? Jazâkallâhu khairan. Jawaban:Ada berbagai kesalahan pada shalawât tersebut, di antara kesalahannya: Pertama: Mengucapkannya dengan lantunan seakan-akan adzân serta menyuarakannya dengan suara keras, padahal Allâh Subhânahu wa Ta’âlâ telah mengajarkan adab yang baik dan sopan dalam menyeru Rasûlullâh Shallallâhu ‘Alaihi wa …

SEMOGA ALLÂH MEMBUKAKAN JALANMU WAHAI PENUNTUT ILMU

Pertanyaan:Yâ Ustâdz, apakah ada pekerjaan buat saya walaupun tidak dibayar tidak apa-apa Ustâdz, yang penting dikasih makan satu kali saja sehari tidak apa-apa, dan juga yang penting saya bisa buat tidur dan bisa belajar sama Ustâdz? Semoga Allâh mudahkan permintaan saya untuk bisa menuntut ilmu. Jawaban:Untuk makan dan minum Insyâ Allâh kami upayakan bisa menyanggupi bagi penuntut ilmu yang ingin …

LANGKAH-LANGKAH MEMILIH PENDAPAT

Pertanyaan:Bagaimana langkah saya bila seseorang menghadapkan kepada saya suatu pendapat Ustâdz yang menyalahi apa yang saya ketahui dari Ustâdz? Atau ada dua pendapat Ustâdz yang berlainan hukum? Jawaban:Langkah-langkah yang hendak kamu lakukan: Pertama: Melihat mana pendapat kami yang pertama dan mana yang kedua? Karena sesungguhnya kami adalah manusia sebagaimana yang dikatakan oleh Abû Hanîfah Rahmatullâh ‘Alainâ wa ‘Alaih: ﻓَﺈِﻧَّﻨَﺎ ﺑَﺸَﺮٌ …

MENYIBUKKAN DIRI DENGAN AIB SENDIRI

ﺍﻟﻤَﺮْﺀُ ﺇِﻥْ ﻛَﺎﻥَ ﻋَﺎﻗِﻼً ﻭَﺭِﻋًﺎ * ﺃَﺷﻐَﻠَﻪُ ﻋَﻦْ ﻋُﻴُﻮْﺏِ ﻏَﻴْﺮِﻩِ ﻭَﺭَﻋُﻪْﻛَﻤَﺎ ﺍﻟْﻌَﻠِﻴْﻞُ ﺍﻟﺴَّﻘِﻴْﻢُ ﺃَﺷْﻐَﻠَﻪُ * ﻋَﻦْ ﻭَﺟَﻊِ ﺍﻟﻨَّﺎﺱِ ﻛُﻠِّﻬِﻢْ ﻭَﺟَﻌُﻪْ “Seorang jika keberadaannya berakal dan baik maka aibnya sendiri akan menyibukannya daripada aib orang lain. Sebagaimana orang yang sedang sakit parah maka sakitnya sendiri akan menyibukkannya daripada sakitnya orang lain.” Fâidah kajian Al-Ustâdz Muhammad Al-Khidhir Hafizhahullâh wa Ra’âh pada hari …

MENGENAL AL-USTÂDZ JA’FAR ‘UMAR THÂLIB

📱 Pertanyaan:Siapa itu Ustâdz Ja’far ‘Umar Thâlib? Apakah Laskar Jihâd itu termasuk firqah? 📲 Jawaban:Al-Ustâdz Ja’far ‘Umar Thâlib Rahmatullâh ‘Alainâ wa ‘Alaih adalah orang Indonesia yang pertama-tama menuntut ilmu di Dârul Hadîts Dammâj di Yaman, kemudian jejek beliau ini diikuti oleh banyak para penuntut ilmu asal Indonesia dan Malaysia, mereka berdatangan ke Dârul Hadîts Dammâj untuk menuntut ilmu. Dan kita …

MENYIKAPI ILMU ORANG YANG TERJATUH KE DALAM KESALAHAN

Pertanyaan:Bolehkah saya mengambil ilmu Al-Ustâdz Ja’far ‘Umar Thâlib Rahimahullâh? Lalu bagaimana menjawab komentar orang-orang yang benci setengah mati kepada beliau sampai ghuluw sekali membicarakan dan menyikapi beliau hingga terus-terusan menyebut kasus jihâd di Maluku? Jawaban:Ambillah ilmu yang kamu butuhkan dan kamu perlukan dari beliau, dengan tetap menyebutkan darinya jika ilmunya itu jelas benar dan tinggalkan jika ilmunya itu keliru. Jangankan …

HUKUM-HUKUM SEPUTAR BERDOA DAN BERDZIKIR

Pertanyaan:Apa perbedaan dzikir dan do’a? Karena dilafazh dzikir juga ada lafadz do’a. Jawaban:Dzikir lebih umum daripada do’a, orang yang berdoa teranggap berdzikir, sedangkan orang yang berdzikir belum tentu berdoa, kecuali kalau dzikirnya diikutkan dengan doa atau dia membuka doanya dengan dzikir, sebagaimana diperjelas oleh perkataan Nabiurrahmah Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam kepada seorang Arab Badui untuk berdzikir: قُلْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ …

BERDAKWAH KEPADA AKHLAK YANG MULIA

Ibnu Hibbân Rahimahullâh meriwayatkan di dalam “Raudhatul ‘Uqalâ’” (hal. 64) tentang perkataan Al-Fudhail bin ‘Iyâdh Rahimahullâh: ﺇِﺫَﺍ ﺧَﺎﻟَﻄْﺖَ ﻓَﺨَﺎﻟِﻂْ ﺣُﺴْﻦَ ﺍﻟْﺨُﻠُﻖِ ﻓَﺈِﻧَّﻪُ ﻻَ ﻳَﺪْﻋُﻮ ﺇِﻻَّ ﺇِﻟَﻰ ﺧَﻴْﺮٍ، ﻭَﺻَﺎﺣِﺒُﻪُ ﻣِﻨْﻪُ ﻓِﻲ ﺭَﺍﺣَﺔٍ “Jika Anda ingin bergaul maka bergaullah dengan orang yang bagus akhlaknya, karena sesungguhnya dia tidak mengajak kecuali kepada kebaikan, dan berteman dengannya dalam ketenangan”. Dan beliau juga berkata: ﻭَﻻَ …