Pertanyaan:‘Afwân Ustâdz, jika Ustâdz berkenan, ana minta dijelaskan mengenai hadîst 100 tahun akan ada ‘ulamâ yang memperbaharui agama?. Jawaban:Adapun perkataan Nabî Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam: إِنَّ اللَّهَ يَبْعَثُ لِهَذِهِ الْأُمَّةِ عَلَى رَأْسِ كُلِّ مِائَةِ سَنَةٍ مَنْ يُجَدِّدُ لَهَا دِينَهَا “Sesungguhnya Allâh akan membangkitkan pada umat ini pada penghujung setiap seratus tahun orang yang akan memperbaharui agama pada umat ini.”Maka lafazh …
Pertanyaan:Apakah Ustâdz Abû Ahmad membenarkan tindakan pemerintah Kerajaan Arab Saudi yang melakukan pemenggalan terhadap Juhaimân dan para pengikutnya? Bukankah mereka masih Muslim, kenapa langsung dipenggal?. Jawaban:Walaupun mereka teranggap orang-orang Muslim, akan tetapi karena mereka melakukan pembunuhan terhadap orang-orang Muslim lainnya di Al-Harâm Makkah sebanyak 100 orang lebih maka hukuman bagi mereka adalah dibunuh pula, berkata Nabî Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam: …
Pertanyaan:Mohon bimbingannya Ustâdz, apa hukumnya isteri menolak ajakan suami untuk jimâ’? Dan bagaimana suami menyikapi isteri yang menolak seperti itu? Terima kasih Ustâdz atas waktunya. Jawaban:Isteri Anda membutuhkan nasehat, nasehatilah dengan lembut. Ingatkan tentang akibat menolak ajakan suami untuk jimâ’. Ingatkan bahwa apabila isteri menolak ajakan suaminya untuk jimâ maka dia akan mendapatkan akibatnya berupa la’nat dari Malaikat, berkata Nabî …
Santri:Ustâdz, apa itu manhaj?. Ustâdz:Manhaj adalah metode atau jalan yang jelas, berkata Allâh Subhânahu wa Ta’âlâ: لِكُلٍّ جَعَلْنَا مِنْكُمْ شِرْعَةً وَمِنْهَاجًا “Bagi setiap umat di antara kalian, Kami telah jadikan syari’at (aturan) dan manhaj (jalan yang terang).” [Al-Mâ’idah: 48]. Santri:Apakah manhaj itu dapat dimaknakan aliran?. Ustâdz:Kalau aliran itu seolah-olah gambarannya hanya pada jalan atau metode yang dianggap menyimpang dan tergelincir, …
Pertanyaan:Ustâdz, apakah benar atas orang-orang yang bolehkan bid’ah-bid’ah dengan berdalîl di zaman Nabî tidak ada Mushallâ perempuan dan jum’atan juga tidak ada kecuali hanya di masjid Nabî?. Jawaban:Itu di antara dari berbagai syubhât yang membuka pintu berbagai kebid’ahan dan menyenangkan setiap mubtadi’. Di zaman Nabî ‘Alaihish Shalâtu was Salâm para wanita muslimah datang di masjid Nabî Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam, …
Pertanyaan:Pak Ustâdz Muhammad Al-Khidhir, saya mau bertanya tentang nazar, bagaimana cara menebus nazar supaya bersih hutang-hutang nazar saya. Saya waktu itu pernah punya nazar, tapi saya lupa punya nazar apa? Tidak inget sama sekali. Apa saya harus kasih sepuluh makan anak pesantren saja, terus baca-baca Al-Fâtihah?. Jawaban:Alhamdulillâh tidak harus bagi Anda untuk memberi makan sepuluh orang anak faqîr miskîn, Anda …
Pertanyaan:Apakah benar bahwa orang sudah mati bisa melihat dan mendengar orang-orang yang masih hidup?. Jawaban:Tidak ada dalîl dari Al-Qur’ãn dan As-Sunnah yang menjelaskan bahwa orang mati dapat melihat-lihat kepada orang yang masih hidup, sama saja orang mati itu di kubur atau tidak dikubur. Tidak ada dalîl menyebutkan bahwa yang mati dapat melihat-lihat orang yang masih hidup. Ada pendapat dari ‘aqlânî …
Pertanyaan:Selamat pagi, mohon maaf saya mau nanya, saya sudah menikah dengan seseorang yang mempunyai kakak perempuan. Apakah saya salah jika saya mempunyai rasa cemburu dan khawatir karena suami saya sering sekali disuruh-suruh sama kakak perempuannya, kakak perempuan ini selalu bergantung kepada suami saya, apa saja selalu ke suami sampai saya sering bertengkar dengan suami karena suami selalu membela kakak perempuannya. …
Pertanyaan:Saya mau bertanya Ustâdz, kalau orang sering kali pinjam uang, bilangnya bayar bulan depan, tapi selalu tidak tepati janjinya, ditagih selalu saja ada alasannya. Apakah orang seperti ini diikhlaskan saja?. Jawaban:Apabila kamu mudah mengikhlaskan hutangnya kepadamu maka kamu akan mendapatkan keutamaan namun dia akan terus di atas kebiasaannya, bisa jadi dia akan hutang dengan berharap orang yang memberinya hutang akan …
Pertanyaan:‘Afwân Ustâdzî, ana mau bertanya mengenai hadîts: ما من أيام العمل الصالح فيهن خير وأحب إلى الله من هذه الأيام العشر “Tidak ada dari hari-hari yang amalan shâlih pada hari-hari tersebut yang khair (lebih baik) dan lebih dicintai oleh Allâh daripada hari-hari yang kesepuluh (awal-awal Dzulhijjah) ini.”Di hadîts ini terdapat tulisan “khair”, apa ada riwayat hadîts seperti ini Ustâdzî? dan …