Pertanyaan:Ustâdz, apakah boleh untuk hari Jum’at saya mengikuti pendapat yang ber’îdul fithri yakni ‘îdul fithrian pada hari Jum’at tidak pada hari Sabtu?. Jawaban:Kalau yakin sore nanti saat menjelang atau memasuki malam Jum’at benar-benar telah terlihat hilâl, baik terlihatnya dengan mata telanjang atau dengan menggunakan alat modern maka boleh ber’îdul fithri pada hari Jum’at, berkata Nabî Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam: لاَ …
Pertanyaan:Grup sebelah sebutkan, pembahasan Ustâdz Al-Khidhir dan jamâ’ahnya itu itu saja, takfîr mu’ayyan, udzur bil jahl, tidak ada masalah lain apa?. Jawaban:Pembahasan tentang takfîr termasuk dari konsekuensi Tauhîd yang paling penting, berkata Syaikhul Islâm Muhammad bin ‘Abdil Wahhâb Rahmatullâh ‘Alainâ wa ‘Alaih: لا يصح دين الإسلام إلا بالبراءة من هؤلاء أي الطواغيت المعبودون من دون الله وتكفيرهم، كما قال تعالى: …
Pertanyaan:Dulu saya pernah bercanda karena teringat postingan sosmed yang berisi “Tiada Tuhan selain Messi” ujar fans atau ulah seseorang, kemudian saya lontarkan candaan tersebut bermaksud hanya untuk lelucon karena hal tersebut. Apakah saya berdosa karena mengatakan hal tersebut, saya tidak percaya hal itu dan tetap beribadah hanya kepada Allâh Subhânahu wa Ta’âlâ?. Jawaban:Kamu berdosa, karena ikut melontarkan kalimat kekâfiran itu, …
Pertanyaan:Tanggapan Antum yang dipotong lalu dimunculkan hanya bagian atas lalu channel Abû Fairûz mentajuk bahwa itu muntahan isi perut Antum, lalu Abû Fairûz berkata: “Sekedar ejekan dan peremehan macam itu tidak perlu digubris.” Lalu dia bawakan dalîl:“Dari Abû Sa’îd Al-Khudrî Radhiyallâhu ‘Anhu yang berkata: Rasulullah Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam bersabda: وَمَا أُعْطِيَ أَحَدٌ عَطَاءً خَيْرًا وَأَوْسَعَ مِنْ الصَّبْرِ. “Dan tidaklah …
Pertanyaan:Sudah ada beberapa ikhwah menanyakan tulisan orang yang menamai dirinya Ibnu ‘Abdirrahmân Hanîf Indrapurî yang berjudul “Menepis Tuduhan Bahwasanya Ahlussunnah telah Terjatuh pada Paham Irjâ’” yang dikoreksi oleh syaikhnya Abû Fairûz ‘Abdurrahmân bin Soekojo Al-Indonesî dan mengatakan: Isinya bagus dengan pendalîlan jelas.” Jawaban:Kasihan sekali Abû Fairûz sampai bisa memuji dan menganggap bagus dan mengakui pendalîlan jelas atas tulisan orang semisal …
Pertanyaan:Murji’ah kelompok sebelah pernah mengupas tuntas siasat Syaikh As-Syurkatî sang pendiri Organisasi Al-Irsyâd di zaman Belanda, dan menyebutkannya menolak dibilang sebagai pengikut Asy-Syaikh Muhammad bin ‘Abdil Wahhâb, karena dia pengikut Asy-Syaikh Muhammad ‘Abduh, Jamâluddîn Al-Afghanî dan Muhammad Rasyîd Ridhâ. Dan disebutkan pula bahwa sikapnya kepada pejabat kolonial Belanda dikasih sayangi dan dimuridkan, padahal di atas kesesatan, sementara dengan pengikut Asy-Syaikh …
Pertanyaan:Murji’ah kelompok sebelah pernah mengupas tuntas siasat Syaikh As-Syurkatî sang pendiri Organisasi Al-Irsyâd di zaman Belanda, dan menyebutkannya menolak dibilang sebagai pengikut Asy-Syaikh Muhammad bin ‘Abdil Wahhâb, karena dia pengikut Asy-Syaikh Muhammad ‘Abduh, Jamâluddîn Al-Afghanî dan Muhammad Rasyîd Ridhâ. Dan disebutkan pula bahwa sikapnya kepada pejabat kolonial Belanda dikasih sayangi dan dimuridkan, padahal di atas kesesatan, sementara dengan pengikut Asy-Syaikh …
Pertanyaan:‘Afwân ada titipan pertanyaan, siapakah orang yang wâjib mengeluarkan zakat dan menerima zakat? Atas jawabannya Jazâkumullâhu khairan. Jawaban:Al-Imâm Al-Bukhârî semoga Allâh merahmati kita dan merahmati beliau mengatakan di dalam “Shahîh”nya: باب صَدَقَةِ الْفِطْرِ عَلَى الصَّغِيرِ وَالْكَبِيرِ “Bâb zakat fithri wâjib atas orang kecil dan orang besar.”Setelah beliau buat bâb ini beliau katakan: حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ قَالَ: …
Pertanyaan:Shiddîq (Al-Bûgisî) dan kawan-kawannya Tsâbitîn (orang-orang kokoh) di atas paham murji’ah menyebutkan bahwa kamu mulabbis (pembuat pengaburan), mereka menukilkan bantahan syaikh-syaikh mereka kepadamu. Di antara yang membantahmu adalah Syaikh mereka ‘Abdul Hamîd Al-Hajûrî, dia mengatakan tentang kalian: “Mereka itu membuat pengaburan atas kalian, jangan kalian menghiraukan mereka.” Demikian pula syaikh mereka Thâriq Al-Ba’dânî mengatakan tentangmu: “Tidak tersedia baginya, dan ini …
Pertanyaan:Izin nanya Ustâdz, sebagaimana kita ketahui keutamaan malam Lailatul Qadr dan ibadah di dalamnya lebih baik dari seribu bulan. Apakah ketika seseorang bermaksiat di malam tersebut sama halnya bermaksiat seribu bulan? Misal seseorang berjudi atau minum khamer atau zina? Bârakallâhu fîk. Jawaban:Tidak ada dalîl secara khusus menyebutkan tentang berlipatgandanya dosa orang yang berbuat dosa pada waktu Lailatul Qadr, namun secara …