HUKUM MENGOLOK-OLOK ORANG YANG MENGAMALKAN AGAMA

Pertanyaan:Kalau mengolok-olok orang yang amalkan agama atau yang mendakwahkan agama, dihukumi apa? Apa terbedakan hukumnya dengan yang mengolok-olok agama?. Jawaban:Asy Syaikh Ibnu Bāzz mengatakan: والمستهزئ بالعلماء أو بطلبة العلم أو بطالبات العلم، إذا كان مقصوده الاستهزاء بالدِّين كفر. أما إن كان يستهزئ بطالب العلم من أجل رثاثة ثيابه، أو من أجل عِلَّة فيه: من مرضٍ، أو شبه ذلك، أو عرجٍ، …

MENYOAL TRANPARANSI PENGELOLAAN MASJID

Pertanyaan:Ada tuntutan bahwa semua pengelola / orang yang berwenang / penangung jawab tempat umum seperti tempat ibadah (masjid/langgar) harus juga transparansi? Kendati pun itu masjid kelompok sendiri harus transparansi. Apakah dibenarkan secara hukum agama Ustādz?. Jawaban:Tatkala keadaan menuntut akan hal itu maka tidak masalah untuk transparansi, ketika diketahui ada yang korupsi maka tidak mengapa menggugatnya bahkan harus menggugatnya. Dahulu Salmān …

BERAMAL SHÂLIH DI BULAN DZUL HIJJAH

Pertanyaan:Hari tasyrîq adalah pada tanggal 11, 12, 13, bagaimana dengan puasa Ayyâmul bidh, apakah boleh diganti pada tanggal 14,15 dan16?. Jawaban: Puasa Ayyâmul bidh yang afdhalnya dilakukan pada tanggal 13, 14 dan 15 sebagaimana yang disebutkan oleh An Nawawî, dengan dalîl hadîts dari Abû Dzarr Radhiyyallâhu ‘anhu di dalam “Sunan At-Tirmidzî” dan hadîts dari Qatâdah bin Milhân Radhiyallâhu ‘Anhu di dalam …

PASTIKAN NIAT DAN TUJUAN DALAM BERBUAT

Pertanyaan:Semoga Ustādz dan keluarga dijauhkan dari segala keburukan, kami ingin menanyakan suatu hal Ustādz, banyak saya temui seseorang melakukan amalan kebaikan sesuai nilai-nilai Islām, yang didasari ikut ikutan, rasa tidak enak dengan yang lain atau takut dijadikan omongan, takut dicela kalau tidak ikut, yang sifatnya amalan tersebut bukan kewajiban dalam syariat Islām. Bagaimanakah hukum amalan tersebut dalam Islām. Jazākumullāhu khairan. …

DEFINISI SYIRIK

Pertanyaan:Apa ada perbedaan syirik sama kāfir?. Jawaban: الشرك أن تجعل لله ندا وهو خلقك “Syirik adalah kamu menjadikan tandingan bagi Allāh padahal Dia telah menciptakanmu.”Ini berdasarkan perkataan Nabī Shallallāhu ‘Alaihi wa Sallam saat beliau ditanya tentang paling besarnya dosa, maka beliau katakan: أن تجعلَ للهِ نِدًّا وهو خلقكَ “Kamu menjadikan tandingan bagi Allāh padahal Dia telah menciptakanmu.”Dan defenisi ini lebih …

BEDA-BEDA DALAM MEMPERLAKUKAN MUSUH

Pertanyaan:Dan keterangan artikel di bawah ini apa juga berlaku kepada orang yang sengaja tidak shalat. Karena orang yang tidak shalat maka dia kāfir?.“Syarat Keabsahan Islām Memusuhi Pelaku Kesyirikan dan Membencinya. Syaikh Al ‘Allāmah Sulaimān bin Sahmān Rahimahullāh berkata: “Seseorang tidak akan lurus (sah) keislamannya meskipun ia mengesakan Allāh dan meninggalkan kesyirikan kecuali dengan memusuhi orang-orang musyrik, serta menyatakan permusuhan dan …

HUKUM BERTANYA DIMANA ALLĀH

Pertanyaan:Ustādz, izin bertanya. Apakah pertanyaan seseorang kepada seorang Muslim: “Dimana Allāh”. Termasuk jenis larangan imtihān (mengetes)?. Jawaban:Kalau pertanyaan itu dijadikan sebagai kebiasaan, yaitu sering kali bertanya kepada orang-orang yang belum diketahui akidahnya maka jelas menyelisihi Sunnah, karena contoh di dalam Sunnah itu dilakukan oleh Nabī Shallallāhu ‘Alaihi wa Sallam sebatas yang kita ketahui itu hanya sekali, di saat beliau bertanya …

MENYOAL NAMA FĀTHIMAH AZ ZAHRĀ’

Pertanyaan:Apakah benar Ustādz, menamai anak dengan nama Fāthimah Az Zahrā’ tidak boleh?. Dan apa hukumnya memvonis setiap orang yang bernama Fāthimah Az Zahrā’ sebagai syī’ah?. Jawaban:Nama Fāthimah Az Zahrā’ adalah nama yang sebagian ‘ulamā memutlakkannya sebagai nama Ummul Hasan Fāthimah bintu Muhammad ‘Alaihimush Shalātu was Salām, di antara ‘ulamā yang kita maksudkan adalah Ibnu Hibbān, Al Khatīb, Ibnu ‘Abdil Bārr, …

TETAP SHALAT DI BELAKANG MUSLIM MASTŪR

Pertanyaan:Ustādz, kami bersama sebagian ikhwān di sini merencanakan mau bebaskan tanah yang luasnya cukup buat mushallā, tapi yang menjadi persoalan kami di lingkungan kami ada masjid yang biasa kami shalat. Apakah dibenarkan bila kami bikin mushallā Ustādz?. Jawaban:Sebaiknya jangan bikin Mushallā selama masjid di lingkungan kalian diimami seorang Muslim, selama dia benar shalatnya, selama tidak nampak padanya kesyirikan atau kekufuran …

MENYOAL KEMURNIAN ASY SYAIKH AL ALBĀNĪ DI ATAS ‘AQĪDAH TAUHĪD

Pertanyaan:Ustādz, apakah benar Asy Syaikh Muhammad Nāshiruddīn Al Albānī murni di atas ‘aqīdah Tauhīd?. Jawaban:Untuk mamastikan jalan beliau di atas ‘aqīdah Tauhīd yang murni atau tidak maka di sini kita akan mengutipkan di antara dari perkataan beliau supaya dijadikan perbandingan, beliau berkata: المرجئة قد يلتقون معنا في عدم التكفير إلا بالجَحد “Murji’ah sejalan bersama kita tentang tidak mengkāfirkan kecuali karena melakukan …